<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926</id><updated>2011-12-30T20:51:31.807+07:00</updated><title type='text'>Oase Penyejuk Hati</title><subtitle type='html'>"We will show them our proofs in the horizons, and within themselves, until they realize that this is the truth. Is your Lord not sufficient as a witness of all things?"
The Holy Quran 41:53</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>101</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4937506884027207105</id><published>2011-12-30T20:51:00.000+07:00</published><updated>2011-12-30T20:51:31.822+07:00</updated><title type='text'>Tahun Baru dalam Pandangan Syariat Islam</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Moment pergantian tahun begitu sangat dinantikan oleh setiap orang.  Tak jarang diantara mereka yang menyambutnya dengan berpesta ria, meniup  terompet di detik-detik terakhir pergantian tahun dan lain-lain. Seakan  moment tahun baru merupakan moment istimewa yang tak boleh terlewatkan.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana pandangan menurut kaca mata syar’i dalam hal ini ?  Benarkah tahun baru harus kita sambut dengan spesial? Semisal saling  mengucapkan ucapan selamat, lewat lisan atau tulisan yang kita tulis di  kartu ucapan tahun baru. Sedemikian istimewakah makna tahun baru bagi  umat manusia terutama kaum muslim?&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Coba perhatikan pernyataan Al Imam Ibnu Tammiyah radhiaallahu anhu.&lt;br /&gt;Adapun mengucapkan selamat terhadap syiar-syiar keagamaan orang-orang  kafir yang khusus bagi mereka, maka hukumnya haram menurut kesepakatan  para ulama, seperti mengucapkan selamat terhadap hari-hari besar mereka  dan puasa mereka, seperti mengucapkan semoga hari besar ini diberkahi,  dsb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedang Umar bin Khatab ra berkata, terkait dengan momentum tahun baru  Masehi atau hari-hari besar lain yang merupakan hari-hari besar  orang-orang Yahudi dan Nasrani.&lt;br /&gt;“Janganlah kalian mengunjungi kaum Musyrikin di gereja-gereja (  rumah-rumah ibadah) mereka pada hari besar mereka, karena sesungguhnya  kemurkaan Allah akan turun atas mereka”. (HR. Al Baihaqi, no.18640)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dari hadist tersebut, jelaslah sudah kalau mengucapkan selamat atau  ikut serta dalam merayakan hari-hari besar kaum musyrikin (Tahun baru,  Natal, Valentine,dll) hukumnya haram dilakukan oleh umat Islam. Karena  moment tahun&lt;br /&gt;baru atau moment-moment lainnya merupakan pencampur adukan antara Al Haq  dan kebathilan. Yang lebih banyak nilai mudharatnya, ketimbang sisi  positifnya.&lt;br /&gt;Sebagai umat Islam tentunya kita harus konsekwen terhadap  keyakinan/akidah yang kita anut, karena sesungguhnya merayakan moment  tahun baru itu bukanlah budaya Islam, jadi janganlah sekali-kali  terpengaruh dan mengadopsinya menjadi bagian dari budaya kaum muslimin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Sebagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat  mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki  yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka  kebenaran”. (QS. Al-Baqarah:109)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Coba perhatikan ayat tersebut ! Sesungguhnya, moment tahun baru itu  salah satu tipu muslihat orang-orang musyirikin untuk menyesatkan kaum  muslimin dari jalan kebenaran, jalan yang penuh dengan cahaya rahmat dan  karunia-Nya. Karena sejatinya, kaum musyirikin itu mengetahui kalau  agama Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, sehingga hati mereka  menjadi dengki dan berusaha mengembalikan keyakinan kaum muslimin pada  kekafiran agar jauh dari cahaya&lt;br /&gt;Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mentaati orang-orang kafir  itu, niscaya mereka akan mengembalikanmu kebelakang ( Kepada kekafiran),  lalu jadilah kamu orang-orang yang merugi. (QS. Ali Imran:149)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sahabatku, apakah kita mau menjadi orang-orang yang merugi? Tentunya,  tak ada seorang pun diantara kita yang ingin menjadi orang yang merugi  dan amal ibadahnya tertolak oleh Allah Swt. Kalau demikian, mari  bersama-sama bersiaga&lt;br /&gt;dalam menghalau datangnya budaya kaum musyirikin yang mereka proklamirkan lewat liberalisme, modernitas dan premisivisme budaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Daripada merayakan tahun baru dengan berpesta pora, hendaknya kita  isi hari-hari kita dengan dzikir dan takhmid kepada Allah, agar hari  esok selalu lebih baik dari hari ini. Melakukan tafakur panjang, sangat  dianjurkan sebagai bahan renungan dan cermin terhadap eksistensi kita  dalam menjalankan dan menegakan syariat Islam selama satu tahun. Mencoba  mengingat balik amalan ibadah yang telah kita lakukan selama ini, sudah  baikkah kuantitas ibadah kita ? Berapa umur kita sekarang? Masihkah  kita bisa menikmati kehidupan untuk satu tahun yang akan datang? Karena  setiap waktu bergulir, maka jatah hidup kita pun berkurang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seperti perkataan Iman Soyfan Tsauri,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya, aku sangat menginginkan satu tahun saja dari seluruh  usiaku, seperti Ibnu Mubarak. Tapi aku tak mampu melakukannya, bahkan  dalam tiga hari sekalipun”. (Nuzhatul Fudhala,2/655)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hidup didunia hanya selayang pandang, ia begitu singkat sesingkat  kilat. Sehingga kita harus memanfaatkan waktu yang ada dengan sefisien  mungkin untuk beribadah, karena itulah hakikat hidup manusia di dunia.  Untuk melakukan amal&lt;br /&gt;sholeh dan beribadah kepada Allah Swt. Bahkan Rasulullah pun bersabda terkait dengan umur manusia.&lt;br /&gt;“Umur umatku antara 60 sampai 70 tahun”. (HR. Turmudzi).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jadi, mari kita bersama-sama memanfaatkan waktu yang tersisa dan  meningkatkan kuantitas ibadah kita kepada Allah Swt. Menjadikan momentum  tahun baru untuk mengingat mati. Bayangkan dan renungkan! Bekal apa  yang sudah kita&lt;br /&gt;persiapkan untuk kehidupan diakhirat nanti. Apakah kita akan dimasukan  kedalam golongan yang menempati Surga-Nya ataukah nerakaNya? Sudah  cukupkah bekal kita ? Sahabatku, selagi masih ada waktu mari kita  berbenah diri sebelum semuanya menjadi terlambat. ? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4937506884027207105?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4937506884027207105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/12/tahun-baru-dalam-pandangan-syariat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4937506884027207105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4937506884027207105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/12/tahun-baru-dalam-pandangan-syariat.html' title='Tahun Baru dalam Pandangan Syariat Islam'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8437839608855223991</id><published>2011-12-03T18:40:00.001+07:00</published><updated>2011-12-03T18:41:12.591+07:00</updated><title type='text'>ADAB-ADAB BERDO'A</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(QS. Al-Mukmin: 60).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam berdoa adalah bagaimana etika  ketika dalam berdoa. Karena yang kita mintai permohonan bukanlah kepada  sesama makhluk, namun kepada Rabb yang menciptakan kita, tentu hal ini  lebih-lebih lagi adab yang harus kita jaga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1. &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;B&lt;/b&gt;erdoalah dengan rasa harap dan cemas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Karena doa  adalah suatu permohonan yang belum tentu Allah kabulkan. Oleh karena  itu berharap doa tersebut dikabulkan dan merasa cemas apabila ditolak  merupakan pokok yang penting dalam berdoa. Hendaknya seseorang hamba  berdoa dengan rasa ikhlas, rasa harap, rasa takut, merendahkan diri dan  khusyuk. Allah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt;&amp;nbsp;berfirman (yang artinya),&amp;nbsp;&lt;i&gt;“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan &lt;b&gt;mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas&lt;/b&gt;. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(QS. Al-Anbiya: 90)&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;2. &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Jangan tergesa-gesa dalam berdoa&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Di antara  kesalahan sebagian orang adalah terlalu tergesa-gesa dalam berdoa,  maksudnya ia ingin doa yang ia panjatkan segera dikabulkan oleh Allah.  Ketahuilah bahwa di antara adab dalam berdoa adalah sabar dalam berdoa.  Hal ini dapat menyebabkan seseorang berputus asa dari rahmat Allah  karena ia menganggap bahwa Allah tidak mengabulkan doanya. Rasulullah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt;&amp;nbsp;bersabda yang artinya,&amp;nbsp;&lt;i&gt;“Doa salah seorang di antara kalian akan dikabulkan &lt;b&gt;selama dia tidak tergesa-gesa&lt;/b&gt;, yaitu dengan mengatakan, ‘Aku telah berdoa namun tidak dikabulkan’”&lt;/i&gt;. (H.R. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;3.&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Mulailah berdoa dengan mengucapkan kalimat tauhid&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Kalimat  tauhid merupakan kalimat yang mengandung keihklasan, artinya jika kita  memulai dengan kalimat ini, berarti kita bersungguh-sungguh dalam  berdoa, dimana kita hanya meminta kepada Allah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ta’ala.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Allah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt;&amp;nbsp;berfirman (yang artinya),&amp;nbsp;&lt;i&gt;“&amp;nbsp;Maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap&lt;a href="http://aboeaswad.wordpress.com/tulisan/adab-adab%20dalam%20berdoa.docx#_ftn1" title=""&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;: ‘Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.’”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(Q.S. Al-Anbiya: 87).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;4. &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Memulai doa dengan Nama dan Sifat Allah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;Hal ini terkandung dalam surah yang setiap hari kita baca pada waktu shalat, yaitu surah al-fatihah. Allah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt;&amp;nbsp;berfirman (yang artinya),&lt;i&gt;&amp;nbsp;“Segala puji hanya milik Allah, Tuhan Semesta Alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(Q.S.  Al-Fatihah: 1-2). Kedua ayat ini merupakan ayat yang sangat agung,  dimana terkandung tauhid rububiyah (pengesaan segala macam perbuatan  Allah, pent.) dan tauhid asma’ dan sifat Allah. Maka hendaknya setiap  muslim memulai doanya dengan memuji Allah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ta’ala&amp;nbsp;&lt;/i&gt;dan menyebut nama dan sifat Allah. Allah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt;&amp;nbsp;berfirman (yang artinya),&lt;i&gt;&amp;nbsp;“Hanya milik Allah asmaa-ul husna&lt;a href="http://aboeaswad.wordpress.com/tulisan/adab-adab%20dalam%20berdoa.docx#_ftn2" title=""&gt;&lt;b&gt;[2]&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(Q.S. Al-A’raf: 180)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Analoginya, jika kita hendak meminta tolong kepada seseorang,  pastilah kita memulainya dengan sesuatu yang baik. Bagaimana yang kita  pinta adalah Rabb yang menciptakan kita? Tentu lebih layak lagi untuk  dipuji dan dimuliakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;5&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;.&lt;/b&gt; Rutin dan sabar dalam berdoa&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketahuilah! Bahwa  berdoa juga membutuhkan kesabaran dan kerutinan dalam melaksanakannya.  Karena hal ini merupakan salah satu sebab doa kita dikabulkan. Nabi&amp;nbsp;&lt;i&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam &lt;/i&gt;bersabda yang artinya, “&lt;i&gt;Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu (rutin) walaupun itu sedikit.”&amp;nbsp;(H.R. Muslim No. 783).&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Berdoa  merupakan sebuah amalan yang shalih. Ibarat seseorang yang mengetuk  pintu rumah seseorang, jika ia rutin melakukannya, maka si pemilik rumah  pasti akan menyadari dan memperhatikan jika di waktu yang sama, ia  mengulang ketukannya. Begitu juga dalam berdoa, jika kita rutin dalam  berdoa, meskipun sedikit, maka Allah pasti akan memperhatikan kita dan  kemungkinan doa kita akan dikabulkan akan semakin besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;6&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;Menghadirkan hati dalam berdoa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Hadirnya hati dalam berdoa merupakan salah satu sebab terkabulnya doa. Keumuman dalil menunjukkan hal tersebut, Allah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt;&amp;nbsp;berfirman (yang artinya),&lt;i&gt;&amp;nbsp;“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(Q.S. Al-A’raf: 55). Dan Allah juga berfirman (yang artinya),&lt;i&gt;&amp;nbsp;“Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan)”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(Q.S.  Al-A’raf: 56). Maka berdoa dilakukan dengan merendahkan diri,  melembutkan suara, rasa takut dan harap. Semua itu pasti membutuhkan  hadirnya hati dalam berdoa dan itu sangat jelas. Berdasarkan hadits  Nabi&amp;nbsp;&lt;i&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, beliau bersabda yang artinya,&amp;nbsp;&lt;i&gt;“Berdoalah  kalian kepada Allah dengan hati yang yakin akan dikabulkannya doa, dan  ketahuilah sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang  lalai”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(H.R. At-Tirmidzi dan Syaikh Al-Albani di&amp;nbsp;&lt;i&gt;As-Silsilatush Shahihah&lt;/i&gt;&amp;nbsp;[disadur dari kitabul adab, hal. 364]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8437839608855223991?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8437839608855223991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/12/adab-adab-berdoa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8437839608855223991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8437839608855223991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/12/adab-adab-berdoa.html' title='ADAB-ADAB BERDO&apos;A'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1799826379701429638</id><published>2011-12-03T18:01:00.000+07:00</published><updated>2011-12-03T18:01:10.207+07:00</updated><title type='text'>TABLIGH AKBAR</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8DQJnijOm6g/TtoBCafOvLI/AAAAAAAAAF8/fH4XLQNeE0c/s1600/tabligh+masjid+agung.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-8DQJnijOm6g/TtoBCafOvLI/AAAAAAAAAF8/fH4XLQNeE0c/s320/tabligh+masjid+agung.jpg" width="209" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ayo pada dateeeeeng!! Disiarin live di TV One lho&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1799826379701429638?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1799826379701429638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/12/tabligh-akbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1799826379701429638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1799826379701429638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/12/tabligh-akbar.html' title='TABLIGH AKBAR'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8DQJnijOm6g/TtoBCafOvLI/AAAAAAAAAF8/fH4XLQNeE0c/s72-c/tabligh+masjid+agung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-2385467550732725853</id><published>2011-11-14T09:05:00.001+07:00</published><updated>2011-11-14T09:07:26.539+07:00</updated><title type='text'>ILMU PEMBERSIH HATI</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada sebait do’a yang pernah diajarkan Rasulullah SAW dan disunnahkan  untuk dipanjatkan kepada Allah Azza wa Jalla sebelum seseorang hendak  belajar. do’a tersebut berbunyi : Allaahummanfa’nii bimaa allamtanii  wa’allimnii maa yanfa’uni wa zidnii ilman maa yanfa’unii. dengan do’a  ini seorang hamba berharap dikaruniai oleh-Nya ilmu yang bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah hakikat ilmu yang bermamfaat itu?  Secara syariat, suatu ilmu disebut bermamfaat apabila mengandung  mashlahat – memiliki nilai-nilai kebaikan bagi sesama manusia ataupun  alam. Akan tetapi, mamfaat tersebut menjadi kecil artinya bila ternyata  tidak membuat pemiliknya semakin merasakan kedekatan kepada Dzat Maha  Pemberi Ilmu, Allah Azza wa Jalla. Dengan ilmunya ia mungkin meningkat  derajat kemuliaannya di mata manusia, tetapi belum tentu meningkat pula  di hadapan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oleh karena itu, dalam kacamata  ma’rifat, gambaran ilmu yang bermamfaat itu sebagaimana yang pernah  diungkapkan oleh seorang ahli hikmah. “Ilmu yang berguna,” ungkapnya,  “ialah yang meluas di dalam dada sinar cahayanya dan membuka penutup  hati.” seakan memperjelas ungkapan ahli hikmah tersebut, Imam Malik bin  Anas r.a. berkata, “Yang bernama ilmu itu bukanlah kepandaian atau  banyak meriwayatkan (sesuatu), melainkan hanyalah nuur yang diturunkan  Allah ke dalam hati manusia. Adapun bergunanya ilmu itu adalah untuk  mendekatkan manusia kepada Allah dan menjauhkannya dari kesombongan  diri.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ilmu itu hakikatnya adalah  kalimat-kalimat Allah Azza wa Jalla. Terhadap ilmunya sungguh tidak akan  pernah ada satu pun makhluk di jagat raya ini yang bisa mengukur  Kemahaluasan-Nya. sesuai dengan firman-Nya, “Katakanlah : Kalau  sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menuliskan) kalimat-kalimat  Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (dituliskan)  kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu  (pula).” (QS. Al Kahfi [18] : 109).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Adapun ilmu yang dititipkan kepada  manusia mungkin tidak lebih dari setitik air di tengah samudera luas.  Kendatipun demikian, barangsiapa yang dikaruniai ilmu oleh Allah, yang  dengan ilmu tersebut semakin bertambah dekat dan kian takutlah ia  kepada-Nya, niscaya “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di  antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”  (QS. Al Mujadilah [58] : 11). Sungguh janji Allah itu tidak akan pernah  meleset sedikit pun!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Akan tetapi, walaupun hanya “setetes”  ilmu Allah yang dititipkan kepada mnusia, namun sangat banyak ragamnya.  ilmu itu baik kita kaji sepanjang membuat kita semakin takut kepada  Allah. Inilah ilmu yang paling berkah yang harus kita cari. sepanjang  kita menuntut ilmu itu jelas (benar) niat maupun caranya, niscaya kita  akan mendapatkan mamfaat darinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hal lain yang hendaknya kita kaji dengan  seksama adalah bagaimana caranya agar kita dapat memperoleh ilmu yang  sinar cahayanya dapat meluas di dalam dada serta dapat membuka penutup  hati? Imam Syafii ketika masih menuntut ilmu, pernah mengeluh kepada  gurunya. “Wahai, Guru. Mengapa ilmu yang sedang kukaji ini susah sekali  memahaminya dan bahkan cepat lupa?” Sang guru menjawab, “Ilmu itu ibarat  cahaya. Ia hanya dapat menerangi gelas yang bening dan bersih.”  Artinya, ilmu itu tidak akan menerangi hati yang keruh dan banyak  maksiatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Karenanya, jangan heran kalau kita  dapati ada orang yang rajin mendatangi majelis-majelis ta’lim dan  pengajian, tetapi akhlak dan perilakunya tetap buruk. Mengapa demikian?  itu dikarenakan hatinya tidak dapat terterangi oleh ilmu. Laksana air  kopi yang kental dalam gelas yang kotor. Kendati diterangi dengan cahaya  sekuat apapun, sinarnya tidak akan bisa menembus dan menerangi isi  gelas. Begitulah kalau kita sudah tamak dan rakus kepada dunia serta  gemar maksiat, maka sang ilmu tidak akan pernah menerangi hati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Padahal kalau hati kita bersih, ia  ibarat gelas yang bersih diisi dengan air yang bening. Setitik cahaya  pun akan mampu menerangi seisi gelas. Walhasil, bila kita menginginkan  ilmu yang bisa menjadi ladang amal shalih, maka usahakanlah ketika  menimbanya, hati kita selalu dalam keadaan bersih. hati yang bersih  adalah hati yang terbebas dari ketamakan terhadap urusan dunia dan tidak  pernah digunakan untuk menzhalimi sesama. Semakin hati bersih, kita  akan semakin dipekakan oleh Allah untuk bisa mendapatkan ilmu yang  bermamfaat. darimana pun ilmu itu datangnya. Disamping itu, kita pun  akan diberi kesanggupan untuk menolak segala sesuatu yang akan membawa  mudharat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebaik-baik ilmu adalah yang bisa  membuat hati kita bercahaya. Karenanya, kita wajib menuntut ilmu  sekuat-kuatnya yang membuat hati kita menjadi bersih, sehingga ilmu-ilmu  yang lain (yang telah ada dalam diri kita) menjadi bermamfaat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bila mendapat air yang kita timba dari  sumur tampak keruh, kita akan mencari tawas (kaporit) untuk  menjernihkannya. Demikian pun dalam mencari ilmu. Kita harus mencari  ilmu yang bisa menjadi “tawas”-nya supaya kalau hati sudah bening,  ilmu-ilmu lain yang kita kaji bisa diserap seraya membawa mamfaat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mengapa demikian? Sebab dalam mengkaji  ilmu apapun kalau kita sebagai penampungnya dalam keadaan kotor dan  keruh, maka tidak bisa tidak ilmu yang didapatkan hanya akan menjadi  alat pemuas nafsu belaka. Sibuk mengkaji ilmu fikih, hanya akan membuat  kita ingin menang sendiri, gemar menyalahkan pendapat orang lain,  sekaligus aniaya dan suka menyakiti hati sesama. Demikian juga bila  mendalami ilmu ma’rifat. Sekiranya dalam keadan hati busuk, jangan heran  kalau hanya membuat diri kita takabur, merasa diri paling shalih, dan  menganggap orang lain sesat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oleh karena itu, tampaknya menjadi  fardhu ain hukumnya untuk mengkaji ilmu kesucian hati dalam rangka  ma’rifat, mengenal Allah. Datangilah majelis pengajian yang di dalamnya  kita dibimbing untuk riyadhah, berlatih mengenal dan berdekat-dekat  dengan Allah Azza wa Jalla. Kita selalu dibimbing untuk banyak  berdzikir, mengingat Allah dan mengenal kebesaran-Nya, sehingga sadar  betapa teramat kecilnya kita ini di hadapan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kita lahir ke dunia tidak membawa  apa-apa dan bila datang saat ajal pun pastilah tidak membawa apa-apa.  Mengapa harus ujub, riya, takabur, dan sum’ah. Merasa diri besar,  sedangkan yang lain kecil. Merasa diri lebih pintar sedangkan yang lain  bodoh. Itu semua hanya karena sepersekian dari setetes ilmu yang kita  miliki? Padahal, bukankah ilmu yang kita miliki pada hakikatnya adalah  titipan Allah jua, yang sama sekali tidak sulit bagi-Nya untuk  mengambilnya kembali dari kita?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Subhanallaah! Mudah-mudahan kita  dimudahkan oleh-Nya untuk mendapatkan ilmu yang bisa menjadi penerang  dalam kegelapan dan menjadi jalan untuk dapat lebih bertaqarub  kepada-Nya. (KH. Abdullah Gymnastiar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-2385467550732725853?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/2385467550732725853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/11/ilmu-pembersih-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2385467550732725853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2385467550732725853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/11/ilmu-pembersih-hati.html' title='ILMU PEMBERSIH HATI'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-5457937899211574948</id><published>2011-10-14T16:45:00.000+07:00</published><updated>2011-10-14T16:45:13.836+07:00</updated><title type='text'>BAKSOS UKI 2011</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ucLx5QjE0S4/TpgEmt4h53I/AAAAAAAAAFw/U1nCgqaGWW8/s1600/pamflet+baksos.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-ucLx5QjE0S4/TpgEmt4h53I/AAAAAAAAAFw/U1nCgqaGWW8/s320/pamflet+baksos.jpg" width="209" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-5457937899211574948?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/5457937899211574948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/10/baksos-uki-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5457937899211574948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5457937899211574948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/10/baksos-uki-2011.html' title='BAKSOS UKI 2011'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ucLx5QjE0S4/TpgEmt4h53I/AAAAAAAAAFw/U1nCgqaGWW8/s72-c/pamflet+baksos.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1983204538940879077</id><published>2011-09-10T08:17:00.001+07:00</published><updated>2011-09-10T08:17:17.790+07:00</updated><title type='text'>Welcome back</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Bismillahirahmanirohim&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan menyebut nama ALLAH yang Maha pengasih lagi Maha penyayang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alhamdulillah yaaa (bukan ala syah**ni) kita masih bisa memanjatkan doa kepada Alloh, karena banyak sekali cobaan yang datang di bulan ramadhan kemarin loh, sebelum akhirnya kita bertemu lagi dengan hari Kemenangan yang mulia itu (semoga semuanya &lt;em&gt;menang&lt;/em&gt; ya :D ). Not to mention, &lt;em&gt;tragedi mudik&lt;/em&gt; yang cukup memakan banyak korban (semoga kamu-kamu yang mudik sehat dan selamat semua yaa, amiin) atau &lt;em&gt;tragedi&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;em&gt;balas dendam pas lebaran&lt;/em&gt; dengan makan ketupat dengan porsi yang super duper banyak banget sekali (nah loh, gak sesuai EYD kan jadinya? ) hehee, pokoknya banyak tragedi deh.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Before go to the next, lets say CONGRATULATION first, for all new student of FAKULTAS EKONOMI, UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN 2011.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salam ukhuwah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;UKIFE2011 &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1983204538940879077?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1983204538940879077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/09/welcome-back.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1983204538940879077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1983204538940879077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/09/welcome-back.html' title='Welcome back'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8074049569568642836</id><published>2011-07-20T13:40:00.000+07:00</published><updated>2011-07-20T13:40:41.100+07:00</updated><title type='text'>Marhaban Yaa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-nl9spQOmlI8/TiZ4EKPYiDI/AAAAAAAAAFs/rde7xj1eEHk/s1600/Ramadhan.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-nl9spQOmlI8/TiZ4EKPYiDI/AAAAAAAAAFs/rde7xj1eEHk/s320/Ramadhan.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8074049569568642836?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8074049569568642836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/07/marhaban-yaa-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8074049569568642836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8074049569568642836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/07/marhaban-yaa-ramadhan.html' title='Marhaban Yaa Ramadhan'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-nl9spQOmlI8/TiZ4EKPYiDI/AAAAAAAAAFs/rde7xj1eEHk/s72-c/Ramadhan.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1276391391705254166</id><published>2011-07-20T13:27:00.000+07:00</published><updated>2011-07-20T13:27:00.828+07:00</updated><title type='text'>Sepuluh Langkah Menyambut Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”&lt;em&gt;Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan&lt;/em&gt;.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”&lt;em&gt;Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha&lt;/em&gt;.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 2.         Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab &lt;em&gt;Adzkar&lt;/em&gt;-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21] &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31] &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 9.         Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; ·        buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; ·        membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; 10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sumber : www.dakwatuna.com&amp;nbsp;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1276391391705254166?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1276391391705254166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/07/sepuluh-langkah-menyambut-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1276391391705254166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1276391391705254166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/07/sepuluh-langkah-menyambut-ramadhan.html' title='Sepuluh Langkah Menyambut Ramadhan'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-5297292322861005418</id><published>2011-07-20T13:21:00.002+07:00</published><updated>2011-07-20T13:33:06.423+07:00</updated><title type='text'>Sya’ban Gerbang Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Waktu berjalan  dengan  begitu cepat, saat ini kita sudah menapaki hari-hari bulan  sya’ban.  Ramadhan telah tiba di hadapan, padahal seolah belum lama kita meninggalkan bulan mulia itu dengan suka cita hari raya. Maka benarlah apa yang diisyaratkan Rasulullah SAW dalam haditsnya : “ &lt;i&gt;Ada dua   nikmat yang kebanyakan manusia lalai daripadanya : kesehatan dan   kesempatan (waktu luang)&lt;/i&gt; “ &lt;b&gt;(HR Bukhori)&lt;/b&gt; . Karena itulah, mari kita segera berbenah diri sejak dini, menata hati dan langkah  menyambut  &lt;span class="miring"&gt;ramadhan&lt;/span&gt;, di mulai dari bulan Sya’ban ini.  &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rasulullah SAW dan para sahabat sejak awal telah menjadikan bulan sya’ban sebagai bulan persiapan menyambut Ramadhan dengan memperbanyak puasa sunnah. Secara khusus disebutkan dalam hadits tentang keutamaan bulan sya’ban : Dari Usamah bin Zaid, ia bertanya pada Rasulullah SAW : “ Wahai Rasulullah, aku belum pernah melihatmu berpuasa pada sebuah bulan yang lebih banyak dari puasamu di bulan sya’ban ? “. Maka Rasulullah SAW menjawab : “ (Sya’ban) &lt;i&gt;itu adalah bulan antara Rojab dan Ramadhan yang kebanyakan manusia melalaikannya. Sya’ban adalah bulan dimana amalan-amalan diangkat menuju sisi Tuhan Semesta Alam, karenanya aku suka ketika amal-amalku diangkat, sementara aku dalam keadaaan berpuasa &lt;/i&gt;“ &lt;b&gt;(HR Nasa’i)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ibaratnya kedatangan tamu mulia, maka tuan rumah yang baik tentu akan mempersiapkan sambutan yang terbaik. Kita semua kaum muslimin adalah tuan rumah yang akan mempersiapkan kedatangan Ramadhan, mulai dari bulan Sya’ban ini. Adapun serangkaian persiapan di bulan Sya’ban yang bisa kita lakukan antara lain : &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pertama : Persiapan Keimanan dan Kejiwaan dengan Berdoa &amp;amp; Memperbanyak Ibadah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Perintah puasa sejatinya ditujukan kepada orang-orang beriman. Di dalam surat al-Baqoroh 183 begitu jelas keimanan kita disentuh dengan panggilan kesayangan: “ wahai orang-orang yang beriman” . Karenanya langkah awal persiapan di bulan Sya’ban ini adalah mengkondisikan keimanan kita, agar benar-benar layak dan siap untuk mengisi bulan mulia tersebut. Persiapan keimanan dan pengkondisian jiwa juga dilakukan oleh Rasulullah SAW, bahkan sejak awal bulan Rajab. Dalam riwayat dari Anas bin Malik ra disebutkan : Bahwasanya Rasulullah SAW ketika memasuki bulan Rajab berdoa : “ &lt;i&gt;Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah (usia) kami pada bulan Ramadhan &lt;/i&gt;“ (HR Ahmad). Dengan berdoa dan memperbanyak ibadah, maka kondisi keimanan kita akan terjaga hingga Ramadhan menjelang. Begitu pula secara konsentrasi, pikiran dan jiwa kita akan fokus dalam menyambut tamu mulia itu.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Kedua : Memperbanyak Puasa dan Membayar Hutang Puasa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Selain persiapan keimanan, kita juga bisa melakukan persiapan Ramadhan secara lebih fokus yaitu dengan memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban. Rasulullah SAW telah memberikan contoh begitu jelas pada kita –sebagaimana disebutkan dalam hadits terdahulu – betapa beliau lebih mengintensifkan puasa sunnah di bulan Sya’ban. Bagi kita ini persiapan semacam ini tentu menjadi sangat penting, khususnya banyak dari kita yang melewati satu tahun dengan penuh kesibukan hingga jarang melakukan puasa sunnah. Begitu pula secara khusus bagi kaum wanita yang masih mempunyai tanggungan hutang puasa &lt;span class="miring"&gt;ramadhan&lt;/span&gt; di tahun lalu, maka bulan Sya’ban ini waktu yang tepat untuk segera melunasinya. Diriwayatkan pula dalam Shahih Bukhori, bagaimana Aisyah binti Abu Bakar ra, istri Rasulullah SAW pun baru bisa mengganti hutang puasanya di bulan Sya’ban, karena kesibukannya dalam membantu Rasulullah SAW . &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Ketiga : Persiapan Ilmu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang di dalamnya kita dianjurkan memperbanyak kebaikan. Banyak juga amalan-amalan lain di luar puasa yang semestinya kita lakukan di bulan Ramadhan, seperti : sedekah, memberi buka, tilawah dan tentu saja shalat tarawih. Anggapan Ramadhan sekedar bulan puasa hanya akan mengecilkan semangat kita dalam memperbanyak kebaikan di bulan mulia tersebut. Karenanya kita membutuhkan persiapan keilmuan sejak dini tentang bulan Ramadhan, agar saat bulan mulia itu menjelang, kita benar-benar tahu dan yakin tentang apa yang harus kita lakukan dalam mengisinya. Banyak kita saksikan di televisi dan media, saat Ramadhan telah beranjak setengah perjalanan masih saja banyak pertanyaan-pertanyaan mendasar seputar puasa, khususnya apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Ini menunjukkan kekurangsiapan kita dalam menjalani ibadah puasa.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bulan Sya’ban ini adalah waktu yang tepat kita mempersiapkan keilmuan kita untuk mengoptimalkan pahala Ramadhan. Agar kita bisa mengisinya dengan optimal, dan berusaha menjalankan puasa dengan sempurna. Rasulullah SAW telah mengingatkan tentang puasa yang sia-sia. Dari riwayat Abu Hurairah ra beliau bersabda : “ &lt;i&gt;Betapa banyak orang berpuasa tapi tidak ada baginya pahala puasa kecuali lapar saja, dan betapa banyak orang sholat malam (tarawih), tapi tidak ada baginya pahala kecuali (kelelahan) begadang saja&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(HR An-Nasa’i). &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Akhirnya, marilah kita mengajak keluarga kita, saudara dan juga sahabat untuk bersama-sama menjadikan bulan Sya’ban ini sebagai bulan persiapan. Dari mulai persiapan keimanan hingga keilmuan, kita wujudkan satu demi satu pada hari-hari kita, pada rumah tangga dan lingkungan kita. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan. &lt;i&gt;Wallahu a’lam&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-5297292322861005418?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/5297292322861005418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/07/syaban-gerbang-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5297292322861005418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5297292322861005418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/07/syaban-gerbang-ramadhan.html' title='Sya’ban Gerbang Ramadhan'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6522375620082698325</id><published>2011-04-18T11:54:00.001+07:00</published><updated>2011-04-18T11:54:54.734+07:00</updated><title type='text'>SEKOLAH KADER</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-PtMq95-dNCY/TavDK8KBbpI/AAAAAAAAAFo/KotNwQhmwdc/s1600/216115_215866258430593_100000216618926_973468_3626771_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="288" src="http://1.bp.blogspot.com/-PtMq95-dNCY/TavDK8KBbpI/AAAAAAAAAFo/KotNwQhmwdc/s400/216115_215866258430593_100000216618926_973468_3626771_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6522375620082698325?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6522375620082698325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/04/sekolah-kader.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6522375620082698325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6522375620082698325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/04/sekolah-kader.html' title='SEKOLAH KADER'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-PtMq95-dNCY/TavDK8KBbpI/AAAAAAAAAFo/KotNwQhmwdc/s72-c/216115_215866258430593_100000216618926_973468_3626771_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4524937451897184346</id><published>2011-04-16T22:17:00.003+07:00</published><updated>2011-09-10T21:35:10.430+07:00</updated><title type='text'>LA club</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;UKI FE 2011 PROUDLY PRESENT&lt;/span&gt; *&lt;strike&gt;again&lt;/strike&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu inovasi baru lagi dari UKI FE 2011. yap, &lt;b&gt;LA club &lt;/b&gt;(Lugotul Arobiyah club) adalah sebuah agenda mingguan yang selenggarakan tiap akhir pekan (sabtu .red) dimulai pukul 07.30 pagi di gedung B.201**.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UKI FE (dalam hal ini khususnya Departemen Syiar) terus&amp;nbsp; berupaya memfasilitasi segala agenda yang bisa meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada ALLAH SAW, termasuk pelajaran Bahasa Arab. Karena dalan agenda rutin ini kita belajar banyak tentang Bahasa Arab, yaitu bahasa Al-Qur'an dan bahasa yang paling indah dan paling kayak sejagad raya ini. Pentingnya&amp;nbsp; memperlajari Bahasa Arab bagi umat Muslim adalah karena dalam praktekj ibadahnya, dapat dipastikan semua adalah berbahasa arab, membaca Al-Quran, Sholat dll. Semua hal itu mudah bila ada niat,&amp;nbsp; &lt;i&gt;why dont you come first and feel the taste!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;So, if UKI FE has create this great facility for you, why dont you take this chance, cause it all FREE, and chance is never knock twice :D&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** : tempatnya biasa disitu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;-media.department-&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4524937451897184346?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4524937451897184346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/04/la-club.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4524937451897184346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4524937451897184346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/04/la-club.html' title='LA club'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-384288895047549124</id><published>2011-03-17T11:28:00.000+07:00</published><updated>2011-03-17T11:28:10.533+07:00</updated><title type='text'>Training Anggota *susulan</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;bismillahirrahmanirrahim&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Unit Kerohanian Islam Fakultas Ekonomi UNSOED PROUDLY present :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-6YuHMBO_RB0/TYGKqSiqThI/AAAAAAAAAFk/hdUNjHP-Nx8/s1600/198912_196467847052142_100000667840715_560596_1423121_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh5.googleusercontent.com/-6YuHMBO_RB0/TYGKqSiqThI/AAAAAAAAAFk/hdUNjHP-Nx8/s320/198912_196467847052142_100000667840715_560596_1423121_n.jpg" width="230" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;SHORCUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Training anggota UKI FE UNSOED&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;diperuntukkan untuk antum yang belum mengikuti TA UKI kemarin (tahun 2010 red), karena telat ataupun yang baru kepikiran untuk bergabung dengan keluarga besar UKI FE.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Acaranya insyaAllah dilaksanakan pada tanggal 19 maret 2011 di Fakultas Ekonomi UNSOED.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cukup dengan membayar Rp 5000,- antum sudah mendapatkan fasilitas seperti sertifikat, snack + launch, dan banyak lagi. ( bisa lihat langsung ke gambar diatas sebenarnya, untuk memudahkan saja. hhe)&lt;br /&gt;Berniat untuk bergabung?&lt;br /&gt;Hubungi &lt;i&gt;Contact Person&lt;/i&gt; ini nih&lt;br /&gt;PONCO : 085747502551&lt;br /&gt;CITRA : 085291300927&lt;br /&gt;atau langsung ke sekre UKI FE.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;mari rapatkan barisan dalam ukhuwah islamiyah yang kokoh&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;jazakumullah khoiron katsiron :DD&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;-media.department.UKI.FE- &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-384288895047549124?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/384288895047549124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/03/training-anggota-susulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/384288895047549124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/384288895047549124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/03/training-anggota-susulan.html' title='Training Anggota *susulan'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-6YuHMBO_RB0/TYGKqSiqThI/AAAAAAAAAFk/hdUNjHP-Nx8/s72-c/198912_196467847052142_100000667840715_560596_1423121_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-53301835302177150</id><published>2011-03-09T09:16:00.002+07:00</published><updated>2011-03-09T09:35:49.970+07:00</updated><title type='text'>In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;That ye believe in Allah and His Messenger, and that ye strive (your utmost) in the Cause of Allah, with your property and your persons: That will be best for you, if ye but knew! The Holy Qur’an 61: 11&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Congratulations for organizer UKI FE UNSOED 2011&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;KETUA UMUM&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Chandra Suparno&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;SEKRETARIS UMUM &lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Rudy Hartanto&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Biro Kerumahtanggaan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Putri Saraswati Dewi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Atina Fitri L&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Biro Administrasi&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; : &lt;b&gt;Hani Rafika Santi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;BENDAHARA UMUM&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Min Khatul Maula&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Nur Endah Fajar Hidayah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Biro Fund Rising&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Finda Rahmayanti&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Adhisty Juniarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Ai Imas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Khalim Masngudi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Dwi Herfianto&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Rodin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;Departemen Pembinaan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;: &lt;b&gt;Sulistianingsih&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;&amp;amp; Pengkaderan&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mujayanah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 2in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; Citra Puspita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; Ponco Setiono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; Fatkhudin Mu’aziz&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; Ridho Ilham&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;Departemen Syiar&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Septiono Budi Santosa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Andi Maulana Sidiq&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; M, Saeful Muharam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Eka Arphia Mayanti&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Tri Yuningsih&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Wahyu Dwi Jayanti&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;Departemen Media&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Lina Muji Astuti&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Tika Kurnia Aryani&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Linda Siti Hajaroh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Dewi Aminah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Algi Rahmat Alfianto&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Kukuh Haryadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;Departemen Humas&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Bangkit Nurdani&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Dwisnu Riswandi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Agus Muharom Nuralam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Ari Yuanti Rahayu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Dwi Aprianingsih&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;Departemen Keputrian&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : &lt;b&gt;Wenny Agustiany&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Nining Muji Rahayu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Reny Indah Pratama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Nadiantika Basma Putri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Kikin Elia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Tri Widyaningrum&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;DPO&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Catur Widi Nugroho&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Tofik Ariyanto&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Aditya Pudi Yosa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Lutfiatunissa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Dhevrina Rosani&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Trias Yunita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Then fight in Allah's cause - Thou art held responsible only for thyself - and rouse the believers. It may be that Allah will restrain the fury of the Unbelievers; for Allah is the strongest in might and in punishment. The Holy Qur’an, 4 : 84&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;May ALLAH gives the betterment toward our organizer.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;--semangKA--&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;--SEMANGAT KARENA ALLAH--&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;media department uki.fe&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-53301835302177150?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/53301835302177150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/03/in-name-of-allah-most-gracious-most.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/53301835302177150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/53301835302177150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/03/in-name-of-allah-most-gracious-most.html' title='In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6424886930591425641</id><published>2011-02-16T12:56:00.005+07:00</published><updated>2011-02-16T12:56:01.716+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6424886930591425641?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6424886930591425641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/02/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6424886930591425641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6424886930591425641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2011/02/blog-post.html' title=''/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6723116273018051155</id><published>2010-12-19T22:31:00.000+07:00</published><updated>2010-12-19T22:31:39.005+07:00</updated><title type='text'>UJIAN MENTORING 2010</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/TQ4lLKrdRxI/AAAAAAAAAFY/9bPugxSXA4o/s1600/mentoring.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/TQ4lLKrdRxI/AAAAAAAAAFY/9bPugxSXA4o/s1600/mentoring.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bagi peserta mentoring yang mengikuti ujian susulan, silahkan mendownload soal dan lembar jawaban dengan mengklik kedua link. &lt;br /&gt;Klik Link dibawah ini : &lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.mediafire.com/?i3ogq4bs7vp7v2c"&gt;Lembar Jawaban&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.mediafire.com/?6s1k9kiucoklsks"&gt;Soal Mentoring&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan pengiriman yaitu, setelah membaca soal silahkan mengisi jawabannya di lembar jawaban mentoring yang telah disediakan dan men-attachment atau upload file jawabannya yang dikirimkan melalui email uki fe [ukifeunsoed@yahoo.co.id]. Jawaban paling lambat dikirimkan Selasa, 21 Desember 2010 dengan maksimal jam pengiriman dibawah jam 10 pagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gannbatte ^_^v&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6723116273018051155?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6723116273018051155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/12/ujian-mentoring-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6723116273018051155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6723116273018051155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/12/ujian-mentoring-2010.html' title='UJIAN MENTORING 2010'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/TQ4lLKrdRxI/AAAAAAAAAFY/9bPugxSXA4o/s72-c/mentoring.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-2356657077580271588</id><published>2010-10-22T05:11:00.002+07:00</published><updated>2010-12-04T12:58:40.511+07:00</updated><title type='text'>SUPLEMEN KEDUA BUAT TENTOR FE</title><content type='html'>MATERI : MA’RIFATULLOH/AQIDAH&lt;br /&gt;Dalam sebuah Hadits yang diketengahkan oleh Bukhari dan Muslim secara sepakat disebutkan bahwa: dahulu di kalangan orang-orang yang sebelum kalian -yakni kaum Bani Israil- ada seorang lelaki yang telah membunuh 99 orang. Lelaki ini telah berlumuran darah. Jari-jemarinya, pakaiannya, tangan, dan pedangnya, semuanya basah oleh darah, karena telah membunuh 99 orang dari kalangan orang-orang yang jiwanya terpelihara. Padahal seandainya semua penduduk bumi dan penduduk langit bersatu-padu untuk membunuh seorang lelaki muslim, tentulah Allah akan mencampakkan mereka semuanya dengan muka di bawah ke dalam neraka. Maka terlebih lagi dengan seseorang yang datang dengan pedang yang terhunus, sikap yang kejam, jahat, lagi emosi, akhirnya dia membunuh 99 orang.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lelaki pelaku kejahatan ini telah melumuri dirinya dengan darah banyak orang dan membinasakan banyak jiwa yang diharamkan oleh Allah membunuhnya serta mencabut nyawa mereka. Sesudah dirinya berlumuran dengan kejahatan dan dosa besar ini, ia menyadari kesalahannya terhadap Allah. Ia pun ber¬pikir tentang hari pertemuannya dengan Allah nanti, teringat saat hari kedatangannya kepada Allah untuk mempertanggungjawab¬kan semua dosanya. Dia meyakini bahwa tiada yang mengampuni dosa, yang menghukumnya, yang menghisabnya, dan yang membenci seorang hamba karena dosa, kecuali hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selanjutnya, ia berpikir untuk kembali dan bertaubat kepadaNya agar Dia membebaskannya dari neraka.&lt;br /&gt;Sesungguhnya para raja pun&lt;br /&gt;bila budak-budaknya telah beruban dalam perbudakannya &lt;br /&gt;mereka pasti akan memerdekakannya&lt;br /&gt;dengan pembebasan yang baik&lt;br /&gt;Dan Engkau, wahai penciptaku, jauh lebih murah daripada itu&lt;br /&gt;Sekarang sungguh aku telah beruban dalam penghambaan diri&lt;br /&gt;maka bebaskanlah diriku dari neraka&lt;br /&gt;Maka keluarlah ia dengan pakaian yang berlumuran darah, sedang pedangnya masih meneteskan darah segar dan jari-¬jemarinya berbelepotan darah. Ia datang bagaikan seorang yang mabuk, terkejut, lagi ketakutan seraya bertanya-tanya kepada semua orang: “Apakah aku masih bisa diampuni?” Orang-orang berkata kepadanya: “Kami akan menunjukkanmu kepada seorang rahib yang tinggal di kuilnya, maka sebaiknya kamu pergi ke sana dan tanyakanlah kepadanya apakah dirimu masih bisa diampuni.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyadari bahwa tiada yang dapat memberi fatwa dalam masalah ini, kecuali hanya orang-orang yang ahli dalam hukum Allah. Ia pun pergi ke sana, ke tempat rahib itu, seorang ahli ibadah dari kalangan kaum Bani Israil yang belum pernah merasakan manisnya ilmu dan tidak pernah membekali dirinya dengan pengetahuan, penelitian, dan penguasaan terhadap masalah-¬masalah agama. Dia hanya melakukan ibadahnya menurut tata cara yang dibuat-buatnya sendiri tanpa ada dalil, baik dari syari’at maupun agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan QS. AL-HADJlD (57): 27, yang artinya:&lt;br /&gt;“Dan mereka mengada-adakan kerahiban, padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka, tetapi (mereka sendirilah yang mengada-¬adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak meme¬liharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya agama itu bila tidak dibarengi dengan cahaya hidayah dan ilmu, sama dengan kesesatan dan bid’ah yang bertumpang-tindih antara yang satu dan yang lainnya.&lt;br /&gt;Ia pun pergi dengan langkah yang cepat dengan penuh penyesalan karena dosa-dosa yang telah dilakukannya, lalu ia mengetuk pintu kuil si rahib tersebut.&lt;br /&gt;Rahib tersebut mengharamkan kepada dirinya sendiri: daging, makanan yang baik, pakaian yang baik, dan kawin, padahal Allah tidak mengharamkan semuanya itu atas dirinya. Dia lakukan hal tersebut karena kejahilannya tentang maksud Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia pun keluar menyambutnya. Lelaki pembunuh ini masuk dan ternyata pakaiannya masih berlumuran darah segar, membuat si rahib kaget dan terkejut bukan kepalang. Si rahib berkata: “Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambutan ini jelas bukan tata cara yang biasa digunakan oleh para ulama dan para da’i yang menghendaki hidayah bagi manusia, karena pintu Allah selalu terbuka; pemberiannya senantiasa datang dan pergi; pahala-Nya dianugerahkan; tangan kekuasaan¬Nya senantiasa terbuka pada malam hari untuk menerima taubat orang-orang yang berdosa pada siang harinya, dan senantiasa terbuka pada siang hari untuk menerima taubat orang-orang yang berdo’a pada malam harinya, hingga matahari terbit dari arah tenggelamnya (hari Kiamat). Si pembunuh bertanya: “Wahai rahib ahli ibadah, aku telah mem¬bunuh 99 orang, maka masih adakah jalan bagiku untuk bertaubat?”&lt;br /&gt;Rahib yang jahil itu spontan menjawab: “Tiada taubat bagimu!”&lt;br /&gt;Mahasuci Allah, apakah engkau menutup pintu yang selalu dibuka oleh Allah? Apakah engkau memutuskan tali yang telah dijulurkan oleh Allah? Apakah engkau mencegah hujan yang telah diturunkan oleh Allah? Apakah engkau menutup jalan masuk yang telah dibuat oleh Allah? Padahal Allahlah yang menciptakan; Allahlah yang telah menetapkan; Allahlah yang memberikan ampunan; Allahlah yang menghisab; dan Allahlah yang berbisik kepada seorang hamba pada hari yang tiada bermanfaat lagi harta benda dan anak-anak, kecuali orang yang menghadap kepada Allah dengan hati yang bersih, lalu Allah menyuruhnya mengakui dosa-dosanya, kemu¬dian Allah mengampuninya jika Dia menghendaki. Maka apakah urusanmu, hai rahib, sehingga engkau ikut campur dalam urusan antara para hamba dan Tuhannya? Apakah engkau memang seorang yang ahli untuk memberi fatwa dalam masalah ini? Bukan, engkau bukanlah seorang yang ahli dalam bidang ini. Hal ini hanya bisa ditangani oleh para ulama yang mengamalkan ilmunya lagi mengetahui tujuan syari’at-Nya.&lt;br /&gt;Akhirnya, si penjahat ini putus asa memandang kehidupan ini. Di matanya dunia ini terasa gelap; kehendak dan tekadnya melemah; dan keindahan yang terlihat di wajahnya menjadi buruk. Ia pun mengangkat pedangnya dan membunuh rahib ini sebagai balasan yang setimpal untuknya guna menggenapkan 100 orang manusia yang telah dibunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, ia keluar menemui orang-orang guna menanya¬kan kembali kepada mereka, bukan karena alasan apa pun, melainkan karena jiwanya sangat menginginkan untuk taubat dan kembali ke jalan Tuhannya serta menghadap kepada-Nya. Ia bertanya kepada mereka: “Masih adakah jalan untuk ber¬taubat bagiku?” Mereka menjawab: “Kami akan menunjukkanmu kepada Fulan bin Fulan, seorang ulama, bukan seorang rahib, yang ahli tentang hukum Tuhan.” Sehubungan dengan pengertian ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menegaskan¬nya melalui ayat-ayat berikut, yaitu firman-Nya: Dalam QS. AZ-ZUMAR (39): 9, yang artinya:&lt;br /&gt;“Katakanlah: ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam QS. AL-¬MUJAADALAH (58): 11, yang artinya:&lt;br /&gt;”Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam QS. AL-ANKABUUT (29): 49&lt;br /&gt;“Sebenarnya Al-Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam QS. ALI ‘IMRAN (3): 18, yang artinya:&lt;br /&gt;”Allah menyatakan bahwasanya tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pembunuh itu pergi menemui orang alim itu yang saat itu berada di majelisnya sedang mengajari generasi dan mendidik umat. Orang alim itu pun tersenyum menyambut kedatangannya. Begitu melihatnya, ia langsung menyambutnya dengan hangat dan mendudukkannya di sebelahnya setelah memeluk dan menghormatinya. Ia bertanya: “Apakah keperluanmu datang kemari?” Ia menjawab: “Aku telah membunuh 100 orang yang terpelihara darahnya, maka masih adakah jalan taubat bagiku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang alim itu balik bertanya: “Lalu siapakah yang menghalang-halangi antara kamu dengan taubat dan siapakah yang mencegahmu dari melakukan taubat? Pintu Allah terbuka lebar bagimu, maka bergembiralah dengan ampunan; bergembiralah dengan perkenan dari-Nya; dan bergembiralah dengan taubat yang mulus.” Ia berkata: “Aku mau bertaubat dan memohon ampun kepada Allah.” Orang alim berkata: “Aku memohon kepada Allah semoga Dia menerima taubatmu.” Selanjutnya, orang alim itu berkata kepadanya: “Sesungguhnya engkau tinggal di kampung yang jahat, karena sebagian kampung dan sebagian kota itu adakalanya memberikan pengaruh untuk berbuat kedurhakaan dan kejahatan bagi para penghuninya. Barang siapa yang lemah imannya di tempat seperti ini, maka ia akan mudah berbuat durhaka dan akan terasa ringanlah baginya semua dosa, serta menggampangkannya untuk melakukan tindakan menen¬tang Tuhannya, sehingga akhirnya ia terjerumus ke dalam kegelapan lembah dan jurang kesesatan. Akan tetapi, apabila suatu masya-rakat yang di dalamnya ditegakkan amar ma’ruf dan nahi mungkar, maka akan tertutuplah semua pintu kejahatan bagi para hamba.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oleh karena itu, keluarlah kamu dari kampung yang jahat itu menuju ke kampung yang baik. Gantikanlah tempat tinggalmu yang lalu dengan kampung yang baik dan bergaullah kamu dengan para pemuda yang shalih yang akan menolong dan membantumu untuk bertaubat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pembunuh itu pun pergi dengan langkah yang cepat dan hati yang gembira dengan berita dan pengharapan ini. Ketika ia telah berada di tengah jalan, ia jatuh sakit dan sekaratul maut datang menjemputnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam QS. QAAF (50): 19, yang artinya:&lt;br /&gt;“Dan datanglah sakaratul maut yang sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, dia mengucapkan kalimat laa ilaaha illallooh, lalu meninggal dunia. Dia belum pernah shalat, belum pernah puasa, belum pernah bershadaqah, belum pernah zakat, dan belum pernah mengerjakan kebaikan sama sekali, tetapi dia kembali kepada Allah dengan bertaubat, menyesal, berharap, dan takut kepada-Nya. Maka datanglah malaikat rahmat dan malaikat adzab untuk mengambil dan menerima nyawanya dari malaikat maut yang mencabutnya. Mereka terlibat perselisihan yang sengit dalam memperebutkannya. Malaikat rahmat berkata: “Sesungguhnya dia datang untuk bertaubat dan menghadap kepada Allah menuju kepada kehidupan yang taat, kembali kepada Allah, dan dilahirkan kembali melalui taubatnya itu. Oleh karena itu, dia adalah bagian kami.”&lt;br /&gt;Malaikat adzab berkata: “Sesungguhnya dia belum pernah melakukan suatu kebaikan pun. Dia tidak pernah sujud, Tidak pernah shalat, tidak pernah zakat, dan tidak pernah bershadaqah, maka dengan alasan apakah dia berhak mendapatkan rahmat? Bahkan dia termasuk bagian kami.” Allah pun mengirimkan malaikat lain dari langit untuk melerai persengketaan mereka. Selanjutnya, malaikat yang baru diutus itu pun datang kepada mereka yang telah menjadi dua golongan yang bertengkar.&lt;br /&gt;Malaikat yang baru berkata kepada mereka: ”Tahanlah oleh kalian. Sesungguhnya solusinya menurutku ialah hendaklah kalian sama-sama mengukur jarak antara lelaki ini dan tanah yang ia tinggalkan, yaitu kampung yang jahat, dan jarak antara dia dan kampung yang ditujunya, yaitu kampung yang baik.”&lt;br /&gt;Ketika mereka sedang sama-sama mengukur, Allah memerin¬tahkan kepada kampung yang jahat untuk menjauh dan kepada kampung yang baik untuk mendekat. Menurut riwayat lain disebutkan bahwa sesungguhnya lelaki pembunuh 100 orang ini menonjolkan dadanya ke arah kampung yang baik. Akhirnya, mereka menjumpai mayat lelaki jahat ini lebih dekat kepada penduduk kampung yang baik dan mereka memutuskan bahwa lelaki ini adalah bagian untuk malaikat rahmat. Malaikat rahmat pun mengambilnya untuk dimasukkan ke dalam surga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-2356657077580271588?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/2356657077580271588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/10/suplemen-kedua-buat-tentor-fe.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2356657077580271588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2356657077580271588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/10/suplemen-kedua-buat-tentor-fe.html' title='SUPLEMEN KEDUA BUAT TENTOR FE'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4385759884709657818</id><published>2010-10-13T11:24:00.002+07:00</published><updated>2010-12-04T13:02:40.989+07:00</updated><title type='text'>SUPLEMEN BUAT TENTOR</title><content type='html'>MATERI : SYAHADATAIN&lt;br /&gt;Kisah Nabi Ibrahim&lt;br /&gt;Dalam lintasan sejarah kenabian, nama Nabi Ibrahim Alaihissalam, merupakan nama yang sudah tidak asing lagi bagi umat Islam. Selain dikenal sebagai salah seorang rasul ulul azmi (yang memiliki keteguhan), beliau juga sering disebut sebagai Khalilullah (kekasih Alloh Subhaanahu wa Ta’ala), dan Abul Anbiya' (bapaknya para nabi). Tulisan singkat ini memberikan sedikit gambaran tentang perilaku kehidupan beliau untuk kemudian nantinya bisa kita teladani.&lt;br /&gt;Kritis terhadap lingkungan&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim Alaihissalam dilahirkan dilingkungan penyembah berhala, termasuk bapaknya sendiri, Azar, namun ternyata lingkungan tidak memberi pengaruh terhadap dirinya. Hal ini dikarenakan sikap kritis yang beliau miliki. Suatu ketika beliau bertanya kepada bapaknya tentang penyembahan berhala ini. Sebagaimana dalam firman Alloh Subhaanahu wa Ta’ala, yang artinya: "Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim ber-kata kepada bapaknya Aazar: "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai ilah-ilah. Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata". (QS: Al-An'am: 74) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah keteguhan iman beliau, kesesatan tetaplah beliau katakan sebagai kesesatan meskipun itu dihadapan ayahnya sendiri, sehingga dalam riwayat lain beliau akhirnya diusir oleh sang ayah. Sikap Nabi Ibrahim tidaklah berhenti disini, namun dilanjutkan dengan mencari siapakah sesembahan (Ilah) yang sebenarnya. Tatkala ia melihat bintang ia katakan "Inilah Tuhanku," namun ketika bintang itu tenggelam ia berkata: "Saya tidak suka yang tenggelam", demikian juga ketika melihat bulan dan matahari sama seperti itu. Akhirnya karena merasa bahwa benda-benda di alam ini tak ada yang pantas untuk disembah maka ia berkata, sebagaimana dalam firman Alloh Subhaanahu wa Ta’ala, yang artinya: "Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan." &lt;br /&gt;Kisah ini membuktikan bahwa hanya dengan mengikuti akal sehat dan hati nurani saja (fitrah) ternyata beliau mampu menjadi muslim yang muwahid (lurus tauhidnya) meski lingkungan yang ada tidak mendukung. Dan ini menunjukan bahwa fitrah manusia pada dasarnya adalah bertauhid. Lalu bagaimana dengan kita umat Islam sekarang ini, bukankah selain memiliki akal dan hati nurani kita juga mempunyai pembimbing berupa Al-Qur'an dan As-Sunnah. Masihkah kita akan menutupi kemusyrikan, kebid'ahan dan kemungkaran-kemungkaran yang kita lakukan dengan alasan lingkungan? atau sudah tradisi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerdas, diplomatis dan pemberani&lt;br /&gt;Hal ini dibuktikan ketika beliau berhadapan dengan penguasa musyrik saat itu yang bernama Namrudz, raja Babilonia. Firman Alloh Subhaanahu wa Ta’ala, artinya: "Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Rabbnya (Alloh) karena Alloh telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan: "Rabbku ialah yang menghidupkan dan mematikan". Orang itu berkata: "Saya dapat menghidupkan dan mematikan". Ibrahim berkata: "Sesungguhnya Alloh menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat," lalu heran terdiamlah orang kafir itu; dan Alloh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." (QS: Al-Baqarah: 258)&lt;br /&gt;Dalam tafsir di sebutkan bahwa yang di maksud orang yang diberi kekuasaan adalah Namrudz, kemudian arti ucapannya: "Saya dapat menghidupkan dan mematikan" ialah membiarkan hidup seseorang dan membunuh yang lainya. Sadar menghadapi orang yang punya kekuasaan yang bisa bertindak apa saja semaunya maka Nabi Ibrahim lalu menyampaikan hujjah yang sekiranya membuatnya diam, yakni disuruh ia menerbitkan matahari dari barat, jika memang bisa dan punya kekuasaan. Kecerdasan Nabi Ibrahim juga tertuang dalam kisah lainya yakni tatkala ia menghancurkan berhala-berhala para musyrikin ia sisakan satu berhala yang terbesar. Hal ini tentunya bukan dengan tanpa tujuan. Ketika dalam persidangan iapun ditanya tentang siapa yang menghancurkan berhala-berhala itu. Nabi Ibrahim menjawab: "Tanyakan saja kepada berhala yang paling besar yang belum rusak! Sebenarnya jika para musyrikin itu mau menggunakan otaknya mereka sudah tahu dengan maksud perkataan Nabi Ibrahim tersebut. Namun karena kebodohan mereka merekapun balik mengumpat: "Bagaimana kami bertanya kepadanya, bukankah dia itu hanyalah patung benda mati? Maka dijawab lagi oleh Nabi Ibrahim dengan yang lebih tegas: "Jika sudah tahu itu benda mati mengapa kalian sembah?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bukti kecerdasan dan kehebatan beliau dalam berdiplomasi. Memang banyak orang cerdas pemikirannya, namun jika sudah berhadapan dengan penguasa, maka terkadang tidak begitu terlihat kehebatannya bahkan justru yang dilakukan adalah minta petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki ketaatan luar biasa&lt;br /&gt;Sengaja disini kami tulis dengan luar biasa karena memang tidak dimiliki dan tidak bisa dimiliki oleh manusia-manusia biasa seperti kita. Mari kita renungkan arti firman Alloh Subhaanahu wa Ta’ala berikut ini yang mengisahkan tentang perintah penyembelihan Nabi Isma'il: "Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelih-mu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Alloh kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah menyembelih anak bukanlah perintah sembarangan, namun demikian Nabi Ibrahim tetap saja mengerjakannya, walaupun akhirnya diganti oleh Alloh Subhaanahu wa Ta’ala dengan seekor domba. Jika bukan karena ketaatan yang luar biasa maka tentu Nabi Ibrahim tak sanggup untuk mengerjakannya, demikian pula dengan Nabi Isma'il yang akan disembelih, beliau pun persis seperti ayahnya, pasrah (Islam) terhadap apa yang diwahyukan Alloh Subhaanahu wa Ta’ala. Telah kita pahami pada awal artikel ini, bahwa beliau adalah seorang yang kritis, cerdas dan diplomatis serta pemberani. Namun itu semua sama sekali tidak berlaku di hadapan Alloh Subhaanahu wa Ta’ala. Mestinya dengan sikap kritis dan kecerdasannya ia bisa menolak perintah itu dengan mengatakan bahwa perintah itu tidak masuk akal dan diluar kebiasaan atau kemampuan. Jika tidak, sebagai seorang yang diplomatis ia bisa menyampikan alasan-alasan tertentu untuk berkelit dari printah itu atau minimal minta diganti perintah lain yang lebih ringan, bukankah ia seorang nabi yang jika meminta sesuatu pasti dikabulkan? Akan tetapi kaum muslimin, beliau bukanlah tipe manusia seperti kita yang ketaatanya hanya setebal kulit ari, dan sangat mudah terhampas oleh tiupan badai. Jika bukan karena rahmat Alloh Subhaanahu wa Ta’ala kita tak punya kekuatan apa-apa untuk mempertahankannya. Rupanya yang ada dalam diri Nabi Ibrahim ketika berhadapan dengan perintah Alloh Subhaanahu wa Ta’ala adalah Sami'na wa atha'na ya dan ya. Tak pernah ada kata 'tidak', 'nanti saja' atau 'perlu analisa dulu', dengan tujuan supaya bebas darinya. Demikianlah ciri-ciri muslim dan mukmin sejati. Hal ini sesuai dengan firman Alloh Subhaanahu wa Ta’ala, yang artinya: "Dan tidakkah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min, apabila Alloh dan Rasul-Nya telah menetappkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.Dan barang siapa mendurhakai Alloh dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata." (QS: Al-Ahzab: 36) Memang begitulah idealnya seorang disebut sebagai mukmin. Jika Al Qur'an atau Sunnah mengatakan salah dan haram maka seperti itu pula yang ia katakan. Jika memerintahkan sesuatu maka itulah yang ia kerjakan dan jika melarang sesuatu pantangan jangankan dia mengerjakan, mendekati saja tidak akan mau. Sungguh Alloh Subhaanahu wa Ta’ala Maha Tahu bahwa seorang hamba tak akan sanggup untuk menyembelih anaknya dan seandainya pun yang diperintahkan Alloh Subhaanahu wa Ta’ala hanya ini saja dan tidak ada perintah-perintah lain maka tetap saja dan kita tak akan mampu melakukannya. Dan tiadalah suatu larangan Alloh Subhaanahu wa Ta’ala kecuali di situ terdapat sesuatu yang merugikan dan membawa petaka, oleh karenanya wajib untuk di jauhi.&lt;br /&gt;Dan masih banyak sebenarnya teladan yang bisa diambil dari sirah Nabi Ibrahim ini. Namun karena keterbatasan tempat dan ilmu maka tidak bisa untuk disampaikan semuanya, diantaranya yang terpenting adalah ketegasan beliau terhadap kemusyrikan dan kekafiran. Seperti yang tersebut dalam Al-Qur'an Surat Az-Zurkhruf 26-27. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran yang bisa diambil &lt;br /&gt;Pelajaran yang bisa kita ambil dari sedikit uraian diatas adalah: (QS: Ash-Shaffat: 102) &lt;br /&gt;1. Seseorang tidak boleh melakukan kesyirikan/ kebid'ahan hanya dengan alasan lingkungan, karena telah ada Al Qur'an dan As Sunnah sebagai petunjuk.  &lt;br /&gt;Seseorang da'i dituntut memiliki sifat yang cerdas, kritis, peka terhadap lingkungan, bisa bertukar pendapat dengan baik dan pemberani.&lt;br /&gt;Kecerdasan dan intelektualitas bukan penghalang bagi seseorang untuk berlaku taat kepada Alloh Subhaanahu wa Ta’ala. Bahkan akal harus tunduk terhadap wahyu. &lt;br /&gt;2. Hikmah dari perintah penyembelihan nabi Ismail adalah disyariatkanya ibadah kurban.&lt;br /&gt;3. Tegas terhadap kemusyrikan dan kekafiran adalah sikap yang harus dimiliki setiap muslim. &lt;br /&gt;Oleh karenanya, akankah lingkungan terus menerus kita kambing hitamkan untuk mempertahankan sebuah kesalahan atau tradisi yang menyimpang, ataukah dengan kecerdasan dan intelektual yang kita miliki kita akan mencoba membelokkan makna ayat-ayat Alloh Subhaanahu wa Ta’ala atau menafsiri semaunya dan dikatakan sudah tidak relevan lagi. Padahal kita tahu, Nabi Ibrahim adalah orang yang sangat cerdas, namun ia berubah menjadi orang yang sangat bodoh (karena taat) ketika berhadapan dengan wahyu, sehingga ketika disuruh menyembelih putranya ia pun bersedia melakukannya tanpa banyak berpikir panjang. Dimanakah muslim yang berjiwa seperti nabi Ibrahim ini? memang kita tak akan bisa seperti beliau namun setidaknya kita harus berusaha menjadi muslim yang taat dan tidak banyak membantah walau belum mampu untuk melakukannya. Wallahu ta’ala a’lamu bish-shawab... (Parlin Abdurrahman)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber Rujukan: Al-Qur'an tafsir Bayan, Mushaf terjemah, Kitab Tauhid karya Syaikh At-Tamimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4385759884709657818?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4385759884709657818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/10/suplemen-buat-tentor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4385759884709657818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4385759884709657818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/10/suplemen-buat-tentor.html' title='SUPLEMEN BUAT TENTOR'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1009946061599513700</id><published>2010-08-25T11:12:00.002+07:00</published><updated>2010-08-25T11:24:13.063+07:00</updated><title type='text'>Meraih Ampunan di Bulan Romadhon</title><content type='html'>"... dan dia (Romadhon) adalah bulan yang awalnya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka..." (Shohih Ibnu Khuzaimah). "karenanya, perbanyaklah 4 perkara pada bulan Romadhon: 2 perkara untuk Robb-Nya dan 2 perkara kalian menyukainya. 2 perkara  untuk Robb-Nya adalah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tiada Tuhan selain ALLOH dan memohon ampunan pada-Nya. Adapun 2 perkara yang kalian sukai adalah memohon surga dan berlindung dari neraka." (HR. Ibnu Khuzaimah dari Salman al-Farisi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1009946061599513700?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1009946061599513700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/08/meraih-ampunan-di-bulan-romadhon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1009946061599513700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1009946061599513700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/08/meraih-ampunan-di-bulan-romadhon.html' title='Meraih Ampunan di Bulan Romadhon'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7204440341365355218</id><published>2010-07-03T14:41:00.000+07:00</published><updated>2010-07-03T14:43:55.807+07:00</updated><title type='text'>SELAMAT DATANG WAHAI GENERASI PENERUS BANGSA</title><content type='html'>“Berikanlah aku sepuluh pemuda, maka aku akan mengguncangkan dunia”&lt;br /&gt;(Soekarno)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat datang buat kawan-kawanku mahasiswa baru . Akhirnya sekarang temen-temen menyandang status baru yaitu Mahasiswa. Yang katanya mahasiswa itu orang-orang yang punya intelektualitas.Bener gak ya?.Yang pasti perlu temen-temen tau kalau mahasiswa itu berbeda dengan siswa. Khususnya dalam hal pola pikir, mahasiswa itu harus mampu berpikir dewasa dan ilmiah serta mandiri. Ya gak salah sih kalau banyak yang nyebut kalau mahasiswa sebagai pemimpin bangsa masa depan. Mahasiswa dituntut untuk menjadi Agent of Change atau agen perubahan. Maksudnya adalah mahasiswa adalah orang-orang yang terdepan untuk membawa perubahan ke arah lebih baik bagai bangsa ini. Wah berat juga ya peran mahasiswa selain untuk menuntut ilmu juga dituntut berperan aktif untuk untuk memperbaiki negeri ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah kebanyakan mahasiwa sekarang sudah menjalankan perannya sebagaimana mestinya?.Coba kita lihat kondisi mahasiswa sekarang. Masih banyak banyak dari mereka yang bergelut dalam hedonisme(mementingkan kehidupan duniawi) semata,seperti dugem, sex bebas,  narkoba, tawuran,dsb.Bagaimana negeri ini bisa berubah jika generasi penerusnya sudah tidak peduli lagi.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, marilah kita kembalikan hakekat mahasiswa itu sendiri sebagai generasi penggerak dan penerus bangsa. Jadikan kita sebagai generasi yang kontributif,generasi yang mampu memberikan suatu kebermanfaatan untuk bangsa ini juga generasi yang bermoral. Jangan sampai kita memiliki kompetensi yang bagus tapi tidak bermoral. Seperti yang terjadi di negeri ini,banyak orang-orang yang pintar tapi masih melakukan korupsi. Maka dari itu kita juga wajib punya akhlak dan moral yang baik pula.&lt;br /&gt;Dan terakhir,selamat berproses buat para kawan-kawan mahasiwa baru. Jadikan masa ini sebagai wahana aktualisasi kalian untuk kemajuan bangsa dan negara ini. Bangsa Indonesia kini berharap padamu.SUKSES!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Adityo D-&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7204440341365355218?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7204440341365355218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/07/selamat-datang-wahai-generasi-penerus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7204440341365355218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7204440341365355218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/07/selamat-datang-wahai-generasi-penerus.html' title='SELAMAT DATANG WAHAI GENERASI PENERUS BANGSA'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-23084625612158456</id><published>2010-06-19T09:36:00.002+07:00</published><updated>2010-06-19T09:44:36.216+07:00</updated><title type='text'>UJIAN MENTORING 2010                                                   Sabtu, 19 Juni 2010</title><content type='html'>UJIAN MENTORING 2010                                                   Sabtu, 19 Juni 2010&lt;br /&gt;1. Seorang Muslim/Muslimah adalah yang telah berikrar syahadat. Konsekuensi seperti apa dari syahadat yang telah diucapkan? Tolong jelaskan.&lt;br /&gt;2. Bagaimana Anda meneladani empat sifat Rasulullah saw dalam kehidupan sehari-hari, yaitu Amanah, Shiddiq, Fathonah dan Tabligh. Tolong jelaskan.&lt;br /&gt;3. Tunjukkan tajwid dari potongan ayat berikut {Qs. An-Naas 1-5}&lt;br /&gt;   ••     ••     ••      • ••     •   •     • ••  &lt;br /&gt;4. Sule dan Ipin adalah mahasiswa di sebuah perguruan tinggi. Sule adalah mahasiswa yang pintar secara akademik, sedangkan Ipin adalah mahasiswa yang akademiknya di bawah Sule. Satu minggu yang lalu, mereka mengikuti Ujian. Masing-masing dari mereka melaksanakan ujian dengan cara yang berbeda. Sule walaupun pintar secara akademik namun ia tetap tidak percaya diri mengerjakan soal, sehingga ia mengusahakan berbagai cara agar dapat memperoleh hasil ujian dengan nilai yang baik, bahkan ia pun berani mencontoh jawaban temannya. Sedangkan Ipin, dengan percaya diri melewati ujian dengan usahanya sendiri, ia mengejar nilai namun tidak berbuat curang. Berikut adalah hasil ujian untuk keduanya:&lt;br /&gt;a. Sule: mendapatkan nilai A&lt;br /&gt;b. Ipin: mendapatkan nilai B&lt;br /&gt;Bagaimana pendapat Anda tentang hal di atas? Hanya sekedar mendapatkan nilai atau keberkahan dalam proses?&lt;br /&gt;5. Di belahan bumi manapun setiap Muslim adalah bersaudara, termasuk di Palestina. Apa yang Anda ketahui tentang konflik Palestina dengan Israel? Tolong jelaskan dan bagaimana Anda menyikapinya?&lt;br /&gt;6. Program Mentoring akan segera berakhir. Apakah Anda berniat dan bersedia untuk mengikuti Mentoring Lanjutan? Dengan catatan bahwa Mentoring Lanjutan tersebut tidak akan mempengaruhi nilai akademik Anda? &lt;br /&gt;(jawaban yang Anda berikan pada soal no. 6 tidak akan berpengaruh pada nilai ujian mentoring kali ini)&lt;br /&gt;maaf Q.S An-Naas 1-5 tidak bisa terbaca di blog.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-23084625612158456?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/23084625612158456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/06/ujian-mentoring-2010-sabtu-19-juni-2010.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/23084625612158456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/23084625612158456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/06/ujian-mentoring-2010-sabtu-19-juni-2010.html' title='UJIAN MENTORING 2010                                                   Sabtu, 19 Juni 2010'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8756508498281556852</id><published>2010-06-14T11:25:00.003+07:00</published><updated>2010-06-14T21:30:23.124+07:00</updated><title type='text'>Kedudukan Al Qur’an Di Hati Muslim</title><content type='html'>Salah satu rahasia keajaiban para sahabat dalam berinteraksi dengan Al Qur’an adalah keimanan mereka kepada Allah, surga dan neraka-Nya, juga kepada janji-Nya, sehingga mereka melakukan sesuatu yang apabila dilihat oleh orang yang tak/tidak memahami latar belakang ini akan sulit menafsirkannya.&lt;br /&gt;          Seperti ketika mereka membaca tentang janji Allah buat orang-orang yang berjihad karena cinta kepada Allah, seorang sahabat yang bernama Umair bin Hamam sedang makan korma bertanya: wahai Rasulullah, “Dimana saya kalau saya mati dalam perang ini ? Rasululloh menjawab "Di sorga", berkatalah Umair : "Sungguh menunggu waktu masuk surga sampai  menghabiskan makan kurma tujuh biji ini adalah sangat lama”, dan akhirnya dibuanglah sisa kurma yang belum dimakan dan langsung memasuki pertempuran sampai menemui syahidnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;          Kondisi keimanan yang tinggi ini menjadi episode kehidupan mereka untuk menjadi bagian dari yang diceritakan oleh Allah dalam Al Qur’an, Hal itu seperti perhatian orang-orang Anshor terhadap orang-orang muhajirin atau perhatian mereka terhadap orang-orang yang lemah, seperti yang Allah ceritakan dalam surat Al Hasyr dimana Rasulullah kedatangan tamu dan beliau tidak memiliki sesuatu untuk menjamunya, akhirnya beliau tawarkan hal itu kepada sahabatnya, siapa yang bersedia membawa tamu beliau, dengan sepontan salah satu sahabat bersedia, tetapi ketika sampai rumah ternyata istrinya bilang bahwa tidak ada persediaan makanan kecuali makan malam anaknya, maka sahabat tadi memerintahkan istrinya agar mengeluarkan makanan tadi untuk tamunya dan mengeluarkan dua piring kemudian segera mematikan lampu ketika tamunya sedang makan, tamunya makan dan tuan rumah menampakkan seakan-akan ikut makan bersama, agar dia bisa makan dengan enak,  ketika sampai pagi hari sahabat tadi bertemu dengan rasul dan beliau bilang kalau Allah heran dengan apa dia lakukan, maka turunlah firman Allah ayat kesembilan dari surat al Hasyr.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8756508498281556852?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8756508498281556852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/06/kedudukan-al-quran-di-hati-muslim.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8756508498281556852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8756508498281556852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/06/kedudukan-al-quran-di-hati-muslim.html' title='Kedudukan Al Qur’an Di Hati Muslim'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4283958928534201144</id><published>2010-06-05T09:29:00.002+07:00</published><updated>2010-06-13T17:14:17.245+07:00</updated><title type='text'>KEUTAMAAN SHOLAT MALAM</title><content type='html'>Sholat malam adalah sohlat sunnah dua rakaat yang di lakukan di malam hari, hokum shalat malam (tahajjud) adalah sunnah mu’akkadah (yang di tekankan). Sedangkan waktu yang paling utama melaksanakan sholat malam adalah sepertiga malam terakhir. Meskipun begitu, sholat malam boleh dilakukan pada awal malam, pertengahan malam maupun di akhir malam.&lt;br /&gt;Sholat malam memiliki keutamaan yang besar, dan hal tersebut ditunjukan oleh hal-hal berikut:&lt;br /&gt;1. Begitu besar perhatian Nabi SAW terhadap sholat malam, sampai-sampai kedua telapak kaki beliau pecah-pecah karena melaksanakanya. Hal ini menunjukan bahwa Nabi SAW bersungguh-bersungguh melaksanakan sholat malam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Dsholat malam merupakan sebab utama masuknya seseorang masuk surga.&lt;br /&gt;Sabda Rasululloh: “ Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah kekerabatan dan shalatlah malam di saat manusia terlelap tidur, maka kalian akan masuk surge dengan selamat” 10.&lt;br /&gt;3. Sholat malam merupakan salah satu sebab yang dapat mengangkat derajat seseorang ke dalam kedudukan yang tinggi di surga.&lt;br /&gt;4. Orang-orang yang membiasakan sholat malam adalah orang-orang yang berbuat ihsan dan layak mendapatkan rahmat dari Alloh dan surga-Nya; karena mereka adalah orang-orang yang memiliki sifat sebagaimana disebutkan dalam firman Alloh SWT:&lt;br /&gt;“Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohonkan ampun (kepada Alloh).” ( Q.S. Adz-Dzariyat:17-18)&lt;br /&gt;5. Alloh memuji orang-orang yang suka melakukan sholat malam dan menggolongkanya termasuk hamba-hamba-Nya yang baik dan hamba-hamba Alloh yang Maha Penyayang.&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang melalui malam hari dengan bersujjud dan berdiri untuk Rabb mereka.” (Q.S. Al-Fuqan:64)&lt;br /&gt;6. Alloh menyatakan bahwa orang-orang yang suka melaksanakan sholat malam adalah orang-orang yang memiliki keimanan yang sempurna.&lt;br /&gt;7. Alloh menafikan adanya persamaan antara mereka (yang suka melaksanakan sholat malam) dengan selain mereka.&lt;br /&gt;8. Sholat malam adalah penghapus kesalahan dan pencegah terjadinya perbuatan dosa.&lt;br /&gt;9. Sholat malam adalah sholat yang paling utama setelah sholat wajib (lima waktu); sebagaimana yang di jelaskan dalam hadist: “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulanya Alloh, yaitu bulan Muharram. Sedangkan sholat yang paling utama setelah sholat wajib (lima waktu) adalah sholat malam. (HR. Abu Hurairah).&lt;br /&gt;10. Kemuliaan orang-orang yang beriman terletak di dalam sholat malam.&lt;br /&gt;11. Sholat malam membuat iri orang lain yang tidak melaksanakanya terhadap orang yang suka melaksanakanya; karena begitu besarnya pahala yang dicurahkan kepada orang yang melaksanakanya, yaitu lebih baik dari dunia seisinya.&lt;br /&gt;12. Membaca Al-Qur’an dalam sholat malam merupakan keberuntungan yang besar.&lt;br /&gt;Sumber: buku Tahajjud seperti Nabi (oleh DR. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qathani)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4283958928534201144?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4283958928534201144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/06/keutamaan-sholat-malam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4283958928534201144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4283958928534201144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/06/keutamaan-sholat-malam.html' title='KEUTAMAAN SHOLAT MALAM'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7722997194135668653</id><published>2010-06-05T09:17:00.001+07:00</published><updated>2010-06-05T09:19:56.337+07:00</updated><title type='text'>Tips Agar Mudah Sholat Malam</title><content type='html'>1. Mengetahui keutamaan sholat malam dan kedudukan orang yang suka melaksanakan shlat malam di hadapan Alloh Ta’ala. Orang-orang yang suka melaksanakan sholat malam akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat, salah satu dianataranya adalah surga.&lt;br /&gt;2. Mengetahui tipu daya syeitan, &lt;br /&gt;ketahuilah sesungguhnya setan senantiasa membujuk dan menakut-takuti seseorang agar dia tidak melaksanakan sholat malam sama sekali.&lt;br /&gt;3. Tidak panjang angan-angan dan mengingat kematian.&lt;br /&gt;Sesungguhnya, banyak mengingat kematian dan tidak panjang angan-angan, akan mendorong kita untuk beramal dan menyingkirkan rasa malas dari diri kita.&lt;br /&gt;4. Mempergunakan waktu sehat dan luang denagan baik, sehingga tetap ditulisnya pahala dari amalan yang biasa dia lakukan, ketika dia berhalangan melakukanya.&lt;br /&gt;5. Berusaha keras untuk tidur dengan segera, sehingga memiliki kekuatan dan semangat untuk sholat malam dan sholat shubuh.&lt;br /&gt;6. Berusaha keras untuk memperhatikan adab-adab tidur, yaitu tidur dalam keadaan suci.&lt;br /&gt;7. Melakukan berbagai usaha lain yang dapat membantu terlaksanakanya sholat malam, seperti jangan membuat lelah tubuh dengan banyak beraktivitas yang tidak berguna di siang hari.&lt;br /&gt;Sumber: buku Tahajjud seperti Nabi (oleh DR. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qathani)&lt;br /&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7722997194135668653?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7722997194135668653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/06/tips-agar-mudah-sholat-malam.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7722997194135668653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7722997194135668653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/06/tips-agar-mudah-sholat-malam.html' title='Tips Agar Mudah Sholat Malam'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6842975487309601869</id><published>2010-05-21T11:30:00.001+07:00</published><updated>2010-06-13T17:23:30.943+07:00</updated><title type='text'>Berhias Diri dengan Akhlak yang Baik .</title><content type='html'>Oleh: Abu Halimah (10.12.83.60 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, menghiasi diri dengan akhlak yang baik termasuk unsur-unsur ketakwaan, dan tidak sempurna ketakwaan seseorang itu kecuali dengan akhlak yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman:“…(Surga itu) disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali Imron: 133-134) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat yang mulia ini Allah Subhanahu wa Ta’ala menganggap bahwa bergaul dengan manusia dengan akhlak yang baik termasuk pilar-pilar ketakwaan. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa keutamaan akhlak yang baik itu ? .&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, diantara keutamaannya adalah : .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama : Akhlak yang baik termasuk tanda kesempurnaan iman seseorang, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam: “Orang-orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shohihul Jami’, No. 1241) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua : Dengan akhlak yang baik, seorang hamba akan bisa mencapai derajat orang-orang yang dekat dengan Allah Ta’ala, sebagaimana penjelasan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabda beliau: ”Sesungguhnya seorang mukmin dengan akhlaknya yang baik bisa mencapai derajat orang yang berpuasa dan qiyamul lail.” (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’, No. 1937) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga : Akhlak yang baik bisa menambah berat amal kebaikan seorang hamba di hari kiamat, sebagaimana sabda beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Tidak ada sesuatu yang lebih berat ketika diletakkan di timbangan amal (di hari akhir) selain akhlak yang baik.” (Shahihul Jami’, No. 5602) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat : Akhlak yang baik merupakan sebab yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga. Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah ketika ditanya tentang apa yang bisa memasukkan manusia ke dalam surga. Beliau menjawab: “Bertakwa kepada Allah dan akhlak yang baik.” (Riyadhus Shalihin) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud akhlak yang baik itu ? .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Hasan Al-Bashri berkata : “Akhlak yang baik diantaranya: menghormati, membantu dan menolong.” Ibnul Mubarak berkata: “Akhlak yang baik adalah: “berwajah cerah, melakukan yang ma’ruf dan menahan kejelekan (gangguan).” Imam Ahmad bin Hambal berkata: “Akhlak yang baik adalah jangan marah dan dengki.” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam Muhammad bin Nashr mengatakan: “Sebagian ulama berkata: Akhlak yang baik adalah menahan marah karena Allah, menampakkan wajah yang cerah berseri kecuali kepada ahlul bid’ah dan orang-orang yang banyak berdosa, memaafkan orang yang salah kecuali dengan maksud untuk memberi pelajaran, melaksanakan hukuman (sesuai syari’at Islam) dan melindungi setiap muslim dan orang kafir yang terikat janji dengan orang Islam kecuali untuk mengingkari kemungkaran, mencegah kedzaliman terhadap orang yang lemah tanpa melampaui batas.”(Iqadhul Himam, hal. 279) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana memperbaiki akhlak seorang hamba ? .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhlak seorang hamba itu bisa baik bila mengikuti jalannya (sunnahnya) Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, sebab beliaulah orang yang terbaik akhlaknya. Allah Ta’ala berfirman: “Dan sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (Al-Qalam: 4). Allah Ta’ala juga menegaskan: “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian, (yakni) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (datangnya) hari kiamat, dan dia banyak menyebut Allah.” (Al-Ahzab: 21) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sudah selayaknya bagi setiap muslim mempelajari riwayat hidupnya dari setiap sisi kehidupan beliau (secara menyeluruh), yakni bagaimana beliau beradab dihadapan Rabbnya, kelurganya, sahabatnya dan terhadap orang-orang non muslim. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk mempelajari itu semua adalah sering duduk (bergaul) dengan orang-orang yang bertakwa. Sebab seseorang itu akan terpengaruh dengan teman duduknya. Nabi bersabda: “Seseorang itu dilihat dari agama teman dekatnya. Karena itu lihatlah siapa teman dekatnya.”(HR Tirmidzi) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian wajib juga bagi setiap muslim untuk menjauhi orang yang jelek akhlaknya. Mudah-mudahan dengan begitu kita termasuk hamba-hamba Allah yang menghiasi diri kita dengan akhlak yang baik. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu waliyyut taufiq. . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Ustadz Abu Hamzah Yusuf / www.salafy.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6842975487309601869?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6842975487309601869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/05/berhias-diri-dengan-akhlak-yang-baik.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6842975487309601869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6842975487309601869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/05/berhias-diri-dengan-akhlak-yang-baik.html' title='Berhias Diri dengan Akhlak yang Baik .'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1570079633096395812</id><published>2010-05-14T15:25:00.002+07:00</published><updated>2010-06-13T17:28:31.581+07:00</updated><title type='text'>Aku Ingin Berjuang</title><content type='html'>Aku ingin Berjuang&lt;br /&gt;Seorang pemuda belia dari kabilah Aslam sedang termenung sendirian agaknya dia sedang sibuk memikirkan sesuatu yang membebani hatinya. Pemuda itu bertubuh kuat, gagah, penuh gairah untuk menghadapi masa depan yang penuh berbagai tantangan. Badannya tegap dan kuat, sanggup untuk dihadapkan pada perjuangan seperti yang sedang dilakukan oleh yang lain, jihad fisabilillah.&lt;br /&gt;Adakah jalan yang lebih afdol dan lebih mulia dari jihad?&lt;span class="fullpost"&gt;Rasa-rasanya tidak ada. Sebab itulah satu-satunya jalan jika memang benar-benar telah menjadi tujuan dan niat suci untuk mencari restu dan ridho Allah Swt.&lt;br /&gt;"Demi Allah, inilah satu kesempatan yang sangat baik", kata hati pemuda itu. Yah, sebab di sana, serombongan kaum muslimin sedang bersiap menuju juang jihad. Sebagian sudah berangkat, sebagian lagi baru datang, dan akan segera berangkat. Semuanya menampakan wajah yang senang, pasrah, dan tenang dengan satu iman yang mendalam. Wajah-wajah mereka membayangkan suatu keyakinan penuh, bahwa sebelum ajal berpantang mati. Maut akan menimpa di mana pun kita berada. Yakin bahwa umur itu satu. Kapan akan sampai batasnya, hanya Allah yang tahu. Bagaimana sebab dan kejadiannya, takdir Allah yang menentukan.&lt;br /&gt;Maut, adalah sesuatu yang tak dapat dihindari manusia. Dia pasti datang menjemput manusia. Entah di saat manusia sedang duduk, diam di rumah, atau mungkin berada dalam perlindungan benteng yang kokoh, mungkin pula sedang bersembunyi di tempat persembunyiannya, di gua yang gelap, di jalan raya yang ramai, ataukah di medan peperangan. Bahkan bukan mustahil maut akan menjemput kala manusia sedang tidur, di atas tempat tidurnya. Semua itu hanya Allah yang berkuasa, dan berkehendak atasNya.&lt;br /&gt;Menunggu kedatangan maut memang masa-masa yang paling mendebarkan jiwa. Betapa tidak? Hanya sendirilah yang dapat dibawa menghadap Penguasa yang Esa kelak. Medan juang jihad tersedia bagi mereka yang kuat. Penuh keberanian dan keikhlasan mencari ridho Allah semata. Mereka yang berjiwa suci di tengah-tengah tubuh yang perkasa. Angan-angan ikhlas yang disertai hati yang bersih. Memang, saat itu keberanian telah menjiwai setiap kalbu kaum muslimin. Panggilan dan dengungan untuk jihad merupakan angan-angan dan tujuan harapan mereka. Mereka yakin, dibalik hiruk-pikuknya peperangan Allah telah menjanjikan imbalan yang setimpal baginya. Selain dengan itu dia dapat membersihkan jiwanya dari berbagai noda. Baik itu berupa noda-noda aqidah, niat-niat jahat, berbagi dosa perbuatan ataupun kekotoran muamalah yang lain. Pengorbanan mereka yang mulia itu menunjukan kepribadian yang baik dan luhur. Semua sesuai dengan ajaran agama yang murni. Pantas menjadi contoh dan teladan, bahkan sebagai mercusuar yang menerangi dunia dan isi alam semesta.&lt;br /&gt;Itulah renungan hati pemuda Aslam yang gagah itu. Sepenuh hati dia berkata seolah kepada diri sendiri. "Harus! Harus dan mesti aku berbuat sesuatu. Jangan kemiskinan dan kefakiran ini menjadi hambatan dan penghalang mencapai tujuanku."&lt;br /&gt;Mantap, penuh keyakinan dan semangat yang tinggi pemuda tersebut ini menggabungkan diri dengan pasukan kaum muslimin. Usia pemuda itu memang masih belia, namun cara berfikir dan jiwanya cukup matang, kemauannya keras, ketangkasan dan kelincahan menjadi jaminan kegesitannya di medan juang. Namun mengapa pemuda yang begitu bersemangat itu tak dapat ikut serta dalam barisan pejuang? Sebabnya hanya satu. Dia tidak mempunyai bekal dan senjata apa-apa yang dapat dipakainya untuk berperang karena kemiskinan dan kefakirannya. Sebab, pikirnya, tidak mungkin untuk terjun ke medan perjuangan tanpa senjata apapun. Tanpa senjata dia tidak mampu melakukan apapun. Bahkan dia tidak akan berfungsi apa-apa. Mungkin untuk menyelamatkan diri saja, dia tidak mampu.&lt;br /&gt;Inilah yang menjadikan pemuda itu berfikir panjang lebar. Otaknya bekerja keras agar hasratnya yang besar berjuang dapat tercapai.&lt;br /&gt;Setelah tidak juga dicapainya pemecahan, dia pergi menghadap Rasulullah Saw. Diceritakan semua keadaan dan penderitaan serta keinginannya yang besar. Dia memang miskin, fakir dan menderita, namun dia tidak mengharapkan apa-apa dari keikutsertaannya berjuang. Dikatakannya kepada Rasulullah, bahwa dia tidak meminta berbagai pendekatan duniawi kepada Rasulullah. Dia hanya menginginkan bagaimana caranya agar dia dapat masuk barisan mujahid. Mendengar hal demikian, Rasulullah bertanya, setelah dengan cermat meneliti dan memandang pemuda tersebut: "Hai pemuda, sebenarnya apa yang engkau katakan itu dan apa pula yang engkau harapkan?".&lt;br /&gt;"Saya ingin berjuang, ya Rasulullah!" jawab pemuda itu. "Lalu apa yang menghalangimu untuk melakukan itu?", tanya Rasulullah Saw. "Saya tidak mempunyai perbekalan apa-apa untuk persiapan perjuangan itu, ya Rasulullah", jawab pemuda tersebut terus terang. Alangkah tercengangnya Rasulullah mendengar jawaban itu. Cermat diawasinya wajah pemuda tersebut. Wajah yang berseri-seri, tanpa ragu dan penuh keberanian menghadap maut, sementara di sana banyak kaum munafikin yang hatinya takut dan gentar apabila terdengar panggilan seruan untuk berjuang jihad.&lt;br /&gt;Demi Allah! Jauh benar perbedaan pemuda itu dengan para munafikin di sana. Kaum munafikin yang dihinggapi rasa rendah diri, selalu mementingkan diri-sendiri. Mereka tidak suka dan tidak mau memikul beban dan tanggung jawab demi kebenaran yang hakiki. Kaum yang tidak senang hidup dalam alam kedamaian dan ketentraman dalam ajaran agama yang benar. Mereka lebih suka berada dalam hidup dan suasana kegelapan dan kekalutan. Ibarat kuman-kuman kotor, yang hidupnya hanya untuk mengacau dan menghancurkan apa saja. &lt;br /&gt;Benar, kaum muslimin sangat memerlukan jiwa yang besar penuh keyakinan, dan juga keberanian yang mantap. Sepantasnya pemuda seperti dari kabilah Aslam itu mendapat segala keperluan serta keinginannya untuk melaksanakan hasrat cita-cita keinginan itu. Rasulullah Saw. akhirnya berkata kepada pemuda Aslam tersebut, "Pergilah engkau kepada si Fulan! Dia yang sebenarnya sudah siap lengkap dengan peralatan berperang tapi tidak jadi berangkat karena sakit. Nah pergilah kepadanya dan mintalah perlengkapan yang ada padanya."&lt;br /&gt;Pemuda itu pun bergegas menemui orang yang ditunjukan Rasulullah tadi. Katanya kepada si Fulan: "Rasulullah Saw. menyampaikan salam padamu juga pesan. Beliau berpesan agar perlengkapan perang yang engkau miliki yang tidak jadi engkau pakai pergi berperang agar diserahkan kepadaku." Orang yang tidak jadi berperang itu penuh hormat menjalankan perintah Rasulullah Saw. sambil mengucapkan: "Selamat datang wahai utusan Rasulullah! Saya hormati dan taati segala perintah Rasulullah Saw."&lt;br /&gt;Segera dia menyuruh istrinya untuk mengambil pakaian dan peralatan perang yang tidak jadi dipakainya. Diserahkan semua itu pada pemuda kabilah Aslam. Sambil mengucapkan terima kasih pemuda tersebut menerima perlengkapan itu. Sebelum dia berangkat dan meninggalkan rumah itu, pemuda tersebut sempat berucap: "Terima kasih sebesar-besarnya. Anda telah menghilangkan seluruh duka dan keputusasaanku. Bagimu pahala Allah yang besar tiada taranya. Terima kasih."&lt;br /&gt;Pemuda suku Aslam itu kemudian keluar dengan riang. Wajahnya bersinar gembira. Dengan berlari-lari dia meninggalkan rumah orang yang tidak jadi berperang itu. Di tengah jalan pemuda tersebut bertemu dengan salah satu temannya yang keheranan dan bengong.&lt;br /&gt;Tanyanya: "Hai, hendak kemana engkau?", "Aku akan menuju janntul firdaus yang selebar langit dan bumi", jawab pemuda itu dengan singkat dan tepat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1570079633096395812?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1570079633096395812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/05/aku-ingin-berjuang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1570079633096395812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1570079633096395812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/05/aku-ingin-berjuang.html' title='Aku Ingin Berjuang'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-2829253220064823287</id><published>2010-05-14T15:23:00.001+07:00</published><updated>2010-05-14T15:24:27.094+07:00</updated><title type='text'>Boikot Produk Israel</title><content type='html'>“Ih, panas-panas gini ngapain sih mereka capek-capek ngasih bunga  dan leaflet di pinggir jalan kaya gitu!” ucap Gita sambil mengipas-ngipas menggunakan leaflet dan memandang sekelompok mahasiswa yang sedang memberikan bunga  pada pengguna jalan. &lt;br /&gt;“Yee..si Gita, kuper banget sih, ini tuh salah satu aksi solidaritas mereka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita, muslim di Palestin,”bela Tika sambil menepuk lembut bahu Gita, sahabatnya dari SMP hingga kuliah di Universitas yang sama dan di jurusan yang sama pula.&lt;br /&gt;“Oo..Palestina ya..itu kenapa sih koq konflik antara Palestina dan Israel ga selesai-selesai ?” tanya Gita penasaran. &lt;br /&gt;“Makanya dibaca tuh leaflet! Malah dijadiin kipas! Lagi mentoring pekan kemarin kan udah dibahas sama mba Anis, sejarah tentang konflik berdarah antara pejuang Palestin dengan zionis Israel, masa lupa ta,” kata Tika sambil merapikan letak bros kupu-kupu di jilbab birunya.&lt;br /&gt;“Mentoring kemarin aku ga dateng Tika hehe..,”Jawab Gita sambil nyengir kuda dan menunjukkan angka 2 di tangan kanan dan kirinya, pertanda damai ga mau ribut soal bolos mentoring.&lt;br /&gt;“ Nyesel kamu ga dateng mentoring kemarin, pengetahuan dan wawasan kita bertambah banyak tau. Dan ternyata tanpa kita sadari, kita juga mendukung Israel yang telah membantai penduduk Palestina,”kata Tika bersemangat.&lt;br /&gt;“Loh koq bisa?”tanya Gita heran.&lt;br /&gt;“Coba deh kamu liat merk-merk keperluan pribadi kamu, seperti sabun mandi, pasta gigi, sampo, deterjen, bedak, dll. Lihat produsennya siapa? saham dan perusahaannya milik siapa? Kemudian belum makanannya dari yang cepat saji, merk kecap, bumbu dapur, hingga sabun pencuci piring pun produsennya adalah milik asing, Inggris, Amerika, dan Israel. Mereka adalah penyokong dana terbesar untuk perampasan tanah negeri Palestin. Negeri, tempat para Nabi diturunkan untuk menyebarkan agama Islam, agama yang di ridhai Allah. Dan kalau kita membeli barang-barang milik mereka, berarti kita juga menyumbang dana untuk aksi pembantaian oleh zionis Israel, makanya kita boikot tuh barang-barang milik Amerika dan sekutunya,”jelas Tika berapi-api.&lt;br /&gt;“Oo..”Gita ber O panjang pertanda mengerti semua perkataan sahabatnya itu. “Tapi tik, kalau bukan pake merk itu, aku pake merk yang mana? Aku udah cocok sama merk itu dan kualitasnya pun memang bagus, gimana dong?”tanya Gita protes.&lt;br /&gt;“Kan banyak barang substitusi lainnya ta..dan kalau diniatkan Insya Allah barang substitusi itu lebih bagus koq karena membawa berkah dan uang kita tidak jatuh ke Amerika dkk. Kalau aku sih ngeri ajah ta, setiap rupiah yang aku keluarkan sama saja dengan membeli peluru-peluru yang akan ditembakkan ke saudara-saudara kita di Palestin. Dan pasukan Israel itu kalau nyerang ga pandang bulu, anak kecil, perempuan, dan lansia pun tetap dibantai,”jelas Tika.&lt;br /&gt;“Iya deh, mulai sekarang aku akan memboikot produk-produk milik Israel dan akan lebih selektif dalam memilih barang. Aku pun ga mau kalau setiap rupiah yang ku keluarkan sama dengan linangan air mata kesedihan penduduk Palestin yang kehilangan sanak saudaranya dan kehilangan tanah yang selama ini mereka tempati. Karena setiap muslim itu bagaikan satu tubuh, bila yang satu sakit maka bagian tubuh lainnya pun akan merasakannya, betul kan hadist itu?”tanya Gita.&lt;br /&gt;“Iya betul, wah kamu hebat ta, tau dari mana hadist itu?”tanya Tika.&lt;br /&gt;“Semalam aku dapat sms tausiyah dari mba Anis, beliau menanyakan keabsenanku saat mentoring kemarin, difikirnya aku sakit hehe..”jawab Gita.&lt;br /&gt;“Dasar kamu! Eh, btw ni ada dosennya ga sih? Udah 20 menit kita nunggu, kalo kelasnya kosong aku mo ikut bantu mba Anis nyebarin bunga dan leaflet,“kata Tika bersemangat.&lt;br /&gt;“Eh, aku juga ikut dong, aku mau minta maaf ke mba Anis karena kemarin bolos mentoring dengan alasan yang ga syar’i,”kata Gita yang sudah bangkit dari tempat duduknya dan mendampingi langkah Tika.&lt;br /&gt;“Emang ke mana kamu?koq tumben bolos,”tanya Tika penasaran.&lt;br /&gt;“Ketiduran hehe..”&lt;br /&gt;“Capede”.          dhevrina&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-2829253220064823287?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/2829253220064823287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/05/boikot-produk-israel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2829253220064823287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2829253220064823287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/05/boikot-produk-israel.html' title='Boikot Produk Israel'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-9177267895202148426</id><published>2010-05-05T10:51:00.000+07:00</published><updated>2010-05-05T10:54:31.596+07:00</updated><title type='text'>Ibu oh ibuku</title><content type='html'>Ringkih dan renta karena ditelan usia, namun tampak tegar dan bahagia. Ikhlas, memancarkan selaksa cinta penuh makna yang membias dari guratan keriput di wajah. Tiada yang berubah sejak saat dalam buaian, hingga sekarang mahkota putih tampak anggun menghiasinya. Dekapannya pun tak berubah, luruh memberikan kenyamanan dan kehangatan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jemari itu memang tak lagi lentik, namun selalu fasih menyulam kata pinta, membaluri sekujur tubuh dengan do'a-do'a. Kaki tampak payah, tak mampu menopang tubuhnya. Telapak tempat surga itu pun penuh bekas darah bernanah, simbol perjuangan menapak sulitnya kehidupan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ibunda...&lt;br /&gt;Adakah saat ini kita trenyuh mengenangkannya? Ia adalah sebuah anugerah terindah yang dimiliki setiap manusia. Sejak dalam rahim, betapa cinta itu tak putus-putusnya mengalirkan kasih yang tak bertepi.Hingga kerelaan, keikhlasan dan kesabaran selama 9 bulan pun bagai menuai pahala seorang prajurit yang sedang berpuasa, namun tetap berperang di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Polesannya adalah warna dasar pada diri kita. Menggores sebuah kanvas putih nan suci, hingga tercipta lukisan Yahudi, Musyrik atau Nasrani. Namun, goresan yang diselimuti untaian ayat suci Al Qur'an, dzikir, tasbih serta tahmid, tentu akan melahirkan syakhsiyah Islamiyah (kepribadian Islam) pada jiwa. Ibunda pun berharap tercipta jundullah (tentara Allah) dari sebuah madrasah keluarga.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selaksa cinta ibunda yang dibaluri tsaqofah Islamiyah (wawasan keislaman) telah menyemai banyak pahlawan Islam. Teladan Asma' binti Abu Bakar Ash-Shidiq melahirkan pahlawan Abdullah bin Zubair, yang dengan cintanya masih berdoa agar dirinya tidak mati sebelum mengurus jenazah anaknya yang disalib Hajaj bin Yusuf, antek Bani Umaiyah. Polesan warna seorang ibunda, Al Khansa, melahirkan putra-putra kebanggaan Islam yang berani dan luhur akhlaqnya, hingga satu persatu syahid pada perang Qodisyiah. Di sela kesedihannya, ibunda masih berucap, "Alhamdulillah... Allah telah mengutamakan dan memberikan karunia padaku dengan kematian anak-anakku sebagai syuhada. Aku berharap semoga Allah mengumpulkan aku dengan mereka dalam rahmat-Nya kelak."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Banyak... sungguh teramat banyak cinta ibunda yang melahirkan kisah-kisah teladan. Yatim seorang anak pun tidaklah menghalangi ibunda untuk merangkai sejarah dengan tinta emas, terbukti dengan mekar harumnya para mujtahid Imam Abu Hanifah, Imam Syafi'i, Imam Ahmad bin Hambal serta Imam Bukhari. Didikan ibunda mereka telah mampu mendidiknya hingga menjadi anak-anak yang gemar menuntut ilmu tanpa kenal lelah, bahkan mandiri dalam kemiskinan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin dilahirkan dari rahim seorang perempuan biasa. Bahkan kita pun tidak dilahirkan untuk menjadi seorang pahlawan. Namun, ibunda kita dan mereka adalah sama, sebuah anugerah terindah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saat dewasa, tapak kaki telah kuat menjejak tanah dan tangan pun terkepal ke angkasa, masihkah selalu ingat ibunda? Cita-cita telah tergenggam di tangan, popularitas, kemewahan hingga dunia pun telah takluk menyerah kalah, tunduk karena ketekunan, jerih payah serta kerja keras tiada hentinya. Haruskah sombong dan angkuh hingga kata-kata menyakitkan begitu gampang terlontar?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Duhai jiwa,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sekiranya engkau sadar bahwa tanpa do'a ibunda, niscaya semua masih angan-angan belaka.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Astaghfirullah... ampuni diri ini ya Allah. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Duhai ibunda...&lt;br /&gt;Maafkan jika mata ini pernah sinis memandang, dan lidah yang pernah terucap kata makian hingga membuat luka hatimu. Maafkanlah pula kalau kesibukan menghalangi untaian do'a terhatur untukmu. Ampuni diri ananda yang tak pernah bisa membahagiakanmu, ibunda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sungguh, jiwa dan jasad ini ingin terbang ke angkasa lalu luruh di pangkuan, mendekap tubuh sepuh, serta menangis di pangkuanmu. Hingga terhapuskan kerinduan dalam riak anak-anak sungai di ujung mata. Rengkuhlah ananda dengan belai kasih sayangmu bagai masa kecil dulu. Mengenangkan indahnya setiap detik dalam rahimmu dan hangatnya dekapanmu. Buailah dengan do'a-do'a hingga ananda pun lelap tertidur di sampingmu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Duhai ibunda...&lt;br /&gt;Keindahan dunia tak akan tergantikan dengan keindahan dirimu.Sorak-sorai pesona dunia pun tak dapat menggantikan gemuruh haru detak jantung saat engkau memelukku. Indah... semua begitu indah dalam alunan cintamu, menelisik lembut, membasahi lorong hati dan jiwa yang rindu kasih sayangmu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Duhai ibunda...&lt;br /&gt;Bukakanlah pintu ridhomu, hingga Allah pun meridhoiku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wallahua'lam bi showab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;*IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA* &lt;br /&gt;Al-Hubb Fillah wa Lillah, &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Abu Aufa [ferryhadary@yahoo.com]&lt;br /&gt;(Tanpa sadar menitikkan airmata saat menulis tausyiah ini)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-9177267895202148426?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/9177267895202148426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/05/ibu-oh-ibuku.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/9177267895202148426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/9177267895202148426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/05/ibu-oh-ibuku.html' title='Ibu oh ibuku'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-343397694252210441</id><published>2010-04-22T14:58:00.002+07:00</published><updated>2010-04-22T15:03:19.249+07:00</updated><title type='text'>PACARAN = PERCOBAAN TINDAK PIDANA PERZINAHAN ???</title><content type='html'>“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk menjalankan hukum Alloh, jika kamu beriman kepada Alloh dan Hari Akhir, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.” (QS An Nuur:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak di kampus, tidak di kantor, tidak di pertokoan, tidak di bus, tidak di kereta api, lebih-lebih di tempat-tempat hiburan dengan mudah kita akan temukan dua sejoli yang belum terikat tali pernikahan asyik berduaan, bergandengan tangan bahkan berpelukan mesra. Kadang kita menjadi kikuk karenanya. Mau ditegur jadi ribut. Tidak ditegur merusak pandangan. Akibatnya perjalanan kita menjadi tidak nyaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pacaran. Salah satu budaya sekaligus gaya hidup kaum muda Indonesia. Dengan alasan penjajakan pra nikah, berbagai carapun dilakukannya. Yang penting katanya “Tidak MBA (Married By Accident”. Meskipun realitas membuktikan tidak sedikit para remaja yang hamil sebelum nikah. Dan telah melakukan hubungan badan sesama lawan jenisnya.&lt;br /&gt;Bagaimana pandangan Ibnu Qoyyim tentang hal ini ? Kata Ibnu Qoyyim, " Hubungan intim tanpa pernikahan adalah haram dan merusak cinta. Malah, cinta diantara keduanya akan berakhir dengan sikap saling membenci dan bermusuhan. Karena bila keduanya telah merasakan kenikmatan dan cita rasa cinta, tidak boleh tidak akan timbul keinginan lain yang tidak diperoleh sebelumnya. " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-343397694252210441?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/343397694252210441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/04/pacaran-percobaan-tindak-pidana.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/343397694252210441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/343397694252210441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/04/pacaran-percobaan-tindak-pidana.html' title='PACARAN = PERCOBAAN TINDAK PIDANA PERZINAHAN ???'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4335034428514750731</id><published>2010-04-03T14:39:00.002+07:00</published><updated>2010-04-03T14:42:40.685+07:00</updated><title type='text'>Kenali Diri</title><content type='html'>Pernahkah Anda merenungkan siapa sebenarnya diri Anda? Pernahkah terpikir dalam diri Anda: dari mana Anda, hendak kemana tujuan Anda, dan untuk apa Anda hidup di dunia in?&lt;br /&gt;Orang yang ma’rifat akan bisa menemukan jawabanya seprti yang dikatakan Sayyidina Ali karamallahu wajhah “ Barangsiapa mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhanya.”&lt;br /&gt;Alloh telah memberikan fasilitas berupa ayat kauniyah di alam semesta ini dan ayat qauliyah yang diwahyukan kepada Nabi dan Rasull-Nya.&lt;br /&gt;Di dalam ayat kauliyah-Nya Alloh menyebut manusia dengan 3 istilah:&lt;br /&gt;1. Al-Insan&lt;br /&gt;Yakni jati dir manusia sebagaimana dipaparkan dalam surat Al-Hujurat:13&lt;br /&gt;2. An-Naas&lt;br /&gt;Adalah fungsionalisasi manusia untuk melakukan misi tauhidullah, pengibadahan secara total kepada Alloh. (Q.S An-Naas:1-3)&lt;br /&gt;3. Al-Basyariyah&lt;br /&gt;Yakni wujud keberadaan penciptaan manusia dari tanah kering yang berasal dari lumpur hitam yang dibentuk, lalu Alloh menyempurnakanya dengan meniup ruh ke dalamnya. &lt;br /&gt;(Q.S Al-Hijr:28-29)&lt;br /&gt;sumber:Tarbiyah Dzatiyah, oleh:Solkhin Abu 'Izzudin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4335034428514750731?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4335034428514750731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/04/kenali-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4335034428514750731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4335034428514750731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/04/kenali-diri.html' title='Kenali Diri'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-2169493322117421170</id><published>2010-03-27T12:37:00.001+07:00</published><updated>2010-03-27T12:39:55.413+07:00</updated><title type='text'>SEPULUH KIAT MERAIH KEBAHAGIAAN</title><content type='html'>Seorang pakar psikologi Amerika bernama D. Dicks mengatakan bahwa kehidupan yang bahagia adalah seni yang indah. Ia mempunyai sepuluh point sasaran, Yaitu:&lt;br /&gt;1. Biasakanlah diri Anda melakukan pekerjaan yang Anda sukai, jika pekerjaan itu tidak mudah Anda lakukan, isilah waktu-waktu senggang Anda untuk menyalurkan hobi yang paling Anda sukai, kemudian dalamilah ia.&lt;br /&gt;2. Perhatikanlah kesehatan fisik, karena sesungguhnya kesehatan fisik adalah jiwa kebahagiaan, yaitu dengan mengatur pola makan dan minum tanpa berlebihan, membiasakan olah raga, dan menjauhi kebiasaan buruk dan merugikan.&lt;br /&gt;3. Hendaklah Anda mempunyai sasaran dalam hidup Anda, karena sesungguhnya hal tersebut akan membangkitkan gairah dan semangat Anda.&lt;br /&gt;4. Jalani hidup menurut apa adanya dan terimalah segala sesuatunya, baik yang manis maupun yang pahit, dengan hati yang lapang.&lt;br /&gt;5. Hayati hidup yang sedang dijalani; jangan menyesali hal yang sudah berlalu; dab jangan pula memusingkan hari esok yang belum tiba.&lt;br /&gt;6. Gunakanlah pikiran Anda sebelum melakukan pekerjaan apapun atau keputusan apapun, agar kelak tidak menela orang lain atas keputusan Anda dan apa yang bakal Anda peroleh nanti.&lt;br /&gt;7. Senantiasalah memandang orang yang ada di bawah Anda.&lt;br /&gt;8. Biasakanlah diri Anda untuk murah senyum, berjiwa periang, dan berteman dengan orang-orang yang optimis.&lt;br /&gt;9. Hendaklah Anda berbuat untuk membahagiakan orang lain agar beroleh harumnya kebahagiaan.&lt;br /&gt;10. Pergunakanlah berbagai kesempatan yang cerah lagi indah dan anggaplah itu sebagai terminal keharusan bagi kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmatilah hari ini dan berpeganglah padanya.&lt;br /&gt;Carilah faktor yang dapat mencegah terjadinya hal yang menyakitkan sebelum ia menimpa diri Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Jadilah Wanita yang Paling Bahagia karya Dr. Aidh bin Abdullah Al-Qarni&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-2169493322117421170?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/2169493322117421170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/03/sepuluh-kiat-meraih-kebahagiaan_27.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2169493322117421170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2169493322117421170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/03/sepuluh-kiat-meraih-kebahagiaan_27.html' title='SEPULUH KIAT MERAIH KEBAHAGIAAN'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-2126811141273865839</id><published>2010-03-25T16:12:00.000+07:00</published><updated>2010-03-25T16:13:23.891+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-2126811141273865839?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/2126811141273865839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/03/blog-post.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2126811141273865839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2126811141273865839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/03/blog-post.html' title=''/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-5462532367492821962</id><published>2010-03-08T21:12:00.003+07:00</published><updated>2010-03-08T21:22:38.583+07:00</updated><title type='text'>Tujuh Wasiat Rosululloh SAW</title><content type='html'>Dari abu Dzar, ia berkata, Kekasihku (Rosululloh SAW) telah memerintahkan tujuh wasiat kepadaku: 1) Dia memerintahkan supaya aku mencintai para fakir miskin dan selalu dekat dengan mereka. 2) Dia memerintahkan supaya aku melihat orang yang ada dibawahku dan aku agar tidak melihat orang yang ada diatasku. 3) Dia memerintahkan agar aku menyambungkan silaturahmi (kasih sayang), walaupun dia telah membelakang. 4) Dia memerintahkan agar aku tidak meminta sesuatu kepada seseorang. 5) Dia memerintahkan supaya aku mengatakan yang benar walaupun pahit. 6) Dia memerintahkan supaya aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam (menegakkan kebenaran) ALLOH. 7) Dia memerintahkan supaya aku memperbanyak ucapan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Laa haula wa laa quwwata illa billah"&lt;/span&gt;. sebab itu salah satu perbendaharaan dibawah arsy. (H.R. Ahmad)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-5462532367492821962?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/5462532367492821962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/03/tujuh-wasiat-rosululloh-saw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5462532367492821962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5462532367492821962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2010/03/tujuh-wasiat-rosululloh-saw.html' title='Tujuh Wasiat Rosululloh SAW'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1117926558543046700</id><published>2009-12-24T10:37:00.008+07:00</published><updated>2009-12-24T11:53:18.853+07:00</updated><title type='text'>Soal Mentoring FE 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/SzLzWNjjVyI/AAAAAAAAAEg/ktyfJ3fzV20/s1600-h/th1160509534razychibiev7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 118px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/SzLzWNjjVyI/AAAAAAAAAEg/ktyfJ3fzV20/s200/th1160509534razychibiev7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418660864601577250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;untuk men &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"DOWNLOAD"&lt;/span&gt;soal mentoring, cari &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;LINK WEBSITE&lt;/span&gt; sebelah kanan dashboard website bernama &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold; font-family: georgia;"&gt;"SOAL MENTORING FE 2009"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengumpulan jawaban maksimal Pukul 24.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;dikirim ke "ukifeunsoed@yahoo.co.id"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: courier new; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;powered by ziddu.com&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1117926558543046700?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1117926558543046700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/12/untuk-men-download-soal-mentoring-cari_24.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1117926558543046700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1117926558543046700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/12/untuk-men-download-soal-mentoring-cari_24.html' title='Soal Mentoring FE 2009'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/SzLzWNjjVyI/AAAAAAAAAEg/ktyfJ3fzV20/s72-c/th1160509534razychibiev7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-369645827516713323</id><published>2009-10-09T10:52:00.002+07:00</published><updated>2009-12-24T11:56:50.826+07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Menuntut Ilmu Agama</title><content type='html'>&lt;img class="lead_image" src="http://muslim.or.id/gambar/belajar.jpg" alt="" width="280" height="211" /&gt;        &lt;div id="post-1482" class="post-single clearfix"&gt;&lt;!-- img blog--&gt;         &lt;p&gt;Dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan &lt;em&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;/em&gt; dia berkata: Aku mendengar Rasulullah&lt;em&gt; shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Dia akan memahamkan baginya agama (Islam).”&lt;/em&gt; [1]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-1482"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang mulia ini menunjukkan agungnya kedudukan ilmu agama dan keutamaan yang besar bagi orang yang mempelajarinya, sehingga Imam an-Nawawi dalam kitabnya &lt;em&gt;Riyadhush Shalihin&lt;/em&gt; [2], pada pembahasan “Keutamaan Ilmu” mencantumkan hadits ini sebagai hadits yang pertama.&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam an-Nawawi berkata: “Hadits ini menunjukkan keutamaan ilmu (agama) dan keutamaan mempelajarinya, serta anjuran untuk menuntut ilmu.” [3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnu Hajar al-’Asqalaani berkata: “Dalam hadits ini terdapat keterangan yang jelas tentang keutamaan orang-orang yang berilmu di atas semua manusia, dan keutamaan mempelajari ilmu agama di atas ilmu-ilmu lainnya.” [4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Ilmu yang disebutkan keutamaannya dan dipuji oleh Allah Ta’ala dan Rasul-Nya adalah ilmu agama. [5]&lt;br /&gt;   2. Salah satu ciri utama orang yang akan mendapatkan taufik dan kebaikan dari Allah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah dengan orang tersebut berusaha mempelajari dan memahami petunjuk Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam agama Islam. [6]&lt;br /&gt;   3. Orang yang tidak memiliki keinginan untuk mempelajari ilmu agama akan terhalangi untuk mendapatkan kebaikan dari Allah Ta’ala. [7]&lt;br /&gt;   4. Yang dimaksud dengan pemahaman agama dalam hadits ini adalah ilmu/pengetahuan tentang hukum-hukum agama yang mewariskan amalan shaleh, karena ilmu yang tidak dibarengi dengan amalan shaleh bukanlah merupakan ciri kebaikan. [8]&lt;br /&gt;   5. Memahami petunjuk Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan benar merupakan penuntun bagi manusia untuk mencapai derajat takwa kepada Allah Ta’ala. [9]&lt;br /&gt;   6. Pemahaman yang benar tentang agama Islam hanyalah bersumber dari Allah semata, oleh karena itu hendaknya seorang muslim disamping giat menuntut ilmu, selalu berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah Ta’ala agar dianugerahkan pemahaman yang benar dalam agama. [10]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Ustadz Abdullah Taslim, M.A.&lt;br /&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Footnote:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] HSR al-Bukhari (no. 2948) dan Muslim (no. 1037).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] 2/463- Bahjatun Naazhiriin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Syarah Shahih Muslim (7/128).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Fathul Baari (1/165).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] Lihat keterangan Syaikh Muhammad bin Shaleh al-’Utsaiman dalam kitab al-Ilmu (hal. 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] Lihat kitab Miftaahu Daaris Sa’aadah (1/60).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Lihat kitab Fathul Baari (1/165) dan Miftaahu Daaris Sa’aadah (1/60).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[8] Lihat kitab Miftaahu Daaris Sa’aadah (1/60).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[9] Lihat kitab Syarah Shahih Muslim (7/128) dan Faidhul Qadiir (3/510).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[10] Lihat Bahjatun Naazhiriin (2/463).&lt;br /&gt;editing by: khoirunaja@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-369645827516713323?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/369645827516713323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/10/keutamaan-menuntut-ilmu-agama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/369645827516713323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/369645827516713323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/10/keutamaan-menuntut-ilmu-agama.html' title='Keutamaan Menuntut Ilmu Agama'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-3870389629382717905</id><published>2009-10-08T21:10:00.001+07:00</published><updated>2009-12-24T11:57:52.357+07:00</updated><title type='text'>Mekah adalah pusat dari planet Bumi ?</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, di berkata : "Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada asalan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka'Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka'Bah di di planet Bumi dengan Ka'bah di alam akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama 'Zero Magnetism Area', artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka'Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka'Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, "Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: www.islamuda.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-3870389629382717905?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/3870389629382717905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/10/mekah-adalah-pusat-dari-planet-bumi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3870389629382717905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3870389629382717905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/10/mekah-adalah-pusat-dari-planet-bumi.html' title='Mekah adalah pusat dari planet Bumi ?'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8651562157789802093</id><published>2009-10-08T20:22:00.001+07:00</published><updated>2009-12-24T11:58:59.152+07:00</updated><title type='text'>Ayat-Ayat Alloh SWT dalam gempa di sumatera</title><content type='html'>Gempa besar berkekuatan 7,6 Skala Richter melantakkan kota Padang dan sekitarnya pukul 17.16 pada tanggal 30 September lalu. Gempa susulan terjadi pada pukul 17.58. Keesokan harinya, 1 Oktober kemarin, gempa berkekuatan 7 Skala Richter kembali menggoyang Jambi dan sekitarnya tepat pukul 08.52.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah ketetapan Allah Swt jika bencana ini bertepatan dengan beberapa momentum besar bangsa Indonesia, dulu dan sekarang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, tanggal 1 Oktober merupakan hari pelantikan anggota DPR dan DPD periode 2009-2014 yang menuai kontroversi. Acara seremonial yang sebenarnya bisa dilaksanakan dengan amat sederhana itu ternyata memboroskan uang rakyat lebih dari 70 miliar rupiah. Hal ini dilakukan di tengah berbagai musibah yang mengguncang bangsa ini. Dan kenyataan ini membuktikan jika para pejabat itu tidak memiliki empati sama sekali terhadap nasib rakyat yang kian hari kian susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bukan mustahil, banyak kaum mustadh’afin yang berdoa kepada Allah Swt agar menunjukkan kebesaran-Nya kepada para pejabat negara ini agar mau bersikap amanah dan tidak bertindak bagaikan segerombolan perampok terhadap uang umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi, siapa pun yang berkunjung ke Gedung DPR di saat hari pelantikan tersebut akan mencium aroma kematian di mana-mana. Entah mengapa, pihak panitia begitu royal menyebar rangkaian bunga Melati di setiap sudut gedung tersebut. Bunga Melati memang bunga yang biasanya mengiringi acara-acara sakral di negeri ini, seperti pesta perkawinan dan sebagainya. Namun agaknya mereka lupa jika bunga Melati juga biasa dipakai dalam acara-acara berkabung atau kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, 44 tahun lalu, tanggal 30 September dan 1 Oktober 1965 merupakan tonggak bersejarah bagi perjalanan bangsa dan negara ini. Pada tanggal itulah awal dari kejatuhan Soekarno dan berkuasanya Jenderal Suharto. Pergantian kekuasaan yang di Barat dikenal dengan sebutan Coup de’ Etat Jenderal Suharto ini, telah membunuh Indonesia yang mandiri dan revolusioner di zaman Soekarno, anti kepada neo kolonialisme dan neo imperialisme (Nekolim), menjadi Indonesia yang terjajah kembali. Suharto telah membawa kembali bangsa ini ke mulut para pelayan Dajjal, agen-agen Yahudi Internasional, yang berkumpul di Washington.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa dan Ayat-Ayat Allah Swt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayatayat Allah Swt tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16): “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya. Ini tentu sangat menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya hidup bermewah-mewah seolah disimbolisasikan dengan acara pelantikan anggota DPR yang memang WAH. Kedurhakaan bisa jadi disimbolkan oleh tidak ditunaikannya amanah umat selama ini oleh para penguasa, namun juga tidak tertutup kemungkinan kedurhakaan kita sendiri yang masih banyak yang lalai dengan ayat-ayat Allah atau malah menjadikan agama Allah sekadar sebagai komoditas untuk meraih kehidupan duniawi dengan segala kelezatannya (yang sebenarnya menipu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir, terkait dengan “Fir’aun dan para pengikutnya”, percaya atau tidak, para pemimpin dunia sekarang ini yang tergabung dalam kelompok Globalis (mencita-citakan The New World Order) seperti Dinasti Bush, Dinasti Rotschild, Dinasti Rockefeller, Dinasti Windsor, dan para tokoh Luciferian lainnya yang tergabung dalam Bilderberg Group, Bohemian Groove, Freemasonry, Trilateral Commission (ada lima tokoh Indonesia sebagai anggotanya), sesungguhnya masih memiliki ikatan darah dengan Firaun Mesir (!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;David Icke yang dengan tekun selama bertahun-tahun menelisik garis darah Firaun ke masa sekarang, dalam bukunya “The Biggest Secret”, menemukan bukti jika darah Firaun memang menaliri tokoh-tokoh Luciferian sekarang ini seperti yang telah disebutkan di atas. Bagi yang ingin menelusuri gais darah Fir’aun tersebut hingga ke Dinasti Bush, silakan cari di www.davidicke.com (Piso-Bush Genealogy), dan ada pula di New England Historical Genealogy Society.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bukan rahasia lagi jika sekarang Indonesia berada di bawah cengkeraman kaum NeoLib. Kelompok ini satu kubu dengan IMF, World Bank, Trilateral Commission, Round Table, dan kelompok-kelompok elit dunia lainnya yang bekerja menciptakan The New World Order. Padahal jelas-jelas, kubu The New World Order memiliki garis darah dengan Firaun. Kelompok Globalis-Luciferian inilah yang mungkin dimaksudkan Allah Swt dalam QS. Al Anfaal ayat 52 di atas. Dan bagi pendukung pasangan ini, mungkin bisa disebut sebagai “…pengikut-pengikutnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya berbagai “kebetulan” yang Allah Swt sampaikan dalam musibah gempa kemarin ini, Allah Swt jelas hendak mengingatkan kita semua. Apakah semua “kebetulan” itu sekadar sebuah “kebetulan” semata tanpa pesan yang berarti? Apakah pesan Allah Swt itu akan mengubah kita semua agar lebih taat pada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya? Atau malah kita semua sama sekali tidak perduli, bahkan menertawakan semua pesan ini sebagaimana dahulu kaum kafir Quraiys menertawakan dakwah Rasulullah Saw? Semua berpulang kepada diri kita masing-masing. Wallahu’alam bishawab. (Ridyasmara) =www.hidayatullah.com=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8651562157789802093?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8651562157789802093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/10/ayat-ayat-alloh-swt-dalam-gempa-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8651562157789802093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8651562157789802093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/10/ayat-ayat-alloh-swt-dalam-gempa-di.html' title='Ayat-Ayat Alloh SWT dalam gempa di sumatera'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8622609037412329948</id><published>2009-10-08T20:11:00.002+07:00</published><updated>2009-12-24T11:59:36.147+07:00</updated><title type='text'>Seorang Pelajar Jerman Berjuang untuk Shalat</title><content type='html'>Perjuangan seorang pelajar Muslim agar bisa shalat di sekolah akhirnya berhasil. Pengadilan menetapkan sekolah harus memberikan hak beribadah kepadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian Muslim ada menyepelekan kewajiban shalat, meskipun berada dalam kondisi sangat memungkinkan untuk shalat. Mereka menundanya atau bahkan tida&lt;img src="http://hidayatullah.com/images/stories/shalatdisalju.gif" mce_src="/images/stories/shalatdisalju.gif" width="275" align="right" height="250" /&gt;k melaksanakan kewajiban itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tidak demikian halnya dengan pemuda Jerman satu ini. Baginya shalat di mana pun harus tetap dilaksanakan. Pemuda itu namanya Yunus M., berusia 16 tahun. Ia mengajukan tuntutan hukum terhadap sekolahnya, karena ingin diperbolehkan shalat di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntutan hukum seperti itu pertama kalinya terjadi di Jerman. Mengacu kepada kebebasan beragama, pengadilan adminstrasi di Berlin akhirnya menetapkan keputusan banding ketiga pada Selasa (29/9) bahwa shalat yang dilakukannya tidak mengganggu operasional sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengadilan mengatakan, hak dasar kebebasan beragama tidak hanya mengacu pada kebebasan internal sebuah kepercayaan, tapi juga kebebasan eksternal untuk melakukannya, termasuk di dalamnya adalah berdoa -- dalam hal ini shalat. Hal itu (kebebasan beragama) tidak terlaksana jika murid yang taat itu hanya diperbolehkan shalat di luar sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jurubicara pengadilan, Stephen Groscurth mengatakan bahwa dengan kasus itu, “Siswa-siswa Muslim lainnya bisa merujuk pada kasus itu." Ini berarti, pengadilan akan menangani tuntutan semacam itu kasus per kasus, demikian jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah dengan demikian berkewajiban memperbolehkan Yunus untuk shalat dalam ruangan terpisah, di luar jam pelajaran selama 10 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur sekolah, Brigitte Burchardt, mengatakan bahwa dirinya kecewa atas keputusan itu. Menurutnya, keputusan itu mendahulukan lainnya dan operasional sekolah tidak bisa berjalan semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada delapan lagi murid yang mengajukan perlakuan serupa. Saya tidak tahu bagaimana cara melaksanakannya,” demikian katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya harus memperhatikan hak 650 murid," kata Burchardt. Sekitar 90 persen berlatar belakang imigran. Semua agama besar belajar di sekolah menengah Diesterweg di Berlin-Wedding itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hakim yang memutuskan perkara, Uwe Wegener, berpendapat, ia tidak melihat adanya bahaya yang parah jika ada banyak siswa yang menuntut ruang untuk shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wegener juga mengatakan, ia tidak menemukan dalam kasus ini bahwa shalat yang dilakukan Yunus bisa menyebabkan atau memperparah konflik di kalangan siswa dari berbagai agama dalam kehidupan sekolah sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senat Pendidikan di Berlin mengatakan ketakutannya bahwa keputusan itu akan memaksa sekolah-sekolah umum untuk melepaskan netralitasnya dan bisa jadi "pengkotakan berdasarkan agama" akan terbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meskipun demikian, tentu saja pihak sekolah akan tetap melaksanakan keputusan pengadilan," kata pihak Senat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua dari dewan yang mewakili pemerintah kota dan wali murid, Andre Schindler, mengatakan, organisasinya khawatir keputusan hakim itu akan mengurangi keinginan siswa Muslim berbaur dengan yang lain. Dewan itu mengusulkan Senat Pendidikan Berlin untuk mengajukan banding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pihak senat mengatakan, pihaknya akan banding setelah mengkaji keputusan yang ditulis hakim tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat pakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wegener mengatakan, Yunus telah berhasil memberikan bukti yang bisa diterima, yaitu kewajiban agama bagi dirinya untuk melaksanakan shalat lima waktu. Ia tidak melihat kemungkinan untuk tidak melakukan shalat selama berada di sekolah. “Hal itu tidak mungkin dilakukannya,” kata Wegener.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengadilan mendasari keputusannya pada pendapat pakar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar Islam dan profesor hukum dari Universitas Nuremburg-Erlangen, Mathias Rohe, memberikan kesaksian sebagai seorang pakar dalam persidangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rohe mengatakan kepada pengadilan bahwa apa yang diminta Yunus merupakan bagian dari ajaran Islam, yang berarti merupakan bagian dari kebebasan beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rohe mengatakan, itu bukanlah kasus dari seorang ektremis yang ingin melaksanakan sesuatu "dengan cara apapun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus ini pertama kali merebak di tahun 2007 ketika kepala sekolah, yang sangat memegang teguh tradisi sekular, melarang Yunus dan kawan-kawannya untuk shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terima dengan larangan itu, pemuda yang beribukan wanita Turki dan ayah seorang Jerman --yang kemudian memeluk Islam-- itu akhirnya mengajukan tuntutan ke pengadilan. Dan ia menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada keputusan pengadilan sebelumnya Maret 2008, pengadilan memerintahkan kepada pihak sekolah agar memperbolehkan remaja itu shalat satu kali selama jam istirahat sekolah. Sejak itu, sekolah mengizinkannya untuk shalat di sebuah ruangan khusus yang disediakan, selama 10 menit dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Yunus melakukan shalat di lorong sekolah dengan beralaskan jaket, sementara siswa-siswa lain yang berlalu-lalang menyaksikan apa yang dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dan Eropa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eropa dan dunia Islam telah saling berhubungan dekat selama berabad-abad. Pertama, negara Andalusia (756-1492) di Semenanjung Iberia, dan kemudian selama masa Perang Salib (1095-1291), serta penguasaan wilayah Balkan oleh kekhalifahan Utsmaniyyah (1389), yang memungkinkan terjadinya hubungan timbal balik antara kedua masyarakat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun setelah runtuhnya Umayyah yang berpusat di Damaskus, Suriah, Abdurrahman I yang bergelar Al-Dakhil berhasil mendirikan Kekhalifahan Umayyah baru di daratan Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kepemimpinan Abdurrahman III, di pusat pemerintahan berdiri Universitas Cordoba. Menurut Sejarawan Said Al-Andalusi, sang Khalifah juga mendirikan perpustakaan megah dengan koleksi buku yang sangat melimpah. Ia menempatkan para sarjana kedokteran dan ilmu pengetahuan lainnya dalam posisi yang tinggi serta terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, kota Cordoba dikenal sebagai salah satu pusat ilmu kedokteran dan filsafat berpengaruh di dunia, setelah Baghdad. Dukungan para penguasa itu telah mendorong ilmu pengetahuan serta teknologi berkembang begitu pesat di Kekhalifahan Umayyah Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pakar sejarah dan sosiologi menilai, Islam adalah pemicu utama perpindahan Eropa dari gelapnya Abad Pertengahan menuju terang-benderangnya Masa Renaisans. Di masa ketika Eropa terbelakang di bidang kedokteran, astronomi, matematika, dan di banyak bidang lain, kaum Muslim memiliki perbendaharaan ilmu pengetahuan yang sangat luas dan kemampuan hebat dalam membangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa survei terbaru, di sebagian besar negara-negara Eropa, agama Islam kini telah menjadi agama terbesar kedua dan keberadaanya telah “diakui” pemerintah. Salah satu negara Eropa yang memiliki penduduk Muslim besar adalah Jerman, dengan jumlah berkisar 3.7 juta jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenemona yang cukup menarik ketika umat Islam mendapat perlakuan diskriminatif akibat kasus WTC 11 September, justru bahwa tingkat konversi orang-orang Jerman terhadap Islam cukup tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah ternama Jerman Der Spiegel pernah menyebutkan bahwa bulan Juli 2004 dan Juni 2005 saja terdapat sekitar 4000 orang di Jerman masuk Islam. Kebanyakan para muallaf berasal dari kalangan terpelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Muslim jumlahnya mencapai 5% dari total populasi Jerman. Populasi Protestan mencapai 33% dan Katolik 33% dari keseluruhan jumlahnya penganut Kristen yang berjumlah sekitar 55 juta orang. Kaum Muslim di Jerman kebanyakan dianut oleh keturunan imigran dari Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan majalah Focus, sejak 2004 jumlah masjid di Jerman terus bertambah. Hingga kini tercatat ada 159 masjid. Itu belum termasuk 184 masjid yang tengah dibangun dan 2.600 ruangan yang disewa untuk kepentingan ibadah umat Islam. Fenomena Yunus, mungkin hanya kasus awal bagaimana geliat warga Eropa menemukan Islam. [di/de/www.hidayatullah.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8622609037412329948?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8622609037412329948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/10/seorang-pelajar-jerman-berjuang-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8622609037412329948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8622609037412329948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/10/seorang-pelajar-jerman-berjuang-untuk.html' title='Seorang Pelajar Jerman Berjuang untuk Shalat'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-926228316451166120</id><published>2009-06-14T06:29:00.002+07:00</published><updated>2009-06-14T06:53:11.073+07:00</updated><title type='text'>Download Soal Ujian Mentoring</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/SjQ724k91XI/AAAAAAAAADw/c4B7y0m_NS0/s1600-h/pororo-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/SjQ724k91XI/AAAAAAAAADw/c4B7y0m_NS0/s200/pororo-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346964471682028914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cari &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;link website&lt;/span&gt; di menu sebelah kanan, lalu klik &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;"Soal Mentoring"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;powered by ; ziddu.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-926228316451166120?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/926228316451166120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/06/download-soal-ujian-mentoring.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/926228316451166120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/926228316451166120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/06/download-soal-ujian-mentoring.html' title='Download Soal Ujian Mentoring'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_K8byhhG8CTk/SjQ724k91XI/AAAAAAAAADw/c4B7y0m_NS0/s72-c/pororo-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-525362918493321400</id><published>2009-05-08T08:57:00.000+07:00</published><updated>2009-05-08T09:00:58.509+07:00</updated><title type='text'>Kiat Sukses dalam Menghadapi Ujian</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a.Persingkat catatan mata kuliah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kunci pertama agar kita bisa sukses dalam ujian adalah mencatat dan menulis materi-materi mata kuliah yang pokok-pokok saja yang diberikan oleh dosen.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b.Pilih waktu belajar yang tepat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang paling tepat untuk kita belajar ada;ah pada waktu sebelum makan malam dan beberapa jam sesudahnya agar proses belajar kita lebih cepat dan keesokan harinya kita dapat belajar dengan baik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c.Pilih tempat belajar yang tenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kita akan belajar sebaiknya pilihlah tempat yang memiliki suasana yang tenang, nyaman dan tidak dipenuhi dengan berbagai aktivitas yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;d.Pelajari materi mata kuliah yang masih belum dipahami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan buang-buang waktu untuk mempelajari materi kuliah yang sudah kita kuasai. Ganti dengan mempelajari mata kuliah yang belum kita kuasai. Kemudian pelajari dan pahamilah lagi sampai kita benar-benar dapat kita kuasai.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;e.Jangan lupa istirahat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita belajar sempatkan waktu kita untuk istirahat beberapa menit setiap 30-45 menit. Istirahatlah dengan berdiri, berjalan keliling ruangan. Jika hendak dibarengi dengan cemilan sebaiknya tidak terlalu banyak. Jika sudah dirasa cukup, kembalilah belajar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;f.Jangan stress&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Usahakan untuk tetap rileks saat hendak mengerjakan ujian karena darah akan lebih lancar mengalir di otak. Just do your best!! &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-525362918493321400?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/525362918493321400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/kiat-sukses-dalam-menghadapi-ujian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/525362918493321400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/525362918493321400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/kiat-sukses-dalam-menghadapi-ujian.html' title='Kiat Sukses dalam Menghadapi Ujian'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-3071086971441974694</id><published>2009-05-08T08:56:00.001+07:00</published><updated>2009-05-08T08:57:48.353+07:00</updated><title type='text'>Wanita Calon Penghuni Surga</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya Tuhan yang memberimu kecukupan pada hari kemarin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dia pulalah yang akan memberi kecukupan kepadamu untuk hari esokmu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ‘Atha’ bin Abi Rabah, ia berkata : Ibnu ‘Abbas pernah berkata kepadaku : “Maukah aku tunjukkan kepadamu seorang wanita calon penghuni surga?”. Aku menjawab : “Tentu saja.”&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata : “Inilah dia wanita berkulit hitam yang pernah datang kepada Rosululloh Saw, lalu berkata : “Aku menderita penyakit ayan dan aku sangat khawatir jika auratku tersingkap saat penyakitku sedang kumat, maka berdoalah engkau untukku kepada Alloh (agar Dia menyembuhkan penyakitku). Rosululloh bersabda : “Jika engkau mau bersabar, engkau akan memperoleh surga. Namun jika engkau mau sembuh aku akan berdoa agar Alloh Swt menyembuhkan penyakitmu.” Wanita tersebut berkata : ‘Aku lebih memilih untuk bersabar saja’. Dia berkata lagi : ‘Akan tetapi aku sangat khawatir jika auratku tersingkap saat penyakitku kumat.’ Rosululloh Saw pun berdoa untuk wanita tersebut” (Muttafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;Wanita ini adalah seorang mukmin yang bertakwa. Dia ridho dengan cobaan yang selalu menimpanya dalam kehidupan dunia yang fana ini karena mengharapkan surga sebagai imbalannya. Sesungguhnya dia beroleh keuntungan dalam jual belinya sehingga ia menjadi calon penghuni surga. Akan tetapi ia menolak bila orang lain melihat auratnya saat ia dalam keadaan ayan, karena dalam hal ini tidak layak bagi wanita muslim yang pemalu lagi bertakwa. Sesudah itu apa yang harus kita katakan kepada wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, yaitu meeka yang mahir dalam seni memperlihatkan kesantikan tubuhnya bahkan berupaya keras untuk membuka bagian-bagian yang memikat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" class="fullpost" &gt;Sumber : Jadilah Wanita yang Paling Bahagia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" class="fullpost" &gt;Dr. ‘Aidh Bin ‘Abdullah Al Qarni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-3071086971441974694?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/3071086971441974694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/wanita-calon-penghuni-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3071086971441974694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3071086971441974694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/wanita-calon-penghuni-surga.html' title='Wanita Calon Penghuni Surga'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8666407164928446880</id><published>2009-05-08T08:55:00.000+07:00</published><updated>2009-05-08T08:56:06.627+07:00</updated><title type='text'>Untitled</title><content type='html'>Berpuluh tahun telah berlalu, sejak RA Kartini berusaha memperjuangkan cita-citanya dari balik “tembok” pingitannya. Salah satunya adalah pendidikan bagi kaum wanita. Ini terdorong oleh pengalamannya yang pahit, menyaksikan keadaan wanita-wanita di sekelilingnya dan juga apa yang dialaminya sendiri , baik sebagai seorang gadis di lingkungan keluarga maupun hubungnnya dengan masyarakat pada waktu itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai makhluk hidup yang dilengkapi akal budi dan kehendak merdeka, pria dan wanita mempunyai persamaan yang hakiki. Keduanya adalah pribadi yang mempunyai hak sama untuk berkembang, meskipun secara biologis mereka tidak sama. Tetapi pada kenyataannya, baik di negara maju maupun berkembang, masih dijumpai kaum wanita yang mengalami kesulitan untuk menikmati hak yang dimiliki.&lt;br /&gt;Pada garis besarnya, wanita secara fitrah diciptakan dengan keistimewaan dari segi perasaan yang begitu sensitif dan pria dengan keistimewaan dari segi rasiolitasnya yang sangat menonjol, akan melahirkan kekuatan yang positif bila dipadukan dan diposisiskan pada proporsi nasing-masing secara benar. Dapat dikatakan bahwa peran wanita dalam kehidupan ini tidak kalah pentingnya dari peran pria. Kaum pria dan kaum wanita mempunyai peran masing-masing yang satu sama lain tidak dapat digantikan oleh yang lain.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadist disebutkan dunia ini seluruhnya adalah kesenangan dan sebaik-baik kesenangannya adalah wanita yang shalih. Pesan yang tersirat dari hadist tersebut adalah untuk menggambarkan peran wanita yang penting dalam membangun kebahagiaan dan kesenangan bagi pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8666407164928446880?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8666407164928446880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/untitled.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8666407164928446880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8666407164928446880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/untitled.html' title='Untitled'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6614748353147093031</id><published>2009-05-08T08:52:00.000+07:00</published><updated>2009-05-08T08:54:19.783+07:00</updated><title type='text'>Kartini dan Peran Perempuan</title><content type='html'>Sebentar lagi kita melewati salah satu momen bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia. Momen yang mungkin sangat istimewa bagi beberapa orang, khususnya wanita. Ya, Hari Kartini pada 21 April mendatang.&lt;br /&gt;Perjuangan Kartini mengangkat harkat wanita agar tak sekedar berkutat di rumah melainkan mengecap bangku pendidikan juga, hingga kini masih menjadi inspirasi bagi banyak orang. Namun perjuangan perubahan yang dilakukan Kartini, entah dimulai sejak kapan, diterjemahkan secara berbeda oleh wanita-wanita jaman sekarang, terutama kaum feminis. Tanpa mengurangi kekaguman pada ‘para pejuang gender’, kaum feminis memahami perjuangan Kartini sebagai sebuah dasar untuk lepas dari tanggung jawab kewanitaan macam mengurus suami, rumah dan anak. Perjuangan Kartini justru dipahami oleh mereka sebagai sebuah legitimasi atas perjuangan wanita dalam bentuk lain, misalnya bekerja, tanpa memperhatikan dari mana ia berasal.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perempuan, yang selama akil baligh hidupnya diperjuangkan oleh Kartini, memang membutuhkan perubahan dalam tatanan hidupnya pada masa itu. Hal ini dikarenakan tidak diijinkannya wanita mengenyam bangku pendidikan walau cuma setingkat Sekolah Rakyat. Kini, apa yang diperjuangkan Kartini telah terwujud. Perempuan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Namun bukan berarti lantas ia melupakan kodratnya sebagai ibu yang mendidik anak-anaknya dan mengurus suami serta rumah tinggalnya.&lt;br /&gt;Tugas perempuan, dalam hal ini, tak hanya berhenti pada aspek internal saja namun juga menyentuh dunia luar dalam artian masyarakat. Perempuan juga dituntut aktif mendidik perempuan lain dan mewujudkan tatanan masyakarakat yang lebih Islami bersama kaum laki-laki, tentunya.&lt;br /&gt;Keterbatasan perempuan seharusnya tidak menghalangi mereka untuk terjun di dunia politik. Inilah peran lain para perempuan. Peran perempuan dalam perpolitikan ialah mengoreksi penguasa, seperti yang pernah dilakukan pada masa Khalifah Umar ketika beliau mengeluarkan kebijakan terkait masalah mahar.&lt;br /&gt;Akhirnya, jika perempuan mampu menyeimbangkan semua peran di atas tak diragukan lagi akan tercipta sebuah masyarakat madani yang berorientasi akhirat.&lt;br /&gt;Wallohua’lam bishowab.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6614748353147093031?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6614748353147093031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/kartini-dan-peran-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6614748353147093031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6614748353147093031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/kartini-dan-peran-perempuan.html' title='Kartini dan Peran Perempuan'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7101538515568096065</id><published>2009-05-08T08:50:00.001+07:00</published><updated>2009-05-08T08:52:51.324+07:00</updated><title type='text'>Suara Lembut Wanita</title><content type='html'>Alloh SWT memposisikan wanita pada tingakatan tertinggi perhiasan dunia. Dengannya Alloh akan memberikan cobaan yang besar. Wanita dengan keindahan fisiknya akan berpotensi menjadi fitnah terbesar dunia. Pesona yang dibawanya akan memikat syahwat para kaun lelaki sehingga ia harus pandai membawa diri, menjaga amanah Alloh yang telah diberikan kepadanya…&lt;br /&gt;Penjagaan diri wanita tidak hanya terhadap tubuhnya saja namun juga terhadap suaranya. Karena kalau tidak hati-hati, suara lembut wanita akan menimbulkan fitnah yang besar pula.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Meskipun suara wanita berpotensi menimbulkan fitnah, namun tidak berarti suaranya itu termasuk aurat. Hal ini telah dijelaskan dalam fiqih ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah bahwa suara perempuan bukanlah aurat. Karena istri-istri Nabi pun berbicara dengan para sahabat beliau. Para sahabat itu mendengarkan hukum-hukum agama yang diajarkan oleh ibu-ibu kaum muslimin itu. Namun demikian, mendengarkan suara wanita tetaplah haram jika dikhawatirkan bisa tergoda karenanya, sekalipun suara itu didengar ketika membaca Al-Qur’an.&lt;br /&gt;Dan begitu pula wanita yang menghadap Amirul Mukmini Umar bin Khatab ketika beliau hendak membatasi mahar (mas kawin) baginya, maka dibacakanlah oleh wanita itu firman Alloh&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan jika kamu ingin mengganti istrimu dengan istri yang lain, sedang kamu telah memberikan kepadanya harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang sedikit pun&lt;/span&gt; (QS. An Nisa:20)&lt;br /&gt;Seketika itu berkatalah Umar :”Benarlah wanita dan Umar keliru.” Andaikan suara wanita itu aurat, pastilah Amirul Mukminin Umar bin Khatab mencegah wanita itu membaca sesuatu. Dari penjelasan singkat ini insya Allo sudah jelas bahwa suara wanita itu bukanlah aurat&lt;br /&gt;Akan tetapi walaupun begitu, kalau ada seorang wanita yang hendak membangkitkan nafsu lelaki terhadapnya dengan melembutkan dan melemah gemulaikan atau memang suaranya lemah gemulai dengan sadar kemudia wanita itu semakin menjadi-jadi, maka perbuatan seperti itu terlarang.&lt;br /&gt;Dalilnya ialah firman Alloh&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;maka janganlah kamu tunduk (maksudnya jangan berbicara dengan sikap yang menimbulkan keberanian lelaki bertindak yang tidak baik) dalam berbicara sehinggga berkeinginan orang (menyimpan)penyakit dalam hatinya&lt;/span&gt;.“ (QS. Al Ahzaab: 32)&lt;br /&gt;Oleh karena itu wahai wanita muslimah……&lt;br /&gt;Janganlah engkau memancing gejolak nafsu kaum lelaki dengan sengaja melembutkan suaramu, karena hal itu jelas dilarang oleh Alloh seperti dalam penjelasan di atas, meskipun suaramu bukanlah aurat. Marilah bersama-sama menjaga diri dari hal-hal yang mendatangkan fitnah. Alloh SWT menganugerahkan segal keindahan kepada kaum wanita untuk dijaga sebagai amanah, dan digunakan dalam taat pada aturan Alloh, bukan sebagai sarana untuk menimbulkan fitnah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallahu a’lam bish Showwab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7101538515568096065?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7101538515568096065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/suara-lembut-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7101538515568096065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7101538515568096065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/suara-lembut-wanita.html' title='Suara Lembut Wanita'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8707106801648111754</id><published>2009-05-08T08:47:00.001+07:00</published><updated>2009-05-08T08:47:59.364+07:00</updated><title type='text'>Shodaqoh Dapat Menolak Bencana</title><content type='html'>Rasululloh bersabda, “Sesungguhnya shadaqah itu dapat memadamkan murka Tuhan dan menolak kematian yang buruk.”&lt;br /&gt;Shadaqah adalah salah satu di antara pintu besar yang memberikan kelapangan dada dan kelegaan hati. Sesungguhnya mendermakan kebajikan akan dibalasi oleh Allah swt pelakunya di dunia ini dengan kelapangan dada, selalu senang dan gembira, dan Alloh swt akan memberikan cahaya, melegakan hatinya dan memakmurkan keadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bershadaqahlah sekalipun mempunyai hanya sedikit dan janganlah Anda meremehkan sesuatu yang akan Anda shadaqahkan, baik berupa sebiji buah kurma, sesuap makanan, seteguk air, atau seteguk susu.&lt;br /&gt;Sesungguhnya shadaqah adalah obat yang tidak dapat ditemukan, kecuali hanya dalam apotek islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8707106801648111754?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8707106801648111754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/shodaqoh-dapat-menolak-bencana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8707106801648111754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8707106801648111754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/shodaqoh-dapat-menolak-bencana.html' title='Shodaqoh Dapat Menolak Bencana'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1001923579705884231</id><published>2009-05-08T08:45:00.002+07:00</published><updated>2009-05-08T08:46:55.083+07:00</updated><title type='text'>Larangan Berteman Dengan Orang Yang Buruk</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah memerintahkan orang beriman mencari jalan atau wasilah yang dapat membawa mendekatkan diri kepada-Nya. Jalan tersebut salah satunya adalah tidak menjadikan orang buruk sebagai teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Allah melarang kita menjadikan orang yang zhalim sebagai teman, terlebih lagi orang kafir yang nyata-nyata memusuhi Islam. Allah menyuruh kita meninggalkan orang-orang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat. Kita hendaknya menjadikan orang baik sebagai teman/sahabat. Dan sebaik-baik teman adalah orang-orang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para shiddiqin yang amat teguh kepercayaannya akan kebenaran Rasul, orang-orang yang mati syahid, dan orang orang yang shalih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1001923579705884231?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1001923579705884231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/allah-memerintahkan-orang-beriman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1001923579705884231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1001923579705884231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2009/05/allah-memerintahkan-orang-beriman.html' title='Larangan Berteman Dengan Orang Yang Buruk'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6004568818992685419</id><published>2008-10-25T19:37:00.012+07:00</published><updated>2009-03-24T23:06:47.378+07:00</updated><title type='text'>Buah Mengembalikan Urusan Kepada Allah dan Bersabar</title><content type='html'>Dalam hidup ini setiap muslim kadang menghadapi ujian, cobaan dan bencana. Karena itu, ketika diuji, hendaknya ia bersabar dan mengharapkan pahala kepada Allah atas musibahnya. Jika demikian, tentu Allah tidak akan menyia-nyikan sesuatu pun untuknya, bahkan Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik dari apa yang hilang darinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Dalam Shahih-nya, Imam Muslim meriwayatkan dari Ummu Salamah ra, bahwasanya ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah saw, 'Tidaklah seorang muslim yang tertimpa suatu musibah, lalu ia mengatakan apa yang diperintahkan Allah, 'Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah aku pahala karena musibah ini, dan gantikanlah untukku sesuatu yang lebih baik darinya,' kecuali Allah akan memberinya ganti yang lebih baik.' Ummu Salamah berkata, 'Ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku berkata, 'Siapakah orang Islam yang lebih baik dari Abu Salamah?, (penghuni) rumah yang pertama kali hijrah kepada Rasulullah saw? Lalu aku mengucapkan perkataan diatas, kemudian Allah menggantikan untukku Rasulullah saw sebagai suami'."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ummat Islam, ketahuilah! Sesungguhnya barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik dari padanya. Siapa yang meninggalkan dari menampar pipi sendiri, mengoyak-ngoyak pakaian dan berteriak-teriak meratap serta kemungkaran yang sejenisnya, kemudian ia memohon pahala di sisi Allah atas musibahnya serta mengembalikan semuanya kepada Allah, niscaya Allah akan menggantikanya dan sungguh Allah adalah sebaik-baik Pemberi ganti.       &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6004568818992685419?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6004568818992685419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/buah-mengembalikan-urusan-kepada-allah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6004568818992685419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6004568818992685419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/buah-mengembalikan-urusan-kepada-allah.html' title='Buah Mengembalikan Urusan Kepada Allah dan Bersabar'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-304250972756724641</id><published>2008-10-25T19:36:00.001+07:00</published><updated>2009-03-24T23:10:19.617+07:00</updated><title type='text'>Sholat Bikin Sehat Lho</title><content type='html'>Beberapa seminar di Timur Tengah yang membahas kaitan sholat dan kesehatan berkesimpulan bahwa, ternyata rutinitas shalat yang baik tidak hanya bernilai ibadah dan ruhani menggugurkan kewajiban, lalu mendapatkan pahala, menenangkan jiwa dan menghilangkan stress, tapi juga berdampak sangat positif bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Faedahnya antara lain mencegah serangan jantung, menghindarkan pendarahan otak, membantu kinerja paru-paru, memompa efektivitas sistem kerja ginjal, menguatkan otot-otot tubuh dan sendi, membantu relaksasi, meningkatkan kelenturan, memperlancar peredaran darah, sehingga fungsi organ tubuh berjalan baik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;br /&gt;Coba perhatikan dan renungkan gerakan-gerakan olahraga yang direkomendasikan para pakar kesehatan. Hampir semuanya tercakup dalam gerakan sholat. Makanya seperti halnya olahraga, gerakan sholat juga akan membantu memperingan kinerja jantung, memperlancar asupan oksigen ke dalam tubuh dan membuat otak segar kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat juga membantu kerja jantung. Ia selalu bekerja tanpa henti mengatur sirkulasi darah dan mengalirkannya kepada semua organ tubuh. Hal yang dirasa paling berat dari kinerja jantung adalah bagaimana memompa dan mengalirkan darah menuju organ tubuh yang posisinya lebih atas dari jantung. Misal mata, otak, hidung, lisan, dan sebagainya. Karena posisi jantung sendiri ada di rongga dada. Artinya dengan fungsi harus mengalirkan darah kepada daerah yang lebih tinggi, jantung harus bekerja keras melawan gravitasi bumi. Dengan melakukan sujud ketika sholat, kerja jantung akan terbantu dalam kerjanya mengalirkan darah pada sekitar organ-organ tubuh yang posisinya lebih tinggi. Karena saat bersujud otomatis organ-organ yang posisinya lebih tinggi menjadi lebih rendah. Maka Islam menganjurkan untuk “memperlama “ sujud dengan membaca doa, sebab selain bernilai ibadah juga memperingan kerja jantung. Saat bersujud pompaan aliran darah sama seperti mobil yang ada pada posisi jalan menurun, cepat dan lancar. Dengan demikian aliran darah makin cepat mengalir dan berkumpul di pembuluh darah besar atau aorta. Ketika bangkit dari sujud, maka darah yang tadinya berkonsentrasi di aorta akan mengaliri pembuluh-pembuluh darah di sekujur tubuh. Jantung pun akhirnya merasa terbantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi sujud juga membantu kinerja paru-paru untuk melakukan asupan oksigen pada tubuh dan membuang karbondioksida. Juga membantu sirkulasi darah dari jantung ke paru-paru dan sebaliknya. Pada saat sujud, beban kerja jantung agak berkurang sehingga akan mengurangi resiko terkena serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat yang dikerjakan dengan penuh kesungguhan, khusu’, dan ikhlas akan menumbuhkan persepsi  dan motivasi positif dan terhindar dari penyakit jantung koroner. Gejala yang bisa dilihat bahwa pengamal sholat yang baik, akan menghadapi hidup secara realistis dan optimis. Dengan sholat yang baik kita akan merasakan bahwa Alloh adalah segala-galanya. Dan dengan demikian kita akan terhindar dari rasa takut dan khawatir.&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(www.cybermq.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-304250972756724641?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/304250972756724641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/sholat-bikin-sehat-lho.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/304250972756724641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/304250972756724641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/sholat-bikin-sehat-lho.html' title='Sholat Bikin Sehat Lho'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7869480079410488967</id><published>2008-10-25T19:32:00.003+07:00</published><updated>2009-03-24T23:11:42.778+07:00</updated><title type='text'>Sepuluh Tips Saat Ujian</title><content type='html'>Ujian tengah semester tinggal menghitung hari nih.. Jadwal ujiannya juga udah ada. Tapi, Sobat Access, kamu tahu nggak, ketika kamu melakukan ujian, kamu sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi kuliah, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu.   &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu.&lt;br /&gt;Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhi dalam melakukan ujian.&lt;br /&gt;Buat mendukung keberhasilan ujian kamu, kali ini redaksi berbaik hati berbagi tips saat ujian. Berikut selengkapnya…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (jam tangan ya, bukan jam dinding…!!), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya.  Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tenang dan percaya diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersantailah tapi waspada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian.  Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya.  Pertahankan posisi duduk tegak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal.  Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit.  Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawab soal-soal ujian secara strategis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi.  Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah soal paling sulit yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya dan memiliki nilai terkecil&lt;br /&gt;Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.&lt;br /&gt;Mula-mula, abaikan jawaban yang kamu tahu salah.  Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan.  Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan.  Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis.  Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil.  Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian.  Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan.  Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca.  Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal).  Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Analisa hasil ujianmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya.   Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu.  Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah.  Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Web site “Pedoman dan Strategi Belajar” | Study Guides and Strategies ini dibuat dan direkayasa oleh Joe Landsberger sebagai layanan umum kependidikan. Panduan (pelajar) ini direkayasa secara kolaboratif melalui kelembagaan dan ikatan secara nasional, dan revisi terakhir 2007-12-06.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7869480079410488967?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7869480079410488967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/sepuluh-tips-saat-ujian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7869480079410488967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7869480079410488967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/sepuluh-tips-saat-ujian.html' title='Sepuluh Tips Saat Ujian'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4143053233626362693</id><published>2008-10-25T19:31:00.001+07:00</published><updated>2009-03-24T23:26:39.710+07:00</updated><title type='text'>APAAN Sich Sumpah Pemuda…!!!</title><content type='html'>Ada yang mau jawab pertanyaan diatas…? So, pasti temen-temen sudah sangat ngelotok kering kan sewaktu di SD ampe SMA. Ih, kayak rambutan Aci khas Aceh aja ngelotok kering he…he… Tapi sayang, musim-musim ini lom ada yang jualan. Lho, kok ngomongin buah-buahan sich..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;    Yuk kita flashback ulang apa Sumpah Pemuda itu? Sumpah Pemuda merupakan wadah gagasan dari pemuda-pemuda Indonesia yang berkeinginan untuk memajukan pendidikan di negara ini nich. Wadah tersebut berbentuk kongres pemuda yang dijalankan oleh Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), acara ini diadakan rapat pertama kali yaitu Sabtu, 27 Oktober 1928 di Lapangan Banteng. Hasil dari rapat tersebut membahas semangat persatuan bangsa Indonesia. Untuk itu diperlukan solusi guna memperkuat persatuan pemuda-pemudi harapan yaitu dengan dikeluarkannya lima faktor, faktor tersebut adalah sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan dan kemauan.&lt;br /&gt;    Di hari berikutnya hari Ahad yang jatuh pada hari raya Sumpah Pemuda, tanggal 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop. Acara tersebut membahas masalah pendidikan yang harus disoroti demi perkembangan anak-anak bangsa. Dengan cara mendapat pendidikan yang seimbang baik di sekolah maupun di rumah. Serta pendidikannya pun musti demokratis dengan didikan disiplin dan mandiri.   &lt;br /&gt;    Perjuangan pemuda tidak cukup dikenang hanya dengan sejarah saja. Namun sejarahlah yang musti jadi tonggak awal untuk meneruskan perjuangan bangsa. Generasi saat ini terkesan sangat santai dan penuh hura-hura, padahal sejak dulu kita sudah diwaris sebagai generasi pejuang, bukan generasi yang akan menjadi beban bagi masyarakat.&lt;br /&gt;    Sudah mulai terbukakan pikiranmu tentang Sejarah Sumpah Pemuda kenapa diadakan? Nah, mustinya kamu paham dengan keadaanmu sekarang mau seperti apa? Diam saja, merubah sikap, atau sama seperti hari-hari kemarin tanpa ada perubahan? Jawab donk dalam hati, jangan diam aja, he…he…&lt;br /&gt;    Sebagai pemuda muslim atau yang sering kita sebut sebagai generasi penerus Islam, sudah saatnya kita merubah diri dengan menerapkan disiplin, tepat waktu, kerja keras, dan berani dalam menyampaikan pendapat. Mau contoh sahabat nabi yang punya jiwa pemberani? Ada!&lt;br /&gt;Ini dia Abdullah Ibnu Umar, di usia 13 tahun beliau berkeinginan untuk ikut berjihad dalam perang Badar lho!! Coba bayangin dech, padahal masih kanak-kanak kan?! Namun Rasulullah Saw. menolak karena masih terlalu kecil. Alhamdulillah saat perang Ahzab tiba, Rasulullah Saw. mengijikan beliau untuk berperang memerangi kaum musyrik (Shahih Bukhari jilid VII, hal. 226 dan 302).  &lt;br /&gt;    Ayo, kita buktiin bahwa semua orang musti melakukan perubahan. Abdullah Ibnu Umar punya semangat yang besar yang patut kita contoh. Walaupun usia masih dini namun jiwa semangat untuk menegakkan agama Islam di muka bumi sangatlah luar biasa. Mari kita ubah dunia ini dengan mengawali perubahan terhadap diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4143053233626362693?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4143053233626362693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/apaan-sich-sumpah-pemuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4143053233626362693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4143053233626362693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/apaan-sich-sumpah-pemuda.html' title='APAAN Sich Sumpah Pemuda…!!!'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8544678525151756571</id><published>2008-10-25T19:30:00.001+07:00</published><updated>2009-03-24T23:29:11.915+07:00</updated><title type='text'>Pemuda Sebagai Pemimpin Perubahan</title><content type='html'>Sumpah Pemuda tidak sebatas diperingati dalam upacara seremonial sambil mengenang jasa para pemuda Indonesia mempersatukan diri dalam Sumpah Pemuda untuk satunya Indonesia. Lebih jauh para pemuda saat ini haruslah mengambil makna mendalam dan menemukan inspirasi atas peristiwa bersejarah itu. Pemuda yang mendominasi populasi penduduk Indonesia mengambil peran sentral dalam berbagai bidang untuk kemajuan bangsa. Saatnya pemuda menempatkan diri sebagai agen sekaligus pemimpin perubahan. Pemuda tidak dapat meletakkan cita-cita bangsa dan masa depan mereka pada segelintir elit bangsa yang hanya mengambil keuntungan sesaat dari kekuasaan. Pemuda yang relatif bersih dari berbagai keputusan dan kasus harus dihitung sebagai aset yang mahal untuk kejayaan Indonesia masa depan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Bersatunya pemuda dalam kepentingan yang sama untuk memajuan Indonesia akan dinilai sebagai sesuatu yang besar. Namun bersatunya pemuda dalam satu perjuangan bukanlah persoalan mudah. Dibutuhkan syarat minimal agar pemuda dapat berkumpul dalam satu kepentingan yakni syarat dasar moral perjuangan harus terpenuhi seperti terbebas dari kepentingan pribadi dan perilaku moral suatu kelompok serta kesamaan tujuan. Energi pemuda yang bersatu cukup untuk mendorong terwujudnya reformasi sejati di negeri ini. Sesuai karakter pemuda yang memiliki kekuatan, kecerdasan, serta kecepatan belajar atas berbagai peristiwa yang mendukung akselerasi perubahan.&lt;br /&gt;    Pemuda menjadi aktor untuk terwujudnya demokrasi politik dan ekonomi yang sebenarnya di negeri ini. Oleh karena itu, pemuda Indonesia harus menyadari sumber daya negeri ini sebagai aset yang harus dipertahankan. Dengan pemahaman mendalam dan perjuangan bersama pemuda, gagasan negara bangsa sebagai negeri yang aman sejahtera dan diberkahi dapat terwujud bagi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8544678525151756571?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8544678525151756571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/pemuda-sebagai-pemimpin-perubahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8544678525151756571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8544678525151756571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/pemuda-sebagai-pemimpin-perubahan.html' title='Pemuda Sebagai Pemimpin Perubahan'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1402296814357430868</id><published>2008-10-25T19:29:00.001+07:00</published><updated>2009-03-24T23:30:20.409+07:00</updated><title type='text'>Panggilan Terhadap Mayat</title><content type='html'>Dalam suatu riwayat disebutkan, tatkala roh berpisah dari tubuh, maka ia dipanggil dari langit dengan tiga kai jeritan:&lt;br /&gt;Wahai anak Adam !!!&lt;br /&gt;Apakah kamu meninggalkan dunia, atau dunia yang meninggalkan kamu ?&lt;br /&gt;Apakah kamu mengumpulkan dunia, atau dunia mengumpulkan kamu ?&lt;br /&gt;Apakah kamu mematikan dunia, atau dunia mematikan kamu ?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Jika mayat diletakkan di tempat untuk dimandikan, maka ia dipanggil tiga kali teriakan:&lt;br /&gt;Wahai anak Adam!!!&lt;br /&gt;Dimanakah tubuhmu yang kuat, bukankah sekarang ini kamu menjadi lemah ?&lt;br /&gt;Dimana mulutmu yang bijak, bukankah sekarang kamu diam ?&lt;br /&gt;Dimana kekasihmu, bukankah mereka sekarang mengasingkan kamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikala mayat diletakkan di tempat kafan, ia dipanggil tiga kali jeritan:&lt;br /&gt;Wahai anak Adam!!!&lt;br /&gt;Pergilah kamu ke tempat yang jauh ke tanpa membawa bekal!&lt;br /&gt;Keluarlah kamu dari rumahmu, dan tidak usah kembali!&lt;br /&gt;Naiklah kuda, dan kamu tidak akan naik seperti itu selamanya, kamu akan menjadi sesuatu di dalam rumah yang penuh kesedihan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu mayat itu dipikul diatas usungan, ia dipanggil tiga kali jeritan:&lt;br /&gt;"Wahai anak Adam!!!&lt;br /&gt;Sangat berbahagialah kamu jika kamu termasuk orang yang bertaubat.&lt;br /&gt;Sangat berbahagialah kamu jika amal kamu baik.&lt;br /&gt;Sangat berbahagialah kamu jika sahabatmu dalam keridhaan Allah, dan alangkah celakanya kamu jika para sahabatmu orang yang dimurkai Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu mayat diletakkan untuk disholatkan, maka ia dipanggil tiga kali teriakan:&lt;br /&gt;Wahai anak Adam!!!&lt;br /&gt;Segala amal yang telah kamu lakukan akan kamu lihat!&lt;br /&gt;Jika amal perbuatanmu baik, maka kamu akan melihat baik!&lt;br /&gt;Jika amal perbuatanmu buruk, kamu pun akan melihat buruk!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian apabila mayat sudah berada di tepi kubur, maka ia dipanggil lagi tiga kali teriakan:&lt;br /&gt;"Wahai anak Adam!!!&lt;br /&gt;Bukankah kamu mendambakan damai pada tempat yang sempit ini ?&lt;br /&gt;Bukankah kamu membawa kekayaan di tempat kekafiran ini ?&lt;br /&gt;Bukankah kamu membawa penerang ditempat yang gelap ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika mayat diletakkan pada liang kubur, maka iapun dipanggil dengan tiga kali jeritan:&lt;br /&gt;Wahai anak Adam!!!&lt;br /&gt;Kamu di atas punggungku bersenda gurau, tapi kamu dalam perutku menjadi menangis.&lt;br /&gt;Kamu berada diatas punggungku bergembira ria, tapi kamu dalam perutku menjadi cemas dan duka.&lt;br /&gt;Kamu di atas punggungku dapat berbicara, tapi kamu dalam perutku kamu menjadi diam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah manusia pulang meninggalkan mayat yang sudah dikuburkan itu, lalu Allah SWT berfirman: "Wahai hamba-hambaKu, kamu tetap terpencil dan bersendirian, para manusia sudah pergi dan pulang meninggalkan kamu bersendirian dalam kegelapan kubur. Padahal kamu telah berbuat maksiat kepada-Ku karena para manusia, karena isteri dan anak. Namun Aku sangat kasihan kepadamu pada hari ini dengan limpahan Rahmat, yang denganya para makhluk semua kagum. Dan aku lebih kasihan kepadamu daripada kasih IBU kepada anaknya." &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Sumber : NN)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1402296814357430868?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1402296814357430868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/panggilan-terhadap-mayat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1402296814357430868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1402296814357430868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/panggilan-terhadap-mayat.html' title='Panggilan Terhadap Mayat'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-5942253178071640870</id><published>2008-10-25T19:27:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T23:40:27.807+07:00</updated><title type='text'>Semangat 80 Tahun Sumpah Pemuda</title><content type='html'>Bulan Oktober merupakan salah satu bulan yang special untuk bangsa Indonesia kita ini, lebih khusus lagi bagi para pemudanya. Lho kok,, special untuk para pemuda??? Ya iya lah,, Sudah kita ketahui bersama bahwa pada bulan ini ada satu hari yang sangat bersejarah bagi pergerakan para pemuda, di mana hari itu jatuh pada tanggal 28 Oktober. Yup…!! Apalagi kalo bukan hari Sumpah Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;    Delapan puluh (80) tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928 para pemuda Indonesia dari berbagai daerah yang terkumpul dalam Kongres Pemuda secara bersama-sama mengumandangkan suatu ikrar. Dalam ikrar tersebut dinyatakan bahwa, para pemuda mengakui satu bangsa, satu tanah air, serta satu bahasa yaitu INDONESIA. Ikrar inilah yang nantinya mempelopori pergerakan-pergerakan para pemuda untuk bersatu dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, di mana sebelum pernyataan ikrar tersebut pergerakan para pemuda masih terkotak-terkotak di daerah masing-masing sehingga tercapainya persatuan dalam perjuangan pergerakan kemerdekaan menghadapi berbagai kendala.&lt;br /&gt;    Salah satu makna yang bisa diambil dari pernyataan ikrar Sumpah Pemuda tersebut adalah kesediaan para pemuda Indonesia untuk bersatu didalam berjuang meraih kemerdekaan. Ibarat sebuah lidi yang digunakan untuk membersihkan sampah di halaman rumah akan terlalu susah, tetapi jika lidi tersebut dijadikan satu ikat, Insya Alloh sampah apapun bisa dibersihkan.&lt;br /&gt;Hal itu juga bisa dianalogikan dengan arti pentingnya sholat berjamaah di masjid –lebih khusus lagi bagi kaum Adam-. Oleh karena itu, bergabung dalam barisan sangatlah penting dalam ‘berjuang’ dibandingkan berjuang sendirian. Dengan bersatu didalam barisan, rasa persaudaraan dan persatuan bisa semakin kokoh.&lt;br /&gt;    Semangat 80 tahun Sumpah Pemuda, semoga bisa kita jadikan acuan dalam ‘perjuangan’ kita, khususnya sebagai kaum pelajar (baca: mahasiswa), yang konon katanya kita dicap sebagai pembawa perubahan, calon penerus bangsa. Perjuangan kita otomatis disesuaikan dengan komposisi dan kapasitas masing-masing. Peran minimal, dengan selalu bersemangat dalam mencari bekal –ilmu-. Kemudian mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan senantiasa mencari perbaikan-perbaikan, serta menularkan pengetahuannya untuk kebaikan bersama, kebaikan masyarakat dan bangsa ini. Karena ibarat buah yang dibiarkan begitu saja, lama-kelamaan akan membusuk tanpa menghadirkan satu manfaatpun, padahal buah itu mampu untuk mendatangkan manfat itu. Alangkah indahnya jika manfaat itu bisa dirasakan oleh orang lain yang membutuhkan.&lt;br /&gt;    Semangat 80 tahun Sumpah Pemuda, juga bisa dijadikan sebagai pelatuk akan adanya pemandangan yang sangat indah dengan semakin rapatnya barisan pemuda untuk bersama-sama ‘berjuang’ mendatangkan suatu kebaikan bagi kita semua dan dalam arti yang lebih luas lagi bagi satu nusa, satu bangsa, Indonesia tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-5942253178071640870?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/5942253178071640870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/semangat-80-tahun-sumpah-pemuda.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5942253178071640870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5942253178071640870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/semangat-80-tahun-sumpah-pemuda.html' title='Semangat 80 Tahun Sumpah Pemuda'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-5146127536587164950</id><published>2008-10-25T19:22:00.003+07:00</published><updated>2009-03-25T22:56:09.511+07:00</updated><title type='text'>Limit Pertahanan Diri Wanita</title><content type='html'>Adapun orang yang melampaui batas dan lebih mengutamakan dunia maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggalnya. Dan adapun orang yang takut kepada kebesaran Tuhan-Nya dan menahan diri dari hawa nafsunya maka sesungguhnya surga tempat tinggalnya. (QS. An-Nazi’at: 37-41)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Seorang wanita harus pandai dalam menangkap isyarat batas ruang gerak dan mampu belajar menahan diri agar tidak melewati batas, karena keutamaan akan diperoleh bila semua yang ada pada diri penggunanya disesuaikan dengan limit (batasan) ketetapan Alloh Sang Pencipta. Jika tidak diindahkan akan terjadi overlimit, yang mengakibatkan kehancuran diri.&lt;br /&gt;Untuk menjaga pertahanan diri seorang wanita, diperlukan suatu batasan-batasan dengan cara sebagai berikut:&lt;br /&gt;·    Mendirikan Sholat&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah difirmankan Alloh swt dalam QS. Al-Ankabut:45, rem dari perbuatan keji &amp;amp; mungkar adalah melalui sholat. Namun sholat di sini tidak sekedar ibadah formal dan ritual saja, tapi juga harus berdampak pada pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;·    Menjaga Lisan&lt;br /&gt;“Siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir maka hendaklah ia mengatakan yang baik atau diam.” (HR. Bukhari-Muslim). Ciri orang yang beriman ketika berbicara adalah yang keluar dari mulutnya hanya kebenaran, kejujuran, zikir, tidak mencaci, dan tidak ia tidak bergosip. Selain itu, ia tidak berkata lemah lembut dengan maksud menarik perhatian lawan jenis, seperti difirmankan dalam QS. Al-Ahzab:32.&lt;br /&gt;·    Menjaga Makan&lt;br /&gt;Asupan kualitas dan kuantitas, kehalalan dan ke-thayib-an, menjadi panduan untuk mengatur apa yang masuk ke dalam tubuh seorang muslim, seperti yang dicontohkan oleh Rosulullah saw. Beliau hanya makan &amp;amp; minum pada saat perut terasa lapar, dan beliau pun membagi perutnya dalam tiga bagian, yakni 1/3 untuk makan, 1/3 untuk minum, 1/3 untuk bernapas.&lt;br /&gt;·    Menjaga Kehormatan&lt;br /&gt;Persyaratan ini mutlak dimiliki seorang muslim karena hal ini berkaitan dengan berhasil tidaknya seseorang masuk ke dalam surga-Nya. Sebagaimana yang telah diterangkan Alloh swt. dalam QS. Al-Mukminun:5-7.&lt;br /&gt;·    Menahan Pandangan&lt;br /&gt;Dalam QS. An-Nur: 30-31, memerintahkan seorang hamba yang beriman untuk menjaga pandangannya. Pengharaman melepaskan pandangan, disebabkan perbuatan tersebut dapat mengakibatkan rusaknya hati, memikirkan, mengangankan apa yang dilihat lalu berhasrat mewujudkannya. Dikatakan dalam HR. Hakim, Thabrani, dan Baihaqi bahwa, “Pandangan mata adalah panah beracun dari iblis. Siapa yang meninggalkannya karena takut kepada Alloh maka Alloh akan memberikannya keimanan yang dirasakan kenikmatannya dalam hati.”&lt;br /&gt;·    Menahan Hawa Nafsu&lt;br /&gt;Jihadun Nafsi,memerangi hawa nafsu, membutuhkan perjuangan yang lebih besar daripada perang secara fisik. Manusia yang berjuang mengendalikan hawa nafsunya akan memperoleh rahmat dan hidayah Alloh swt. sehingga ketika ia “pulang”, jiwanya dalam keadaan tenang. Alloh ridho terhadap mereka dan mereka pun ridho kepada-Nya. (QS. Al-Bayyinah:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Alloh, jadikanlah cahaya di hatiku, cahaya di kuburku, cahaya di hadapanku, cahaya di belakangku, cahaya di kananku, cahaya di kiriku, cahaya di atasku, cahaya di bawahku, cahaya pada pendengaranku, cahaya pada  penglihatanku, cahaya pada rambutku, cahaya pada kulitku, cahaya pada dagingku, cahaya pada darahku, cahaya pada tulang-tulangku. Wahai Tuhanku, besarkanlah bagiku cahaya dan berikanlah bagiku cahaya dan jadikanlah padaku cahaya dan tambahkanlah padaku cahaya, tambahkanlah padaku cahaya, tambahankanlah padaku cahaya, Amin.”&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: right;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Diintisarikan dari:&lt;br /&gt;Buku Wanita Antara Cinta dan Keindahan&lt;br /&gt;Karya Sasa Esa Agustina&lt;br /&gt;Edited By:&lt;br /&gt;Keputrian UKI FE ‘08&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-5146127536587164950?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/5146127536587164950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/limit-pertahanan-diri-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5146127536587164950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5146127536587164950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/limit-pertahanan-diri-wanita.html' title='Limit Pertahanan Diri Wanita'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-9080600692233408306</id><published>2008-10-11T13:01:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T22:57:14.082+07:00</updated><title type='text'>TIADA KEJAHATAN YANG TIDAK TERBALAS</title><content type='html'>Seorang pemuda yang masih belia tampak begitu klelahan dan kehausan. Maka tatkala tiba di disuatu oase yang bening airnya dengan tnaman rindang disekelilingnya, penunggang kuda itu menghentikan kudanya dan turun ditempat tersebut. Ia berbaring, lalu meletakkan sebuah bungkusan disampingnya. Matahari sangat terik, namun disitu amat teduh, sehingga tanpa sengaja ia tertidur pulas setelah memuaskan dahaganya dengan meminum air bening di oase tadi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Ketika ia terjaga, matahari mulai condong. Ia sedang mengejar waktu karena ibunya sakit keras. Tampaknya ia anak seorang yang kaya raya, terlihat dari pakaiannya yang mewah dan kudanya yang mahal. Dengan tergesa-gesa ia melompat ke punggung kuda dan bungkusannya tertinggal karena ia hanya berpikir untuk segera tiba dirumah menunggui ibunya yang sedang sekarat. Bapaknya sudah meninggal dibunuh orang beberapa tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Tidak lama setelah ia meninggalkan tempat tersebut, seorang penggembala lewat ditempat tersebut. ia terkesima melihat ada sebuah bungkusan kain tergeletak dibawah pohon. Diambilnya bungkusan itu, lalu dibawanya pulang kegubuknya yang buruk. Alangkah gembiranya hati si anak gembala tersebut tatkala melihat bungkusan tersebut ternyata isinya emas dan perak yang sangat berharga. Ia yatim piatu dan masih kecil sehingga penemuan itu di anggapnya merupakan hadiah baginya. ketika tempat tadi sudah sepi, seorang kakek yang sudah bungkuk berjalan terseok-seok melalui oase tadi. Karena kelelahan ia beristirahat di bawah pohon yang rimbun. Belum sempat ia melepas lelah, anak muda penunggang kuda yang tertidur sebelumnya dibawah pohon tadi datang hendak mengambil bungkusan yang tertinggal.&lt;br /&gt;Tatkala ia sampai, alangkah terkejutnya pemuda tersebut melihat bahwa dipohon tersebut tidak lagi menemukan bungkusan kain. Yang nampak hanyalah seorang kakek. Mka pemuda tu dengan suara keras bertanya kepada si kakek, "Mana bungkusan yang tadi disini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak tahu," jawab kakek dengan gemetar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan bohong!" bentak si pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh, waktu saya tiba disini,tidak ada apa-apa kecuali kotoran kambing".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kurang ajar! Kamu mau mempermainkan aku? Pasti engkau yang mengambil bungkusanku dan meyembunyikan disuatu tempat.. Ayo kembalikan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bungkusan itu baru kuambil dari kawan ayahku sebagai warisan yang telah dititipkan ayahku kepadanya untuk diserahkan kepadaku kalau akus sudah dewasa, yaitu sekarang ini. Kembalikan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sumpah tuan, saya tidak tahu,"sahut kakek tersebut makin ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kurang ajar! Bohong! Ayo serahkan kembali. Bila tidak ,tahu rasa nanti" hardik pemuda tadi.&lt;br /&gt;Karena kakek itu tidak tahu apa-apa, maka ia tetap bersikeras tidak melihat bungkusan tersebut. Si pemuda tidak bisa dapat mengendalikan kemarahannya lahi. di cabutnya pedang pendek dari pinggangnya dan akhirnya kakek tadi di bunuhnya. Setelah itu ia mencari kesana-kemari mencari bungkusan yang ia tinggalkan. Akan tetapi tidak ditemukan. Setelah itu ia naik ke punggung kuda dan memacunya ke rumahnya dengan perasaan marah dan kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini ditanyakan kepada Nabi Musa oleh salah seorang muridnya. "Wahai Nabiyullah, bukankah cerita tersebut justeru menunjukan ketidak adilan Allah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksudmu?" tanya Nabi Musa".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kakek itu tidak berdosa tetapi menanggung malapetaka yang tidak patut diterimanya. Sedangkan si anak gembala yang mengantungi harta tadi malah bebas tidak mendapatkan balasan yang setimpal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menurutmu Tuhan tidak adil?" ucap Nabi Musa terbelalak. "Masa Allah. Dengarkan baik-baik latar belakang ceritanya. Kemudian Nabi Musa pun bercerita, "Ketahuilah, dahulu ada seorang petani hartawan dirampok semua perhiasan harta benda miliknya oleh dua orang bandit yang kejam. setelah berhasil merampok, harta itu dibagi dua oleh perampok tersebut. Dalam pembagian harta rampokan tersebut terjadi kecurangan oleh salah seorang bandit yang tamak sehingga harta rampokkan tersebut dikuasainya sendiri setelah membunuh kawannya. Bandit yang tamak itu adalah kakek yang di bunuh oleh pemuda tadi. Sedangkan bandit yang dibunuh oleh kakek itu adalah ayah dari pemuda yang membunuh kakek tadi. Disini berarti nyawa di bayar nyawa. Sedangkan petani yang hartawan itu adalah ayah dari si pemuda gembala tadi yang mengambil bungkusan kain tadi. Itulah keadilan Tuhan. Harta kekayaan telah kembali kepada yang berhak dan kejahatan dua bandit tadi telah memperoleh balasan yang setimpal. Meskipun peristiwanya tidak berlangsung tepat pada masanya". &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di kutip dari buku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"KISAH KEADILAN PARA PEMIMPIN ISLAM"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KARYA : NASIRRUDIN S.AG.MM,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-9080600692233408306?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/9080600692233408306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/tiada-kejahatan-yang-tidak-terbalas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/9080600692233408306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/9080600692233408306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/tiada-kejahatan-yang-tidak-terbalas.html' title='TIADA KEJAHATAN YANG TIDAK TERBALAS'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-2034655688715850644</id><published>2008-10-11T13:00:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T22:58:59.366+07:00</updated><title type='text'>Islam Itu...</title><content type='html'>Ada fitnah yang dilakukan secara terus-menerus. Fitnah bahwa Islam adalah agama yang mendambakan keganasan dan ingin menguasai dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini identik dengan kata ‘jihd’. Padahal jihad sendiri punya makna yang sangat luas, namun bermuara pada satu kata yakni ‘perjuangan’, baik secara global maupun secara khusus.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Inilah yang menyebabkan umat Islam wajib mengangkat senjata jika ia diserang terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Kata-kata lain yang sering digembar-gemborkan adalah bahwa Islam memaksa orang-orang untuk menganut agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, saat dinasti-dinasti Islam melakukan perluasan tanah kerajaan khalifah, jarang sekali ada pemaksaan ideologi Islam terhadap daerah yang telah ditaklukkan oleh mereka, sebab Al Qur’an pun melarang hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tentu saja, jika Islam berkuasa, maka banyak orang akan memutuskan untuk pindah agama menurut keinginannya. Hal ini pun hanyalah satu aspek kecil dari sifat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, saat pemilihan gubernur Florida, Amerika Serikat untuk pertama kalinya. Gubernur mereka berasal dari partai Republik pada abad ke 20. terlihat banyak orang menyertai gerakan partai Republik karena tertarik oleh janji-janjinya. Dengan sejumlah pengecualian langka, manusia selalu bereaksi menurut apa yang mereka rasa, benar atau salah, selalu menurut kepentingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkara yang terakhir ialah jika mendengar kata-kata seorang muslim radikal, maka ingatlah, ia hanya satu dari satu miliar umat Islam di dunia dan berbicara hanya untuk dirinya dan sejumlah kecil pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak perlu takut terhadap Islam. Gerakan Al Qaida hanya merupakan kelompok kecil dari umat Islam dan tdak akan menjadi keuaran dominan, kecuali jika telah dilakukan hal-hal di luar batas, sehingga meyakinkan umat Islam bahwa seruan yang dihembuskan Osama bin Laden adalah benar.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber : Mutiara Amaly Vol. 53&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-2034655688715850644?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/2034655688715850644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/islam-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2034655688715850644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2034655688715850644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/islam-itu.html' title='Islam Itu...'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8934572730728621783</id><published>2008-10-11T12:58:00.002+07:00</published><updated>2009-03-25T23:01:08.046+07:00</updated><title type='text'>Cantik Luar Dalam Yuk...</title><content type='html'>Kemolekan tubuh dan kecantikan hanya berarti bila disertai ketakwaan, “Sesungguhnya Alloh tidak melihat tubuh-tubuh kalian, juga tidak penampilan kalian, tapi melihat hati dan amal perbuatan kalian. Takwa itu di sini, takwa itu di sini, takwa itu di sini, beliau pun menunjuk dadanya.” (H.R. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;    Betapa adilnya Alloh yang mengukur kecantikan semata dari isi hati masing-masing, bukan dari tampilan luar. Agar keindahan yang anda miliki terpancar, diperlukan eksplorasi-eksplorasi berikut ini:&lt;br /&gt;1.    Menjaga Lisan. Islam mengajari umatnya untuk menjaga tutur kata, “….Dan barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir hendaklah bertutur yang baik atau diam.” (H.R. Syaikhani dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;2.    Perilaku yang Baik. Tirmidzi meriwayatkan dari hadist Jabir, sesungguhnya Nabi bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling aku senangi dan paling dekat kedudukannya denganku kelak pada hari kiamat adalah yang terbaik perilakunya di antara kalian”.&lt;br /&gt;3.    Kendalikan Diri. Marah tidak dilarang, boleh saja kita marah terhadap seseorang atau suatu keadaan, asal dalam kemarahan itu ia tetap dapat menjaga lisan dan perbuatannya.&lt;br /&gt;4.    Memiliki Rasa Malu. Imran bin Husain berkata, Nabi SAW. Bersabda: “Malu itu hanya bisa tercipta dari kebaikan”. (H.R. Bukhari, Muslim, dan Ahmad). Rasa malu seseorang kepada Alloh SWT akan melahirkan suatu kebaikan.&lt;br /&gt;5.    Menjauhi Sifat Buruk, seperti: saling menghina, merendahkan, kecurigaan tanpa sebab dan tanpa bukti, saling memusuhi, berharap agar nikmat yg didapat orang lain segera musnah, dll.&lt;br /&gt;6.    Makan dan Minum Secukupnya. Makanlah sebatas dapat menegakkan tulang-tulangnya untuk mendapatkan tenaga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik. Jangan pula menghindari makan dengan alasan kesibukan, sedang diet, atau tidak ada gairah karena banyak pikiran.&lt;br /&gt;7.    Olahraga. “Orang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih Alloh cintai daripada mukmin yang lemah”. (H.R. Muslim)&lt;br /&gt;8.    Menjaga Kebersihan, seperti:&lt;br /&gt;a.    Menjaga kebersihan tubuh yang termasuk fitrah, yakni: khitan, mencukur rambut kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan memendekkan kumis.&lt;br /&gt;b.    Menjaga kebersihan pakaian&lt;br /&gt;c.    Menjaga kebersihan gigi dan mulut&lt;br /&gt;d.    Memelihara kebersihan rambut&lt;br /&gt;9.    Merapikan Diri. Setiap orang perlu memelihara kerapian dirinya, janganlah membiarkan diri dalam penampilan kusut dan kumal dengan dalih ingin meninggalkan dunia (zuhud). Akan tetapi, janganlah pula bersikap berlebihan dalam merapikan dirinya hingga mengarah kepada tabaruj (memamerkan kecantikan kepada orang lain).&lt;br /&gt;10.    Berilmu. Carilah ilmu sampai akhir hayat, sebab hal tersebut akan menjadi landasan berpikir dan beramal seseorang.&lt;br /&gt;11.    Tidak Berhias yang Diharamkan Alloh, seperti: mencukur alis, menyambung rambut, tato, dan meregangkan gigi.&lt;br /&gt;12.    Berhias yang Mubah (Boleh), seperti:&lt;br /&gt;a.    Mengenakan celak dan semir, bahkan kedudukannya menjadi sunah alasannya berhias untuk membahagiakan suaminya.&lt;br /&gt;b.    Memakai minyak wangi, namun jika alasan seseorang memakai parfum untuk menarik perhatian lawan jenisnya, maka menurut Rasululloh hal tersebut merupakan perbuatan zinah.&lt;br /&gt;c.    Bersisir dan mencukur bulu kemaluan&lt;br /&gt;    Berbahagialah seorang wanita bila dapat berpenampilan luar-dalam sama indahnya, terutama bila hati dipenuhi dengan sifat-sifat positif. Do’a kita bersama: Allaahumma kamaa hassanta khalqi fahassin khuluqii, “Ya Alloh, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku.” (H.R. Ahmad). Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: Wanita (Antara Cinta dan Keindahan)&lt;br /&gt;Sasa Esa Agustina&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8934572730728621783?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8934572730728621783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/cantik-luar-dalam-yuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8934572730728621783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8934572730728621783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/cantik-luar-dalam-yuk.html' title='Cantik Luar Dalam Yuk...'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-5447991954692234285</id><published>2008-10-11T12:56:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T23:02:51.870+07:00</updated><title type='text'>Ramadhan Datang Lagi</title><content type='html'>Kalo Tasya begitu kegirangan saat menyanyikan lagu Libur Telah Tiba, maka kita juga kudu bahagia dan senengnya bukan main saat menyambut datangnya bulan Ramadhan. Senang, sebab Ramadhan menjanjikan segalanya, khususnya memberi “bonus pahala” kepada kita dalam beribadah. Bahagia, karena nyaris semua orang berlomba dalam memperbanyak amalan baiknya. Sehingga, peluang untuk berbuat dan menyaksikan maksiat bisa diperkecil. Maklum, saat Ramadhan, dari mulai anak-anak, remaja, sampai bapak-ibu, kakek-nenek, semua gesit nyari pahala. Yang tadinya jarang ke masjid kalo sholat, saat Ramadhan, semuanya tumplek-blek di masjid. Tadarus dan baca al-Quran selepas Isya, juga mampu mengalihkan perhatian sebagian besar umat Islam dari lagu-lagu yang selama ini jadi favoritnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Bukan cuma kita, yang orang biasa, para selebritis pun jadi rajin bawain dan ngisi acara-acara bernuansa Islam. Entah di radio atau di televisi. Terlepas dari beragam niat dan tujuannya, yang jelas para selebritis udah tampil rada sopan. Yup! Ramadhan memang mampu memberi nuansa yang berbeda dengan bulan lainnya. Itu sebabnya, bulan Ramadhan selalu disambut gempita oleh sebagian besar kaum muslimin. Maklum, dari keterangan yang sering didengar dari para ustadz, bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan terbebasnya dari siksa api neraka. Tentu dengan catatan, bahwa kita memanfaatkan bulan Ramadhan dengan aktivitas yang benar dan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita udah siap dengan beragam kegiatan; ada sanlat, ada kajian Islam, seminar, tabligh akbar, sampai pembagian sembako. Pokoknya, seluruh program acara sengaja dikemas sedemikian rupa, supaya mencerminkan nuansa islami. Tentu saja, kegiatan seperti ini layak dipertahankan dan terus dikembangkan. Dengan harapan, nantinya bukan sekadar bentuk seremonial belaka, tapi lebih karena terdorong dari sisi ideologis. Artinya, kita rajin beribadah dan beramal baik jangan hanya pas bulan Ramadhan aja, tapi setelah Ramadhan malah kembali senewen. Ih, jangan sampe deh. Bahkan harusnya, Ramadhan ini adalah momentum (saat yang tepat) untuk memupuk semangat keislaman kita. Betul nggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar Ramadhan ini terasa lebih bermakna, maka kita kudu bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Jangan sampe deh puasa kita, yang merupakan aktivitas utama dari kewajiban di bulan Ramadhan ini, sia-sia. Itu artinya, nggak ada nilai baiknya sama sekali di hadapan Allah karena ternodai oleh perbuatan-perbuatan salah yang kita lakukan. Hati-hati ya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari aja, kita suka menjumpai hal-hal yang indah dan nikmat, yang rasanya sayang kalo dilewatkan begitu saja. Misalnya, ada produsen sebuah produk yang getol bikin promosi—dengan harapan konsumen bisa terpikat—selalu bikin penawaran khusus. Seperti menawarkan beragam diskon dan bonus bagi setiap orang yang membeli produk tertentu di bulan tertentu. Itu sebabnya, biasanya banyak orang yang mau memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh dibilang Ramadhan mirip-mirip begitu lah. Allah Swt. di bulan Ramadhan memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk memanfaatkan nikmat dan indahnya Ramadhan. Maka sayang sekali kalo berlalu begitu saja tanpa ada aktivitas amal shaleh yang kita lakukan. Sebab, saat Ramadhan Allah memberikan “bonus” yang besar dalam ibadah kita. Abu Hurayrah mengatakan, bahwa Rasulllah saw. bersabda:&lt;br /&gt;Apabila tiba bulan Ramadan, dibuka pintu-pintu Surga dan ditutup pintu-pintu Neraka serta syaitan-syaitan dibelenggu (HR Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sungguh aneh kalo ada kaum muslimin yang ogah-ogahan begitu datang Ramadhan. Yakinlah, dengan puasa bukan berarti kita tambah kurus dan menderita. Justru kita jadi sehat dan dapat pahala pula. Pokoknya, sayang deh kalo Ramadhan dibiarkan begitu saja tanpa diisi dengan aktivitas amal shaleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, supaya Ramadhan tahun ini lebih bermakna, kita siapin segala bekal untuk terjun di medan yang penuh dengan pahala, sekaligus tantangan. Jangan sampe ada di antara kamu yang ogah atawa malas, apalagi uring-uringan saat Ramadhan tiba. Justru inilah kesempatan kita untuk memperbaiki kualitas amal kita, dan sekaligus memperbanyak amal shaleh. SEMANGAT!!!&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber : Majalah Studia Th. II No. 75&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-5447991954692234285?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/5447991954692234285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/ramadhan-datang-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5447991954692234285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5447991954692234285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/ramadhan-datang-lagi.html' title='Ramadhan Datang Lagi'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-5383471741400191437</id><published>2008-10-11T12:51:00.002+07:00</published><updated>2009-03-25T23:04:34.001+07:00</updated><title type='text'>Masyarakat Madani</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: courier new;font-size:100%;" &gt;Islam adalah agama yang mengatur tentang ibadah, akhlak manusia, transaksi muamalah, ilmu pengetahuan dan teknologi serta masih banyak lagi yang diatur di dalamnya. Masyarakat madani adalah masyarakat yang hidup dalam ketentraman, tercukupi, dan maju dalam nilai-nilai ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Termaktub dalam alquran mengenai negeri syaba’ yaitu negeri yang kaya akan kesuburan dan kemakmuran di dalam pembangunan negeri tersebut. Contoh halnya negeri ini ketika kita menanamkan satu bibit pohon maka jadilah pohon yang indah dengan buah yang sangat ranum. Beda halnya dengan kota madinah yang hampir mirip dengan Negara Indonesia terdapat berbagai jenis heterogen suku, ras, agama serta budaya.&lt;br /&gt;Karakteristik masyarakat madani yaitu:&lt;br /&gt;1.    Masyarakat yang bertuhan yaitu beragama khususnya agama islam. Maksudnya ketika berinteraksi dengan manusia harus sesuai dengan aturan-aturan Allah yang tertulis pada Alqur’an.&lt;br /&gt;2.    Mereka memiliki salah satu ciri yaitu hidup damai. Dalam kehidupan ini satu sama lain haruslah adil dalam memutuskan satu perkaran, bil hikmati wa maujudil khasanah artinya dengan cara hikmat dan adanya manfaat yang akan kita ambil. Memutuskan perkarapun haruslah dengan hati tenang dan akal pikiran yang  sehat.&lt;br /&gt;3.    Tegaknya persatuan dan kesatuan. Cara ini haruslah dipupuk dari awal dengan cara membangun ikatan silaturahmi yang kuat diantara kita.&lt;br /&gt;4.    Terciptanya sikap toleransi. yaitu bisa menghargai hak-hak orang lain namun tidak mengabaikan hak pribadi.&lt;br /&gt;5.    Terjadinya keseimbangan antara hak dan kewajiban&lt;br /&gt;6.    Terus berproses dalam menciptakan peradaban yang tinggi. tidak pernah lelah dalam mencari ilmu untuk menciptakan Negara yang diidamkan oleh semua makhluk hidup&lt;br /&gt;7.    memiliki akhlak mulia. Wujud dari sifat ini, patuh terhadap aturan hokum, menghargai aturan-aturan wilayah masing-masing sesuai dengan syariat islam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-5383471741400191437?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/5383471741400191437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/masyarakat-madani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5383471741400191437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5383471741400191437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/10/masyarakat-madani.html' title='Masyarakat Madani'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8643061102360408494</id><published>2008-08-17T11:23:00.006+07:00</published><updated>2009-03-25T23:44:01.593+07:00</updated><title type='text'>Unit Kerohanian Islam Fakultas Ekonomi Unsoed, are...</title><content type='html'>Assalamu’alaikum…&lt;br /&gt;Kenalin neeh, UKI alias Unit Kerohanian Islam di Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman adalah salah satu LDK or Lembaga Dakwah Kampus. UKI adalah salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FE yang berusaha memfasilitasi temen-temen yang pengen tahu dan mengkaji Islam lebih dalam, meski kegiatan kita ngga cuma ‘pengajian’.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;UKI dikepalai oleh seorang Ketua Umum yang ramah (??) yakni &lt;strong&gt;Fikri Wicaksana&lt;/strong&gt; (IESP 2005) yang dibantu oleh Sekretaris Umum_nya &lt;strong&gt;Rutriana Meilisa&lt;/strong&gt; (Akuntansi 2005) dan Bendahara Umum &lt;strong&gt;Sri Mulyani&lt;/strong&gt; (Akuntansi 2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Sekretaris umum juga dibantu lo... Ada biro Administrasi yang dihandle sama &lt;strong&gt;Ferdyant Pangestu&lt;/strong&gt; dan biro Kerumahtanggan oleh &lt;strong&gt;Meylani Tita&lt;/strong&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;br /&gt;UKI sendiri punya 6 bagian, yang biasa disebut departemen. Ada Departemen Pembinaan dan Pengkaderan yang getol nyari dan ngebina anggota UKI biar jadi muslim beneran alias kaffah, ada Departemen Keputrian yang just for girlz, Departemen Syiar yang kerjaannya ngadain kajian-kajian Islam dan mensyiarkan Islam di kampus.&lt;br /&gt;Lalu ada Departemen Hubungan Masyarakat (Humas) yang rajin silaturahim dan berhubungan dengan pihak-pihak eksternal. Ada juga departemen yang rajin jualan untuk menopang finance UKI, Departemen Kewirausahaan (KWU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last but not least, ada Departemen Media yang hobi nulis berita seputar dunia Islam yang lagi in. kadang-kadang tulisannya dipublish juga di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih kompletnya, silakan baca ndiri profil masing-masing departemen di bawah ini…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;DPP&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DPP apaan ya….? DPP itu singkatan dari Departemen Pembinaan dan Pengkaderan. Dengan motto “Committed To You” kami siap melayani kamu dan berkomitmen dalam jalan dakwah ini. “Dakwah” kedengerannya ngeri banget ya? Tapi jangan pernah takut karena dakwah adalah wajib. Kami hadir untuk melayani kamu–kamu semua yang pengen gabung sama kita dalam barisan yang suci ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;br /&gt;Mo tau siapa aza yang ada di DPP? DPP punya 5 kru yang keren abiizzz , Sebagai kadep, ada Akh Hartono T.P. (Mgt ‘05), untuk stafnya ada Akh Achmad Aria W. (Mgt ‘06), ada Ukh Fitri J. (Mgt ‘05), Ukh Erni Supriandini (IESP ‘06), ‘n yang ga kalah keren ada Ukh Anggri Rahmawati (Akt ‘06).&lt;br /&gt;DPP tu bisa diibaratkan dengan HRD-nya perusahaan dan di sini, UKI FE adalah perusahaannya. So, pastilah DPP tu punya tugas-tugas yang mirip dengan tugasnya HRD, consist of recruitment, education, empowerment and consulting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia… dalam waktu dekat ini kita bakalan ada BLT (Basic Leadership Training) buat temen-temen yang pengen gabung jadi anggota UKI, Insya Alloh diadain tanggal 19-20 April , kita juga punya TA 2 (Training Anggota 2) buat nyiapin calon pengurus. Buat kamu yang suka jalan-jalan, kita punya Wisata Ruhiyah (Wisruh), terbukti ‘kan kalo UKI ga cuma ngaji aza kerjaannya….? Pasca OKFE (ospeknya FE) nanti kita ada OASIS (Orientasi Nilai-Nilai Dasar Islam) biar nambah wacana kamu-kamu semua tentang Islam. Oia… sebelum OASIS kita ada TFT (Training 4 Tentor). Yang ga kalah seru, kita bakal ngadain Study Club sebelum ujian utama. Buat ngaji pengurus kita punya KIAS (Kajian Istimewa Antarpengurus) yang Insya Alloh diadain dua pekan sekali, next kita punya ForTen (Forum Tentor) or sekolah kader. Kayaknya banyak banget ya prokernya? Makanya biar ga jenuh kita adain Suplemen , bukan cuma untuk pengurus aza lho… Buat kamu-kamu yang pengen ikut, boleh-boleh aza kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana? Acaranya seru-seru ‘n keren abis ‘kan? Terbukti ‘kan kalo kerjaan kita ga cuma ngaji aza? Makanya buruan gabung, ga harus orang yang pernah ikut rohis aza, semua mahasiswa Muslim di FE tercinta ini boleh gabung sama kita-kita. Ditunggu yach……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Departemen Keputrian&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum Wr.Wb.&lt;br /&gt;Ini nich yang cewek mesti tau! KEPUTRIAN (kaya pernah denger). Yup kali ini kita bakal kenalan dengan sosok keputrian. Seperti yang teman-teman tahu, setiap kali disebut kata “keputrian”, sensor telinga kita langsung merangsang otak untuk berpikir berbagai hal yang berbau cEwEk. Makanya nggak salah, kalo keputrian juga biasa disebut “ajang aktualisasi-nya” para cEwEk (baca : muslimah). Tapi jangan salah, muslimah yang di sini beda lho. Ga seperti yang teman-teman bayangkan (muslimah yang selalu tampil lembut, saking lembutnya malah jadi lembek). Muslimah yang kita maksud di sini adalah para muslimah yang KALEM alias KuAt LEMbut (bukannya lemah lembut…udah nggak jaman, girls!!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi muslimah adalah anugerah buat kita. Namun tak mudah menjadi muslimah yang OKE, dalam arti memiliki ketangguhan, tetap pada prinsip namun profesional dan diterima banyak kalangan. Nah, untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, KEPUTRIAN sebagai sebuah tim, berusaha menawarkan berbagai kegiatan, seperti: kajian rutin pekanan, seminar kecantikan, food party, lomba aneka kreasi muslimah, demo masak, dan masih banyak lagi. Semua kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mengeksplorasi berbagai potensi para muslimah yang masih terkubur saaangaaaat dalam (deep inside gitcu dech…. kaya pilem ya). Sekarang coba bayangkan, hampir di setiap tempat (baca : kondisi) jumlah kaum hawa pasti lebih banyak jika dibandingkan dengan kaum adam (emang ada kaum adam?), apalagi jika jumlah yang besar itu juga diimbangi dengan kualitas para muslimahnya yang OKE. Subhanalloh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui seluk beluk KEPUTRIAN, saat ini perkenankan kami dari CREW KEPUTRIAN membuka pintu hati untuk putri-putri Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman……&lt;br /&gt;Kepala departemen : Nissa Novianti (Akt A ’05)&lt;br /&gt;Sekretaris departemen : Ria Wijayanti (Akt 3 ’06)&lt;br /&gt;Bendahara departemen : Turyati (Akt 3 ’06)&lt;br /&gt;Crew departemen : Indah Aditya Putri (Akt 3 ’06)&lt;br /&gt;Sagitalia Widi P. (Akt B ’05)&lt;br /&gt;Puji Rahayu (IESP C ’05)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So… inilah beberapa kegiatan yg bakal dilaksanain ma keputrian ’08 kali ini….:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;GARNET ( Gali seRba-serBi aNak cEwe Terkini )&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Acara ini bakal diadain setiap Jum’at pekan pertama. Disini kita bisa dapat banyak ilmu, misalnya tentang perawatan kecantikan, kesehatan de-el-el&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SAFIR ( Sarana Fikih Remaja )&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ini nih ajang fiqih yang akan membuat temen-temen tahu banyak seputar dunia fikih ‘n so pasti berkaitan dengan wanita donks. Kalo yang ini hadir di hari Jum’at pekan kedua&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TIARA ( Terampil Ala keputriAn )&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi temen-temen yang suka utak-utik sesuatu menjadi karya yang apik, kalian ga boleh melewatkan moment ini di hari Jum’at pekan ketiga coz bakalan nambah pengetahuan untuk hasta karya temen-temen&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PEARL ( Pesona Akhlak Remaja Muslimah )&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Akhlak is an important thing in our life. Biar akhlak kita semakin mempesona, coba dech ikuti kajian yg satu ini yang akan dihadirkan di hari Jum’at pekan terakhir&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;OPAL ( Olahraga Pagi Asyik kaLee )&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Di samping sehat ruhiah, kita juga musti sehat jasmani. So, biar jasmani kita selalu OK kita menghadirkan Olahraga Pagi khususnya buat pengurus akhwat UKI ‘n yg pasti asyik punya euy..&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AMETHYST ( Ayo Mencari taHu bYar Serba Tau )&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Biar akhwat ga kalah smart, kita menghadirkan tulisan2 about dunia akhwat yang bisa temen-temen simak di Madingnya Media UKI&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;FRESH ( Festival kReasi Seni muslimaH )&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;This is a special event in Ramadhan. Acarane seru ‘n menarik, ada lomba kreasi jilbab, lomba desain baju muslimah, lomba masak n’ lomba2 laen yang pasti seruu abeezz!!&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TOPAZ ( Travelling enjOy At Zekre )&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini juga masuk kajian rutin but yang bikin special karena acarane bertempat di sekre. Jadi kalo sekre temen-temen mo di datengin, bisa kok ..&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JAMRUD ( Jadikan Ajang Masak Rantai Ukhuwah Departemen )&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Udah kodratnya kale perempuan musti lihai masak, so untuk memacu kreativitas temen-temen UKI di bidang masak, ajang ini bisa jadi pilihan. Coz di samping masak, acara ini juga akan mempererat rantai ukhuwah antardepartemen yang ada di UKI. Wahh asyik ga’ tuch..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana…??? Seru2 ‘n bisa menambah pengetahuan temen-temen kan….&lt;br /&gt;Yups… keputrian memang selalu ingin memberikan sesuatu yang terbaik buat temen-temen putri yang nantinya bisa bermanfaat buat temen-temen semua….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So… Jangan lupa ya buat ngikutin acara2nya keputrian…Ok! {^-^}&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Wr.Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Departemen Syiar&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Sesuai dengan namanya Departemen Syiar adalah sebuah departemen yang mempunyai kegiatan yang berhubungan dengan penyebaran nilai-nilai Islam sehingga dapat mewarnai lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soediman dengan nuansa Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan yang dilakukan departemen Syiar secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu Regular Event, Special Event dan Big Event.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kelompok Regular Event, departemen Syiar berusaha menyuguhkan acara yang bertitle Sunkist or Sirami Qolbu Dengan Kajian Islam Istimewa yang insya Alloh bakalan diadakan dua kali sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk Special Event ada SyiRam (Syiar Ramadhan) yang diadain setiap tahun pas bulan Romadhon. Trus ada juga dialog antarsekre yang melibatkan UKM/HMJ di Fakultas Ekonomi. Nah, buat Big Event Acara Tabligh dan Seminar menjadi pilihan departemen Syiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kegiatan-kegiatan yang insya Alloh bakalan diadain oleh departemen Syiar dan kami berharap kegiatan-kegiatan tersebut dapat menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Alloh Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya sebuah kegiatan tidak akan terwujud tanpa ada the man behind the scene alias orang-orang di belakangnya. Departemen Syiar sendiri digawangi oleh 5 personil, yaitu Farid Azhar (D3 Ak 2006) sebagai Kepala Departemen, Riski Afriansyah (IESP 2006), Dwi Jayanti (Akt 2005), dan Meti Gustianingrum P. G. (Akt 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Departemen Hubungan Masyarakat (Humas)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Assalamu’alaikum, Humas numpang lewat ya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upz, kenalan dulu deng!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humas merupakan salah satu departemen (baca : keluarga) di UKI FE Unsoed yang hobinya jalan-jalan, sesuai dengan motto Humas “Jalin Ukhuwah dan Tingkatkan Solidaritas Antarmuslim”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturahim antarLDF, UKM/HMJ dan dekanat, Litbang dan Press Release merupakan kegiatan eksternal Humas. Untuk kegiatan internal, Humas menyediakan Buku Diary untuk pengurus UKI dan memfasilitasi untuk sharing dengan pembina UKI FE Unsoed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Humas digawangi oleh Badrus Zaman (D3 AK 2006) sebagai kepala departemen, terus didampingi tiga staff yaitu Agus Priyono (IESP 2005), Yuli Purwitasari (IESP 2005) dan Aprilia Setiyaningsih (D3 Akt 2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Departemen Kewirausahaan (KWU)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum Wr. Wb&lt;br /&gt;Kewirausahaan alias KWU, merupakan salah satu departemen yang ada di UKI FE Unsoed yang diharapkan bisa ngasih tambahan modal buat UKI sendiri, selain itu membantu kita dalam kemandirian ma’aly yang pastinya sesuai dengan syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arahan Program Kerja&lt;br /&gt;1. Merintis, mengembangkan, dan melaksanakan usaha- usaha untuk menambah keuangan organisasi berdasarkan prinsip-prinsip Syariah.&lt;br /&gt;2. Menumbuhkembangkan jiwa dan semangat kewirausahaan serta menjembatani minat berwirausaha anggota UKI FE Unsoed.&lt;br /&gt;3. Merumuskan dan menetapkan kebijakan internal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KWU UKI 2008 are :&lt;br /&gt;Wahyu Yudi P. as KaDept&lt;br /&gt;Dina Arum W. as SekDept&lt;br /&gt;Erni Irmawati as BenDept&lt;br /&gt;Yuli Tri U. as Stapnya&lt;br /&gt;Intan P. S. as Stapnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Apa Dengan KWU&lt;br /&gt;Kajian Enterpreneur (KWU feat Syiar)&lt;br /&gt;Kapan : @ SunKiestBazar&lt;br /&gt;Kapan : Mey be May (Insya Alloh )&lt;br /&gt;Penjualan Buku&lt;br /&gt;Kapan : selama masa kepengurusan&lt;br /&gt;Penjualan Makanan&lt;br /&gt;Kapan : selama masa kepengurusan&lt;br /&gt;Book fair&lt;br /&gt;Kapan : Insya Alloh, September&lt;br /&gt;Pembuatan Souvenir&lt;br /&gt;Kapan : selama masa kepengurusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nach demikian perkenalan dari KWU&lt;br /&gt;Manusia hanya mampu merencanakan, Alloh yang menentukan&lt;br /&gt;Semoga semua terlaksana sesuai rencana&lt;br /&gt;Jazakumulloh Khoiron Katsiro&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;MEDIA DEPARTMENT…&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Are…&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Azmi Kurnia Izzati (Akuntansi 2006)&lt;br /&gt;Eko Yanuarto (Manajemen 2005)&lt;br /&gt;M. Bagustria Wijaya (D3 Akuntansi 2006)&lt;br /&gt;Yulita Cahyaningsih (Manajemen 2005)&lt;br /&gt;Neva Febriana (D3 Akuntansi 2006)&lt;br /&gt;Putri Novianingrum (Manajemen 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;What’z (Part 1) …&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Departemen Media adalah departemen paling bontot di Unit Kerohanian Islam or UKInya FE Unsoed. Umurnya belum nyampe 5 tahun. Kalo diibaratkan manusia, kita masih lucu-lucunya. Masih perlu belajar banyak hal karena kita masih imutz…&lt;br /&gt;Kerjaan departemen ini ya... apalagi kalo bukan jadi kuli tinta buat UKI. Tapi jangan salah, kita hanya menulis hal-hal yang masih ada hubungannya sama perkembangan Islam secara keseluruhan. Singkatnya, kita ada di jalan dakwah ini dengan menggunakan pulpen, buku plus seperangkat komplit komputer di sekre. Bahasa kerennya, Dakwah Bil Qolam, persis kayak nama blog ini. Yah, gimana enggak, wong ini blog juga yang bikin Media Crew getho’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;What’z (Part 2)… &lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Selama satu periode kepengurusan, departemen Media yang merupakan salah satu elemen divisi Syiar UKI FE Unsoed, insya Alloh mau memproduksi…&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mading&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Namanya Access. Insya Alloh terbit bulan Maret, April, Mei, September, Oktober dan November tanggal 15 perbulan. Di sini, temen-temen yang hobi nulis or mau belajar nulis, bisa kirim tulisan. Kalo layak muat, ya kita muat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lembar Tausiyah&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Dengan nama yang sama, produk departemen Media yang ini, bakal disebar cuma-cuma! Gratis dan boleh dibawa pulang. Isinya akan kita usahakan menyentuh hati nurani temen-temen yang terdalam. Jumlah halamannya pun ngga banyak, cuma satu halaman dan itu pun berukuran seperempat folio, so praktis dibawa kemana-mana, except ke kamar kecil. Oh ya, insya Alloh, lembar tausiyah terbit bulan Maret, April, Mei, Juli, September, Oktober, dan November tiap tanggal 20.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buletin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang ini terbit tanggal 30 tiap bulan, insya Alloh selama periode kepengurusan coz berisi resume kajian departemen Syiar tiap bulannya. Produk ini oplahnya cuma sedikit. Jadi kalo berminat, buruan aja dicari, mbok nanti kehabisan!!&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Booklet&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;The biggest product of Media, neeh!! Terbit bulan Agustus khusus menyambut mahasiswa baru, juga bulan Desember sebagai ajang evaluasi diri di akhir tahun. Rubriknya jauh lebih berwarna, jadi kesempatan buat nulis pun lebih banyak di sini. Psstt… insya Alloh, buat booklet akhir tahun diusahakan tembus ke birokrat FE juga loh!&lt;br /&gt;Next, yang ini bukan produk, tapi kegiatan insidental departemen kita selama periode kepengurusan. It is &lt;strong&gt;BLOGGING&lt;/strong&gt; (heh..?? bener ngga bahasanya??). Terjemahan bebasnya, kita bakal ngurusin blog UKI yang lagi temen-temen baca sekarang. Otomatis juga ngurusin e-Mail baru punya UKI plus Friendster UKI yang udah bisa temen-temen add.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;And…&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kita menunggu teman-teman bergabung bersama kami, baik untuk hal tulis menulis maupun sumbangan kritik yang membangun.&lt;br /&gt;Makasih… Syukron… Arigato… Danke… Thank’z… Xie xie… Mercie… (apa maning..??)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Itulah sekilas tentang UKI. Sejarah tidak pernah tercipta dari tangan yang menopang dagu. Tidak pernah pula tercipta dari kaki yang enggan melangkah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;br /&gt;Kami menunggu partisipasi teman-teman untuk bergabung bersama kami, menapaki jalan ini.&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8643061102360408494?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8643061102360408494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/unit-kerohanian-islam-fakultas-ekonomi.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8643061102360408494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8643061102360408494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/unit-kerohanian-islam-fakultas-ekonomi.html' title='Unit Kerohanian Islam Fakultas Ekonomi Unsoed, are...'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-3814827528601670325</id><published>2008-08-17T11:07:00.003+07:00</published><updated>2009-03-25T23:08:26.297+07:00</updated><title type='text'>Tips Mengembangkan Motivasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Sudah ga bingung lagi kan siapa kamu dan apa potensimu? Agar kamu lebih terasah lagi dan bisa meraih yang terbaik dalam berbagai aktivitasmu, ga ada salahnya kalau kamu juga coba cara-cara berikut untuk meningkatkan motivasimu:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;·        Temukan hal menyenangkan&lt;br /&gt;·        Lakukan semua hal dengan perasaan ringan&lt;br /&gt;·        Hadapi masalah dengan tersenyum&lt;br /&gt;·        Cari hal menarik dalam setiap hal yang kamu lakukan&lt;br /&gt;·        Tantang dirimu untuk melakukan hal baru&lt;br /&gt;·        Ambil kesempatan baru yang belum pernah kamu coba&lt;br /&gt;·        Pelajari sejumlah keterampilan yang menarik hatimu&lt;br /&gt;·        Perluas cakrawala dengan membaca banyak buku&lt;br /&gt;·        Baca biografi tokoh-tokoh terkenal, hadits dan yang utama, Al Quran&lt;br /&gt;·        Berdzikir dan banyak berdoa&lt;br /&gt;·        Menambah kualitas dan kuantitas ibadah&lt;br /&gt;·        Selalu belajar&lt;br /&gt;·        Coba berprestasi&lt;br /&gt;·        Ikut lomba, kejuaraan dll.&lt;br /&gt;·        Bergaul dengan banyak orang&lt;br /&gt;·        Ngobrol dengan orang berlatar belakang unik&lt;br /&gt;·        Ikutan ceramah, seminar, diskusi, pelatihan atau apapun dengan topik-topik yang menarik bagimu&lt;br /&gt;·        Menulis. Apapun yang menarik bagimu, tuliskanlah. Ini akan membuat ide kamu jadi konkrit dan terlihat.&lt;br /&gt;Oke deh, sekarang dah cukup banyak kan amunisi yang kamu miliki. Selamat mencoba dan selamat berjuang yach… Semoga sukses!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:78%;"&gt;Sumber : Nurani Cerdas ; Cara Jitu Hidup Tanpa Masalah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:78%;"&gt;Syamil - 2006&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-3814827528601670325?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/3814827528601670325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/tips-mengembangkan-motivasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3814827528601670325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3814827528601670325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/tips-mengembangkan-motivasi.html' title='Tips Mengembangkan Motivasi'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-2019065168026433407</id><published>2008-08-17T11:05:00.002+07:00</published><updated>2009-03-25T23:09:49.967+07:00</updated><title type='text'>Temukan dan Kembangkan Potensimu!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Nih, cara sukses mengaduk-aduk diri untuk menemukan potensi :&lt;br /&gt;1. Kenali diri, lihat lebih dekat kemampuan yang kita miliki dan pikirkan dengan cermat apa saja yang bisa kita lakukan dengan kemampuan itu.&lt;br /&gt;2. Jadilah seorang detektif, rajin-rajinlah bertanya pada orang-orang terdekat atau tenaga profesional untuk mendeteksi kelemahan dan kekurangan diri.&lt;br /&gt;3. Setelah terdeteksi, pelajari berbagai cara yang dilakukan untuk meminimalkan kelemahan dan kekurangan tersebut.&lt;br /&gt;4. Banyak baca buku yang bertema potensi diri macam &lt;strong&gt;Quantum Learning&lt;/strong&gt; dari Bobbi de Porter atau &lt;strong&gt;Multiple Intelligence&lt;/strong&gt; karya Howard Bardner, de el el.&lt;br /&gt;5. Jangan ragu untuk mencoba setiap peluang pengalaman yang ada di depan mata. Selain tambah pede, kita akan makin mengenali kekuatan dan kekurangan yang ada dalam diri kita.&lt;br /&gt;6. Jangan ciut walaupun gagal karena gagal bukan berarti kita tidak punya kemampuan/potensi. Bisa jadi kita gagal karena belum mengoptimalkan potensi yang kita miliki. Makanya lakukan evaluasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;7. Bergabunglah dalam berbagai aktivitas yang dapat mengembangkan potensi yang kita miliki.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-2019065168026433407?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/2019065168026433407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/temukan-dan-kembangkan-potensimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2019065168026433407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2019065168026433407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/temukan-dan-kembangkan-potensimu.html' title='Temukan dan Kembangkan Potensimu!!'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4671077909969157873</id><published>2008-08-17T11:04:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T23:11:21.648+07:00</updated><title type='text'>Secercah Cahaya Sebening Hati</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Alangkah senangnya menjadi orang yang mulia. Mempunyai akhlak yang bagus, rajin beramal sholeh, merasa bahagia, jiwanya tentram dan hatinya bersih dan jernih tuk selalu mengingat Alloh SWT. Tapi untuk meraih itu semua tidak semudah dengan membalikkan telapak tangan, dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh dan konsisten dan juga disertai dengan doa. Senantiasa mentaati apa yang menjadii kewajibannya, melaksanakan perintah-perintah Alloh dan meninggalkan apa-apa yang menjadi larangan Alloh.  Sebagaimana terkandung di dalam Al Quran surat  Al-Hujurat ayat 13:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;“…….sesungguhnya orang yang paling mulia pada sisi Alloh adalah orang yang paling takwa…..”&lt;br /&gt;Menjadi orang yang mulia merupakan keinginan semua orang, betul tidak?? Akan tetapi tidak semua orang mengetahui langkah-langkahnya. Oleh karena itu, apabila kita ingin menjadi orang yang mulia maka kita wajib mengikuti langkah-langkah orang yang telah menjadi manusia yang mulia. Siapakah dia?? Yup!! Dia adalah Rosululloh Muhammad SAW. Beliau merupakan manusia pilihan Alloh, manusia yang menjadi pemimpin dan panutan kita. Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah kita mencontoh Beliau. Sebagaimana firman Alloh dalam Al Quran surat Al Ahzab ayat 21:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya telah ada pada diri Rosululloh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Alloh.”&lt;br /&gt;Lalu bagaimana Rosululloh menjadi manusia pilihan Allah yang mulia? Itulah yang harus kita cari jawabannya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan ditiru, yaitu:&lt;br /&gt;Ø      Kejujuran. Rosululloh sangat terkenal dengan kejujurannya. Apa yang dikatakan tidak ada satupun yang dusta. Hal inipiun yang diakui oleh musuh-musuh beliau. Apabila beliau mengatakan sesuatu, maka musuhpun percaya apa yang diucapkannya itu. Hanya saja untuk masalah keyakinan, mereka serta-merta mendustakannya. Bahkan sebelum menjadi Rosul pun beliau terkenal kejujurannya, yaitu pada saat menjadi saudagar. Beliau sering dititipi uang oleh sahabat-sahabatnya untuk disampaikan kepada keluarganya. Mungkin saat ini kejujuran sangat mahal harganya, ada yang rela mengorbankan kejujuran demi sebuah materi, uang, kedudukan, ataupun untuk sebuah nilai. Sungguh keadaan yang memprihatinkan.&lt;br /&gt;Ø      Terlihat dari wajahnya yang suka sujud. Beliau gemar sekali sholat, sholat wajib maupun sholat sunah. Hal itu menunujukan kerendahan diri Rosululloh untuk tunduk patuh kepada Alloh SWT. Dalam suatu riwayat juga diterangkan kalau kaki Rosululloh bengkak karena didalam sholatnya yang lama berdiri.&lt;br /&gt;Ø      Rosululloh juga terlihat sangat keras terhadap orang kafir. Eits…. Tunggu dulu, hal itu bukan berarti bahwa Rosululloh benci dan memusuhi mereka tetapi keras disini berarti Rosululloh benci terhadap perbuatan mereka yang menyebabkan mereka kafir, jadi bukan pada orangnya tetapi pada perbuatannya.&lt;br /&gt;Ø      Beliau juga senantiasa tersenyum dan ramah dengan sahabatnya dan juga kepada orang lain.&lt;br /&gt;Ø      Rosululloh juga tidak suka disanjung. Walaupun sebagai Rosul yang sangat dihormati oleh pengikutnya, tetapi beliau tidak suka dipuji oleh para sahabatnya ataupun orang yang yang lain, karena ia tahu benar bahwa sesungguhnya segala puji itu hanya milik Alloh SWT. Seperti firman Alloh dalam surat At Taghabun ayat 1 :&lt;br /&gt;“Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih pada kepada Alloh; milik-Nya semua kerajaan dan baginya-Nya pula segala puji-pujian; dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu”.&lt;br /&gt;Ø      Hidupnya yang sangat mandiri dan sederhana. Walaupun statusnya sebagai Rosul, beliau tetap mengerjakan keperluannya sendiri dan kehidupan setiap harinya dalam keadaan yang sederhana, contohnya seperti memerah susu unta sendiri dan tidur beralaskan tikar. Menurut Ustad Wahyudin (Dosen Agama Islam FE) ada sebuah ‘wejangan’ agar hidup sederhana, yaitu “Harta itu cukup di genggaman TANGAN, tidak diikat dalam HATI”.&lt;br /&gt;Begitulah segelintir kecil kehidupan Rosululloh Muhammad SAW yang sudah sepantasnyalah kita sebagai pengikutnya untuk selalu berusaha mencontohnya yang Insya Alloh tidak ada ruginya. Dan mudah-mudahan kita semua termasuk pengikutnya yang beruntung karena bisa mencontohnya agar bisa menjadi orang yang mulia, amin..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4671077909969157873?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4671077909969157873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/secercah-cahaya-sebening-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4671077909969157873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4671077909969157873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/secercah-cahaya-sebening-hati.html' title='Secercah Cahaya Sebening Hati'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6839123723878166435</id><published>2008-08-17T11:02:00.004+07:00</published><updated>2009-03-25T23:13:07.665+07:00</updated><title type='text'>Ketika Iman Menjadi Jawaban</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Suatu ketika datanglah seorang sahabat dan bertanya kepada Rasulullah Shollallahu Alaihi Wa Sallam, “Apakah iman itu. Beliau menjawab, “Apabila kebaikanmu menggembirakanmu dan keburukanmu menyusahkanmu, maka engkau dalam keadaan mukmin”. Dia bertanya lagi, “Ya Rasulullah, lalu apakah dosa itu?” Beliau menjawab, “Apabila sesuatu terbersit dalam hatimu, maka tinggalkanlah ia.'" (HR. Thabrani, Ahmad, dan Nasa'i).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Iman dalam bahasa artinya adalah membenarkan. Dalam istilah artinya membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lidah (lisan) dan dikerjakan dengan anggota tubuh dalam amalan nyata sehari-hari.&lt;br /&gt;Ketika  Nabi ditanya  Malaikat Jibril tentang iman, maka jawab Nabi : "Hendaklah engkau beriman kepada Allah, kepada malaikat-Nya, kepada kitab-kitabNya, kepada utusan-utusanNya, kepada hari kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada Qadar yang baik dan yang buruk" (HR. Muslim). Maka barangsiapa yang mengingkari salah satunya maka ia telah mengingkari seluruh Rukun Iman.&lt;br /&gt;Adapun penjabaran dari pelaksanaan Rukun Iman tersebut, yaitu :&lt;br /&gt;1.   Iman kepada Allah SWT dengan mencintai Allah SWT.&lt;br /&gt;2.   Iman kepada Malaikat. Konsekuensi iman kepada malaikat yakni tidak mungkin seorang mukmin berbuat maksiat karena dirinya merasa selalu diawasi malaikat.&lt;br /&gt;3.   Iman kepada Kitab-kitab. Konsekuensinya adalah menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.&lt;br /&gt;4.   Iman kepada Nabi dan Rasul dengan mencintai dan mengikutinya.&lt;br /&gt;5.   Iman kepada Hari Akhir dengan mempersiapkan diri menghadapinya.&lt;br /&gt;6.   Iman kepada Qodho dan Qodar. Konsekuensi iman kepada Qodho dan Qodar ialah kita akan berprinsip bahwa "Janganlah kita mempersoalkan apa-apa yang Allah ingin lakukan terhadap kita, tetapi kita harus melakukan apa-apa yang Allah ingin dari kita."&lt;br /&gt;Orang-orang yang beriman tidak lepas dari ujian. Namun mereka akan menyadari bahwa ujian yang diberikan Allah merupakan sarana untuk mengangkat derajat, menghapus dosa-dosanya atau sebagai tabungan di akhirat.&lt;br /&gt;Keimanan yang sempurna akan memberikan buahnya seperti membebaskan jiwa dari penghambaan kepada selain Allah, membangkitkan ruh keberanian dan tidak takut mati, datangnya barokah dari langit dan bumi, janji Allah akan menjadikannya pemimpin di muka bumi dan mengokohkan diin baginya dan ketenangan batin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6839123723878166435?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6839123723878166435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/ketika-iman-menjadi-jawaban.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6839123723878166435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6839123723878166435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/ketika-iman-menjadi-jawaban.html' title='Ketika Iman Menjadi Jawaban'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8995953440177969213</id><published>2008-08-17T11:02:00.003+07:00</published><updated>2009-03-25T23:12:14.166+07:00</updated><title type='text'>Semangat Baru Membangun Negeri</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Derap langkah pemuda adalah derap langkah penuh harapan. Langkah seorang pemuda adalah sebuah pencarian kebenaran, sebuah pencarian akan kehidupan bersama yang lebih baik. Maka tidak salah bila sahabat Ali bin Abi Tholib RA berkata Pemuda sejati adalah yang mampu mengatakan “Inilah AKU !”.&lt;br /&gt;Pemuda (mahasiswa) merupakan sosok yang penuh dengan idealita dimana dalam setiap kesempatannya, pemuda menginginkan sesuatu yang terbaik. Maka tak salah bila pemuda itu tidak pernah menyatakan kalah (menyerah) apalagi sebelum berusaha. Pemuda adalah orang yang penuh dengan gelora pemabaharuan, gelora yang akan selalu memberikan nuansa tersendiri dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Sahabatku, mahasiswa baru fakultas ekonomi yang saya cintai, para intelektual calon pemimpin masa depan. Gerbang perubahan itu telah terbuka untuk kalian. Gerbang dimana kalian akan melakukan proses bersama membangun bangsa ini dari lingkup yang terkecil yaitu diri sendiri. Kalian akan mengalami proses penggodokan sehingga kelak ketika kalian mendapatkan title sarjana atau ahli madya maka kalian bukan lagi seorang yang hanya dapat meminta dari orang lain.&lt;br /&gt;Saat-saat menjadi mahasiswa adalah waktu yang tepat untuk melatih keterampilan dan keahlian kita. Inilah waktu dimana kita harus melakukan berbagai macam persiapan dalam menghadapi masa depan. Ini adalah masa saat kita harus melakukan kontribusi yang nyata bagi diri kita, bagi orang lain, bagi masyarakat, serta bagi masa depan kita dan bangsa. Tentunya orang tua kita memberikan ijin kepada kita untuk kuliah di Unsoed bukan untuk hanya menghabiskan uang mereka. Ingatlah sahabatku, orang tua kita ingin kita menjadi orang yang lebih baik dari mereka.&lt;br /&gt;Sangat beruntung sekali kita diberikan kesempatan untuk kuliah. Banyak sekali diluaran sana teman ataupun saudara kita yang tidak dapat melanjutkan kuliah atau lebih tragisnya lagi mereka mengalami putus sekolah. Berbagai fasilitas dapat kita nikmati dengan status kita sesbagai mahasiswa. Nikmat Alloh yang mana lagi yang akan kita dustakan?&lt;br /&gt;Sahabatku, masa kuliah ini adalah salah satu episode kehidupan kita yang telah disekenariokan oleh Alloh SWT. Keberhasilan dan kegagalan yang kita alami telah Alloh ukur sesuai dengan kemampuan kita (lihat di Q.S. Al Baqoroh 285). Tentunya dibalik semua itu terdapat hikmah yang dapat kita ambil. Siapa sangka ketika kita mengalami kegagalan malah justru kita terhindar dari kesulitan yang lebih besar.&lt;br /&gt;Sahabatku, pemuda dengan berbagai aspek yang dimiliki adalah asset besar dalam pembangunan peradaban madani. Idealitas yang dimiliki pemuda ketika dapat kita padukan dengan kemampuan intelektual kita maka akan tercipta suatu energi besar dalam hidup yang mampu melakukan sebuah perubahan besar. Dengan kemampuan tersebut masa depan kita dapat kita rencanakan (insyaalloh dengan ijinNya).&lt;br /&gt;Teringat nasihat dari Rosululloh agar kita mengingat lima perkara sebelum datang lima perkara. Sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, muda sebelum tua, lapang sebelum sempit dan hidup sebelum mati. Sahabat, mumpung kita masih dapat melakukan proses bersama sebagai mahasiswa, selama title kita masih “PEMUDA” maka mari kita manfaatkan kesempatan tersebut untuk berbuat sebaik-baiknya dan sebanyak-banyaknya. Mari kita mulai perlombaan kita untuk menjadi yang terbaik, fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan). Raih kesempatan beramal sebanyak-banyaknya, tanam benih kebaikan sebanyak mungkin, dan bersiaplah memanen hasilnya kelak.&lt;br /&gt;Sahabatku, pemuda adalah tonggak penegak peradaban. Berdiri tidaknya suatu peradaban ada di tangan kita sebagai pemuda. Tumpuan keyakinan ada dalam diri kita. Oleh karena itu, mari kita kenali diri kita. Kita optimalkan segenap potensi yang kita miliki serta berikanlah bukti nyata bahwa pemuda (mahasiswa) bukan hanya pintar bicara.&lt;br /&gt;Sahabatku, biarkanlah singa-singa penuh semangat itu hadir dalam jiwa kita. Rawatlah singa-singa itu dengan keluhuran budi dan kebersihan nurani. Susunlah bulu-bulu kedamaiannya, cermati terus rahang persahabatannya, perkuat punggung  optimismenya dan pertajam selalu kuku-kuku kesabarannya. Biarkanlah singa ini yang jadi pemenang. Tahukah engkau sahabat, singa itu adalah idealisme kita. Jati diri kita sebagai seorang mahasiswa muslim. Kalianlah para pemenang itu.&lt;br /&gt;Bangkitlah negeriku, bangkitlah pemuda. Jalan penuh harapan itu telah terbentang di hadapan kita. Kita raih kemenangan itu dengan ridho Alloh SWT. Sesuatu yang besar itu dimulai dari yang kecil, dimulai dari dir sendiri (ibda’ bi nafsik). Kejayaan negeri ini, kejayaan Islam ini akan dimulai dari kita para pemuda muslim. Inilah saatnya, kapan lagi kita berkontribusi sebesar mungkin selain selama kita menjadi mahasiswa? Bukankah kita tidak tahu sampai kapan kita hidup?&lt;br /&gt;Mari sahabat, selamat bergabung dengan kami keluarga mahasiswa muslim fakultas ekonomi. Selamat berproses bersama kami, hidup mahasiswa !, hidup pemuda !, MERDEKA ! ALLOHU AKBAR ! (Hartono Tri P.)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8995953440177969213?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8995953440177969213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/semangat-baru-membangun-negeri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8995953440177969213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8995953440177969213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/semangat-baru-membangun-negeri.html' title='Semangat Baru Membangun Negeri'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1104314980983296851</id><published>2008-08-17T11:01:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T23:16:49.085+07:00</updated><title type='text'>Fiqh Munakahat</title><content type='html'>&lt;em&gt;Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan Mengawasi kamu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;secara tersirat menyatakan bahwa landasan utama suatu pernikahan adalah ketakwaan, dari pihak laki-laki dan perempuan. (An Nisaa':1)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Islam mengatur pernikahan dalam Al Qur’an secara jelas yakni dalam surat An Nisaa’ : 3, An Nuur : 32 dan surat Ar Ruum : 21.&lt;br /&gt;Kesiapan untuk menikah dilihat dari empat sisi, yakni kesiapan secara ruhiyah (batin), kesiapan secara jasadiyah (lahir), kesiapan secara ma’isyah (dana) dan kesiapan secara fikriyah (kedewasaan).&lt;br /&gt;Karena pernikahan bukanlah sebuah keriaan sesaat, namun ia adalah nafas panjang dan kekuatan yang terhimpun untuk menapaki sebuah jalan panjang dengan segala tribulasinya. Yang berhasil, bukan mereka yang hanya bermodal semangat. Tapi mereka yang punya bekal ilmu, siap mental dan tawakkal kepada-Nya.&lt;br /&gt;Pernikahan adalah penyatuan dua jiwa yang kokoh untuk menghapuskan pemisahan. Kesatuan agung yang menggabungkan kesatuan-kesatuan yang terpisah dalam dua ruh. Ia adalah permulaan lagu kehidupan dan tindakan pertama dalam drama manusia ideal. Di sinilah permulaan vibrasi magis itu yang membawa para pencinta dari dunia yang penuh beban dan ukuran menuju dunia mimpi dan ilham. Ia adalah penyatuan dari dua bunga yang harum semerbak, campuran dari keharuman itu menciptakan jiwa ketiga.&lt;br /&gt;Wallahu'alam bisshowab.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1104314980983296851?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1104314980983296851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/fiqh-munakahat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1104314980983296851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1104314980983296851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/fiqh-munakahat.html' title='Fiqh Munakahat'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4978824208196785445</id><published>2008-08-17T11:00:00.002+07:00</published><updated>2009-03-25T23:24:33.943+07:00</updated><title type='text'>Belajar Dari Tukang Parkir</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Jika kembali mengingat kisah mulia sahabiyah Ummu  Sulaim, tentu kita kembali diingatkan tentang besarnya kekuatan ikhlas yang dimilikinya. Saat dia harus rela putra kesayangannya yang masih kecil, diambil kembali oleh sang Khaliq.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan ikhlas luar biasa juga bisa kita teladani dari panglima perang Khalid bin Walid. Jenderal besar Islam ini rela dengan ikhlas saat karirnya tengah gemilang mendulang kejayaan Islam tiba-tiba harus berakhir.&lt;br /&gt;Ya... begitulah sebuah kehidupan. Segala sesuatu dan hal yang kita miliki, dari orang tua, kekayaan, pangkat dan jabatan adalah hanya titipan dari sang Maha Memiliki, Alloh swt. Lalu, mengapa harus merasa sedih dan kehilangan saat kita harus rela mengembalikan sesuatu yang dititipkan pada kita untuk dikembalikan pada pemiliknya?&lt;br /&gt;Itu karena seringkali kita menganggap segala sesuatu yang ada pada kita adalah milik kita, hak kita, dan akan selalu bersama kita. Padahal sesungguhnya, segala pemberian dari Alloh SWT adalah titipan dariNya yang hanya berhak kita syukuri dan kita jaga sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;Belajarlah menjadi seorang tukang parkir dalam hidup ini, yang hanya menjaga dan pada saatnya harus mengembalikan kepada pemiliknya. Karena apa yang disisi kita pasti akan lenyap, sedang kekekalan itu adalah milikNya. Wallohualam bisshowab.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4978824208196785445?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4978824208196785445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/belajar-dari-tukang-parkir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4978824208196785445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4978824208196785445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/belajar-dari-tukang-parkir.html' title='Belajar Dari Tukang Parkir'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-112780686323800894</id><published>2008-08-17T10:58:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:59:01.010+07:00</updated><title type='text'>Menjaga Amarah dan Senantiasa Memaafkan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Manusia diciptakan oleh Allah Swt. dengan jasmani dan ruhani yang dikendalikan satu sentral yaitu otak. Otak, juga berfungsi sebagai pengendali hati, terkadang menyuruh kita berpikir negatif. Hal ini dapat dilihat ketika emosi memuncak di kala meluapnya amarah. Menahan amarah (&lt;em&gt;kadhmu-ghaid&lt;/em&gt;) dalam Islam memiliki kedudukan yang tinggi. Cukuplah Allah sebagai pendukung, karenanya Allah menajdikan sifat ini sebagai ciri-ciri orang yang bertakwa sebagaimana disebutkan dalam QS. Ali Imran:133–134&lt;br /&gt;133.Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,&lt;br /&gt;134.(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-112780686323800894?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/112780686323800894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/menjaga-amarah-dan-senantiasa-memaafkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/112780686323800894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/112780686323800894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/menjaga-amarah-dan-senantiasa-memaafkan.html' title='Menjaga Amarah dan Senantiasa Memaafkan'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6362970768625862718</id><published>2008-08-17T10:57:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:58:16.961+07:00</updated><title type='text'>Takwa dan Pertolongan Alloh</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;“Barangsiapa bertakwa kepada Alloh, Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan Dia akan memberi rezeki dari arah yang tidak terduga. Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Alloh, Dia akan mempermudah urusannya.” (QS. Ath Tholaq : 2-3)&lt;br /&gt;Kemenangan ataupun kejayaan dalam setiap hal hendaknya dicapai dengan usaha dan perjuangan yang dibarengi dengan sifat takwa. Bantuan dan pertolongan Alloh akan terhalangi bila tidak ada takwa. Hilangnya takwa disebabkan oleh dosa-dosa baik disadari maupun tidak. Bila terlibat dosa, datanglah kemurkaan Alloh, kemudian Ia akan berlepas diri. Selanjutnya pertolongan-Nya tidak akan kita dapati kembali.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6362970768625862718?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6362970768625862718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/takwa-dan-pertolongan-alloh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6362970768625862718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6362970768625862718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/takwa-dan-pertolongan-alloh.html' title='Takwa dan Pertolongan Alloh'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8320393983361174243</id><published>2008-08-17T10:56:00.002+07:00</published><updated>2008-08-17T10:57:32.717+07:00</updated><title type='text'>Dakwah Kepada Alloh dan Menasihati Orang Lain</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Rosululloh bersabda,”Barang siapa yang mengajak kepada petunjuk Alloh maka ia akan mendapat pahala yang sama dengan orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun. Dan barang siapa yang mengajak kepada kesesatan maka ia pun akan menanggung dosa yang sama dengan dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosanya sedikitpun.” (HR Muslim)&lt;br /&gt;Dakwah adalah ketika kita mengajak kepada petunjuk Alloh dan menasihati orang lain dengan nasihat yang membangun. Bagi siapapun yang berdakwah untuk Alloh maka pahala nasihat itu akan mengalir untuk kamu selama nasihat itu masih berguna bagi dirinya hingga hari kiamat. Berlomba-lombalah mencari pahala dengan berdakwah!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8320393983361174243?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8320393983361174243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/dakwah-kepada-alloh-dan-menasihati.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8320393983361174243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8320393983361174243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/dakwah-kepada-alloh-dan-menasihati.html' title='Dakwah Kepada Alloh dan Menasihati Orang Lain'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-3336243836582471554</id><published>2008-08-17T10:56:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T10:56:57.572+07:00</updated><title type='text'>Niat Sempurna</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Rosululloh Saw. bersabda “Sesungguhnya diterimanya amal perbuatan hanyalah tergantung pada niatnya dan setiap orang mendapatkan yang diniatkannya. Maka barangsiapa yang berhijrah karena Alloh dan RosulNya, maka hijrahnya itu (ikhlas) karena Alloh dan RosulNya. Dan barangsiapa berhijrah karena faktor duniawi yang dikehendakinya atau untuk mendapatkan wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai dengan yang diniatkannya. (HR. Bukhori Muslim)&lt;br /&gt;Tanpa niat yang jelas, sebuah amal tidak akan sempurna dan tidak bernilai di sisi Alloh. Inilah yang menjadi dasar setiap amal. Tidak ada ibadah tanpa niat karena sesungguhnya sem-purnanya ibadah adalah dengan niat.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-3336243836582471554?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/3336243836582471554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/niat-sempurna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3336243836582471554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3336243836582471554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/niat-sempurna.html' title='Niat Sempurna'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-3988087285524187100</id><published>2008-08-17T10:54:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:56:19.508+07:00</updated><title type='text'>Merangkai Kalimat Penuh Hikmah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Kalimat yang baik seperti pohon yang baik. Akarnya teguh, batangnya menjulang ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan izin Tuhannya. (QS. Ibrohim :24&lt;br /&gt;Dalam setiap apapun yang kita lakukan, kita ingin hal tersebut berubah menjadi sebuah kebaikan. Begitu pula dengan perkataan yang kita ucapkan, diharapkan perkataan tersbut memberi kebaikan bagi orang lain dan dapat diambil hikmahnya, tanpa menyakiti perasaan siapapun. Karena itu kita harus berupaya agar kata-kata yang kita ucapkan dapat terangkai penuh hikmah, layaknya pohon yang memberi buahnya pada setiap musim.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-3988087285524187100?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/3988087285524187100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/merangkai-kalimat-penuh-hikmah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3988087285524187100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3988087285524187100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/merangkai-kalimat-penuh-hikmah.html' title='Merangkai Kalimat Penuh Hikmah'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1267920866378948679</id><published>2008-08-17T10:53:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T23:37:10.590+07:00</updated><title type='text'>Bukan Salah Bunda Mengandung</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Kuliah di Perguruan Tinggi (PT) kini masih menjadi jaminan bekal masa depan. Hampir dapat dipastikan tiap tahun ajaran baru, puluhan ribu calon mahasiswa masuk ke perguruan tingi baik negeri maupun swata. Tidak dapat dipungkiri besarnya antusiasme masuk ke PT tersebut lebih didorong oleh keinginan untuk memperbaiki kualitas dan kesejahteraan hidup. Dalam kondisi yang demikian, PT diposisikan sebagai sarana peningkatan kesejahteraan ekonomi melalui pemanfaatan kesempatan kerja.  Ironisnya banyak majasiswa cukup merasa puas hanya berbekal gelar atau ijazah saja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi dikala lulusannya hanya menjadi pengangguran intelektual saja, PT dianggap gagal mencetak tenaga kerja terdidik yang berkualitas. Padahal rendahnya kualitas lulusan PT merupakan akumulasi kegagalan komunal dan kesalahan orientasi pengguna jasa pendidikan tinggi itu sendiri.&lt;br /&gt;Di sisi lain, ditengah minimnya dana anggaran pendidikan yang berimbas pada keterbatasan peningkatan mutu jasa pendidikan, tak seharusnya mehasiswa mengkambinghitamkan pemerintah. Lebih dari itu mahasiswapun mempunyai kontribusi terhadap peningkatan mutu jasa pendidikan yang begitu-begitu saja.  Ironisnya mahasiswa yang notabene sebagai problem solver, ternyata masih terkutat pada masalahnya sendiri yaitu minimnya etos belajar. Tak dapat dipungkiri etos belajar mahasiswa masih sulit beranjak dari paradigma belajar instan yang muncul dalam kondisi keterpaksaan. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Kalo tidak kepepet ujian, ya ga belajar!”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; sistim belajarnya pun pakai SKS ( sistim kebut semalam). Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa pada umumnya belum memahami betul proses belajar yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;Disamping kesalahan pada etos belajar mahasiswa, proses belajar model Banking Consepts (dosen sebagai pusat informasi) menjadikan dosen cenderung memahami keberhasilan belajar sebatas pada seberapa benyak mahasiswa mampu menghafalkan semua konsepdan teori pengetahuan yang trelah disampaikannya. Akibatnya, orientasi belajar mahasiswapun berkutat pada usaha menghafal materi kuliah yang akan diujikan. Sehingga mahasiswa cenderung pasif dan akhirnya justru mematikan daya kritis dan kreatif mahasiswa itu sendiri.&lt;br /&gt;Pada dasarnya PT (Perguruan Tinggi) hanya merupakan wadah dimana mahasiswa dapat menimba ilmu dengan gaya dan seninya sendiri. Banyak sedikitnya ilmu yag kita peroleh tergantung pada bagaimana gaya kita untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dan seni kita dalam mengaplikasikan ilmu kita. PT sebagai penyelenggara jasa pendidikan hanya memfasilitasi mahasiswa dengan fasilitas-fasilitas fisik, kurikulum, dosen pengajar dan fasilitas – fasilitas lainya.&lt;br /&gt;Berpijak dari kenyataan tersebut, mahasiswa harus menumbuhkan inisiatif dan daya kreatif sendiri untuk meraih prestasi tertinggi. Dengan motivasi untuk terus berprestasi merupakan pijakan dasar mahasiswa untuk lebih mengeksplorasi dirinya baik melaui kegiatan diskusi, banyak membaca buku referensi, maupun aktif dalam keorganisasian kampus.&lt;br /&gt;Selain itu seiring dengan kuatnya tuntutan profesionalisme sebagai akibat dari pengaruh globalisasi, menjadikan kompetensi dan skill lebih diutamakan daripada IP walaupun IP tiadak dapat disepelekan. Orientasi kuliah seharusnya lebih ditujukan pada proses bagaimana memberdayakan ( emprovement ) segala potensi mahasiswa yang dimiliki sehingga tercapai aktualisasi diri dengan tepat. Dorongan aktualisasi diri inilah yang menggerakan segala potensi mahasiswa sehingga mampu mengaplikasikan pengalaman, pengetahuan dan bakat terpendamnya sebagai keunggulan diri. &lt;br /&gt;Pada tahap metamarfosis pelajar menjadi mahasiswa inilah saat yang tepat untuk meluruskan arah orientasi kuliah, yaitu ke arah peningkatan kualitas diri yang menyangkut berbagai hal meliputi keunggulan intelektual, skill atau kompetensi diri serta pembentukan karakter yang tidak hanya mencopt seragam putih abu-abu mejadi jaz almamater PT. Lebih dari itu mahasiswa di tuntut utuk &lt;em&gt;berhijrah&lt;/em&gt; ke arah yang lebih baik, benar dan tentunya bermanfaat.&lt;br /&gt;Aktualisasi diri mejadi suatu jawaban atas berbagai pertanyaan tentang penurunan kualitas mahasiswa. Mahasiswa yang mengaktualisasikan dirinya adalah mahasiswa yang menjadikan dirinya segala-galanya bagi semua. Hidupnya secara sadar diproyeksikan untuk tujuan yang nilainya tinggi dimata Allah swt. Karena Allah swt menciptakan akal untuk manusia adalah untuk menjadi khalifah (pemimpin) di muka bumi yang selalu berikhtiar mencari kemungkinan yang terbaik dalam  hidup ini. Jikalau terdapat halangan dan godaan kita harus tetap bersabar dengan selalu memperjuangkan ide-ide kita agar tetap terwujud. Tidak harus memulai dengan hal yang besar, tapi mulailah dari hal yang kecil, dari sekarang dan dari hal yang kita sukai kita dapat mengaktualisasikan diri kita tentunya dengan sebuah cita-cita (dibaca: rencana) besar. Sudahkah anda siap untuk beraktualisasi ??&lt;br /&gt;Wallohu A’lam Bissowab.(Ucha_dari berbagai sumber)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1267920866378948679?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1267920866378948679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/bukan-salah-bunda-mengandung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1267920866378948679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1267920866378948679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/bukan-salah-bunda-mengandung.html' title='Bukan Salah Bunda Mengandung'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4634200161578895434</id><published>2008-08-17T10:52:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T23:37:58.835+07:00</updated><title type='text'>Menulis = Naik Sepeda</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Kamu pasti kenal sama JK. Rowling, Dan Brown atau yang paling gres Habiburrahman El Shirazy, iya kan..?? Lho, ada apa dengan mereka??&lt;br /&gt;Tenang… Mereka ngga kenapa-kenapa kok. Paling juga sekarang mereka lagi sibuk dengan agenda harian mereka, yup! menulis. Bagi mereka, menulis ngga cuma sekedar hobi aja. Menulis mungkin juga sudah jadi mata pencaharian mereka, bahkan mungkin jadi hal terpenting dalam hidup mereka. Dengan tulisan-tulisan yang dihasilkan dari rahim kreatifitas yang dimiliki, mereka telah menjadi orang-orang yang diperhitungkan dan juga menambah tebal pundi-pundi penghasilan mereka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mau..?? Bisa aja kok. Karena sebenernya, menulis itu gampang. Kegiatan yang satu ini pun mulai dilirik banyak orang untuk mengisi waktu luangnya, bahkan jadi kegiatan wajib mereka sehari-hari. Cuma banyak dari kita yang menulis sekedar menjadikannya sebagai sebuah kewajiban. Menulis materi kuliah, misalnya. Padahal kalo mau diseriusin dikiiit lagi, menulis bisa jadi hal yang mengasyikkan dan menghasilkan uang!&lt;br /&gt;Menulis juga bisa jadi salah satu alternatif curhat, buat kamu-kamu yang agak kesulitan cari orang kepercayaan. Kamu bisa nulis di buku diary kamu, atau di aplikasi Flash Diary yang udah umum banget ada di komputer.&lt;br /&gt;“Tapi aku ngga bisa nulis!” Atau “Tulisanku jelek. Aku kan jarang nulis.”&lt;br /&gt;Ungkapan seperti inilah yang sering terdengar ketika ada tawaran untuk menyumbang tulisan. Ungkapan ini seratus persen ngga benar. Seratus persen gak!!&lt;br /&gt;Belajar menulis, bisa diibaratkan dengan belajar naik sepeda. Ada tahapan-tahapannya. Tapi secerdas apapun teorinya, jika kita tetap takut untuk mencoba, ia tak akan membuahkan apa-apa. Dan jangan lupakan efek sebuah kontinyuitas.&lt;br /&gt;JK. Rowling bilang, “Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri. Itulah yang saya lakukan”.&lt;br /&gt;Jangan tunda lagi, segera tuangkan rangkaian kata yang ada di benak di selembar kertas. Terus, terus dan terus.. Seperti naik sepeda, teori seperti apapun tidak akan berarti bila kita tidak mulai memberanikan diri menaiki sepeda dan mulai mengayuhnya, mungkin akan oleng, terseok dan jatuh terjerembab, tapi itu hanya akan menjadi kenangan indah setelah kita bisa ngebut. Wuzzzz…..&lt;br /&gt;HAPPY WRITING…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4634200161578895434?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4634200161578895434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/menulis-naik-sepeda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4634200161578895434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4634200161578895434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/menulis-naik-sepeda.html' title='Menulis = Naik Sepeda'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1520432197512051488</id><published>2008-08-17T10:50:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T10:52:25.507+07:00</updated><title type='text'>Karena Setiap Kita Adalah Mutiara</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Ia nya menjadi indah&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Oleh pengorbanan menjemputnya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;di palung samudera&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;juga oleh waktu yang membentuknya&lt;br /&gt;Seperti dirimu yang juga indah&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Oleh pengorbanan yang kau baktikan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Pada sesama&lt;br /&gt;Sungguh engkau indah&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;em&gt;Karena engkau adalahMutiara(by A&amp;amp;N)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Mutiara. Awalnya ia bukan apa-apa. Hanya butiran pasir dan debu kotor yang tak ada harganya. Waktu yang kemudian membentuknya: detik demi detik, di kedalaman samudera, dalam kegelapan cangkang makhluk-Nya. Dengan proses yang demikian panjang dan pelan, penuh kesabaran. Pun kemudian, keindahannya juga tak dapat segera dinikmati begitu saja. Karena ia harus dijemput di kedalaman lautan, dikeluarkan dari rumahnya yang kokoh dan dibersihkan, disepuh dan diolah hingga menjadi perhiasan istimewa. Sungguh sebuah proses yang panjang dan melelahkan, bahkan bukan tidak mungkin terhenti di tengah jalan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Mungkin engkau pernah merasa dirimu bukanlah apa-apa saat ini. Bahkan bias jadi lebih dari itu, engkau membenci dirimu sendiri, sebagai manusia tak berguna, makhluk sia-sia. Begitu banyak kekurangan, begitu banyak kesalahan dan keburukan. Apalagi ketika kau melihat orang lain yang nampak begitu sempurna dan memiliki begitu banyak kelebihan, rasanya engkau makin ingin tenggelam. Mengapa orang lain memiliki begitu banyak kelebihan sedang aku tak memiliki apa-apa kecuali kekurangan? Mengapa aku buruk sedang orang lain cakep? Mengapa orang lain berhasil dan aku selalu gagal? Mengapa orang lain kaya dan aku miskin? Serta beribu 'mengapa' lainnya yang akan membuat kita kecewa dan terluka, serta terpaku pada kekurangan-kekurangan yang kita miliki.&lt;br /&gt;Padahal, saya percaya, setiap kita tahu dan yakin, bahwa Allah tidak mungkin menciptakan makhlukNya hanya dengan kekurangan saja atau kelebihan saja. Hanya dengan madharat saja tanpa manfaat atau sebaliknya. Pun kita manusia, pastilah memiliki keduanya dalam porsi yang imbang. Dia yang maha kuasa membekali manusia dengan segala kelebihan, menjadikan setiap insan memiliki keistimewaan. Hanya saja proses hidup yang kita alami mungkin telah membuatnya hanya menjadi potensi terpendam, tak muncul ke permukaan, bahkan mungkin ia, sekalipun ia pernah muncul di masa kecil kita, kemudian terkubur oleh segala tekanan dan rintangan.&lt;br /&gt;Padahal, ibarat mutiara, kita tak dapat menjadi berharga begitu saja. Kita butuh waktu untuk membentuknya. Kita butuh proses panjang untuk mendapatkan keindahannya. Dan proses ini, butuh ketelatenan dan kesabaran.&lt;br /&gt;Ya, sesungguhnya setiap kita adalah mutiara yang memiliki pancaran keindahan kita masing-masing, seperti apapun adanya kita pada awalnya. Kita hanya harus menyepuhnya untuk membuatnya menjadi berharga. Dan proses menyepuh ini, banyak cara dan jalannya.&lt;br /&gt;Rintangan, hambatan, pengalaman, pembelajaran, baik oleh diri sendiri maupun oleh orang lain, tidak akan menjadi masalah. Karena pada dasarnya kita adalah mutiara. Kita hanya harus berusaha semaksimal kita, membuka mata, buka telinga dan buka hati.&lt;br /&gt;Hanya satu awal yang perlu kita lakukan: itikad dan keyakinan untuk menjadi mutiara. Sungguh saya ingin menjadi mutiara, melalui berbagi dan berbakti pada sesama. Engkau? Menjadi mutiara seperti apa yang engkau inginkan&lt;strong&gt;?(eramuslim)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1520432197512051488?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1520432197512051488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/karena-setiap-kita-adalah-mutiara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1520432197512051488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1520432197512051488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/karena-setiap-kita-adalah-mutiara.html' title='Karena Setiap Kita Adalah Mutiara'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7529828479045594955</id><published>2008-08-17T10:49:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:50:38.704+07:00</updated><title type='text'>Hikayat Abu Nawas : Memindahkan Istana Ke Gunung</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Setelah membaca kitab tetang kehebatan Raja Sulaiman yang mampu memerintahkan para jin memindahkan singgasana Ratu Bilqis didekat istananya. Baginda Raja Harun Al-Rasyid merasa tertarik dan ingin istanya dipindah ke atas gunung.&lt;br /&gt;Abu Nawas yang terkenal amat cerdik segera dipaggilnya. “Abu Nawas, kau harus memindahkan istanaku ke atas gunung agar aku lebihleluasa melihat negeriku!” perintah Baginda.&lt;br /&gt;Abu Nawas hanya terdiam, karena ia tidak mungkin menolak kecuali memang ingin dihukum. Abu Nawas pulang dengan hati gunda karena harus menyelesaikan proyek raksasa dalam waktu satu bulan. “Ini perintah gila…tapi jangan dikira aku tak sanggup melakukannya…akal dibalas dengan akal” gumamnya. Hari-hari dilewati dengan kegundahan. Akhirnya pada hari kesembilan ia menemukan caranya, esok ia menghadap Baginda.&lt;br /&gt;“Ampun Tuanku, hamba akan memindahkan istana Paduka dua puluh hari lagi, tepat pada Hari Raya Idul Qurban. Hamba mohon Baginda menyembelih sepuluh ekor sapi yang gemuk untuk dibagikan langsung kepada fakir miskin” usul Abu Nawas.&lt;br /&gt;“Usulmu kuterima” jawab Baginda menyetujui.&lt;br /&gt;Desas-desus mulai tersebar ke seluruh pelosok negeri. Hari yang dinantikan pun tiba. Setelah selesai shalat Idul Qurban berjamaah, sepuluh sapi disembelih lalu dimasak dan dibagikan kepada fakir miskin. Kini giliran Abu Nawas bersaksi. Ia berjalan mendekati istana dan berdiri mematung seolah ada yang ditunggu.&lt;br /&gt;“Abu Nawas, mengapa belum juga kau angkat istanaku?”perintah Baginda yang tak sabar menantinya.&lt;br /&gt;“Hamba sudah siap sejak tadi Baginda” kata Abu Nawas.&lt;br /&gt;“Apa Maksudmu? Kalau sudah siap, apa yang kau tunggu?&lt;br /&gt;“Hamba menunggu istana Paduka yang mulia diangkat seluruh rakyat yang hadir untuk diletakkan diatas pundak hamba. Setelah itu tentu hamba akan memindahkan istana ke atas gunung sesuai titah paduka” Jawabnya.Baginda Raja Harun Al-Rasid hanya diam terpana.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7529828479045594955?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7529828479045594955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/hikayat-abu-nawas-memindahkan-istana-ke.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7529828479045594955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7529828479045594955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/hikayat-abu-nawas-memindahkan-istana-ke.html' title='Hikayat Abu Nawas : Memindahkan Istana Ke Gunung'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7231330263588331427</id><published>2008-08-17T10:48:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:49:01.279+07:00</updated><title type='text'>Kehebatan Ilmuwan Islam</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Subhanallah… mungkin itu salah satu kata yang pantas terucap ketika ketika mendapati keajaiban yang ada di dunia ini. Salah satunya adalah penemuan-penemuan besar dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Tetapi kita juga tidak boleh lantas besar kepala bila menghasilkan suatu karya besar atau mendapatkan nikmat, sebagaimana tertuang dalam Al Quran surat Al-Kahfi:109&lt;br /&gt;Allah SWT menegaskan dalam firman-Nya, Katakanlah (Muhammad), ‘Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula) (Al-Kahfi:109).&lt;br /&gt;Di surat Al-kahfi tersebut jelas tertulis bahwa sains dan teknologi yang dikuasai oleh manusia bukanlah sesuatu yang besar sepertihalnya yang pernah diagung-agungkan manusia. Hingga seberapa kuat dan pandainya manusia memikirkan apa yang diciptakan oleh Allah SWT, maka tetap dipenghujung urat syaraf ini akan ditemui sebuah jalan buntu. Di dasari pemikiran bahwa tidak ada ilmu selain bersumber dari Allah dan hanya sedikit pengetahuan yang dimiliki oleh manusia ini, tersirat berbagai revolusi dan inovasi yang berhasil dibuat pada masa keemasan Islam. Cerita berikut ini tentu saja akan mengubah pola pandang pikiran Anda yang selama ini telah terdoktrin dengan ilmu-ilmu dan penemu dari Barat.&lt;br /&gt;Salah satu bukti kehebatan ilmuwan muslim pada masa lalu adalah dengan adanya pameran yang mempertontonkan sedikitnya 148 replika hasil karya besar ilmuwan muslim terdahulu yang berhasil ditemukan dan dikumpulkan. Walaupun tempat pamerannya berada di Negara tetangga-Malaysia- dan bukan di Negara kita, tetapi kita ikut bangga juga sebagai seorang muslim terhadap pameran tersebut. Salah satu karya yang dipertontonkan adalah instrument arsitektur ubin-ubin lantai masjid Timur Tengah yang begitu rumit dan detail.&lt;br /&gt;Karya yang sudah sangat lama tersebut baru bisa terungkap akhir-akhir ini oleh Dr. Fuat Sezgin yang juga Pengarah dan Pengasas Institut Sejarah Sains Arab-Islam, Universiti Johann Wolfgang, Goethe, Frankfurt, Jerman, yang mengatakan bahwa kehebatan ilmuwan Islam ratusan abad silam adalah kehebatan yang tidak ternilai. Pada abad kegemilangan Islam banyak orang-orang Eropa yang belajar untuk menuntut ilmu di berbagai cabang pengetahuan dari para pakar Islam. Tetapi setelah zaman kegelapan datang banyak pula hasil-hasil ilmuwan tersebut yang juga diselewengkan dan kemudian disebarluaskan dengan informasi yang salah secara meluas.&lt;br /&gt;Selain itu beliau juga mengungkapkan kehebatan ilmuwan muslim lainnya seperti Ar Razi yang merupakan ilmuwan terkemuka penemu teknik jahit luka. Tokoh ilmuwan Islam ini yang sebenarnya bernama Muhammad bin Zakaria juga terkenal tidak tertandingi pada masanya ditahun 240 Hijriah/854 Masehi. Di dunia pengobatan ia sangat pandai meramu, mengenali dan menemukan obat. Al-Razi selain menjadi orang pertama yang membuat jahitan dengan benang terbuat dari serat juga dikenal sebagai orang pertama yang berhasil membedakan antara penyakit cacar dengan campak. Ada juga Ibnu Sina yang merupakan murid Ar Razi, yang terkenal kehebatannya dalam ilmu kedokteran seperti ilmu bedah.&lt;br /&gt;Bukti kehebatan lainnya adalah ditemukannya peta dunia yang dibuat pelaut muslim Piri Reis, peta yang dibuat diatas sepotong kulit rusa berukuran 90×65 centimeter tersebut benar-benar digambarkan lengkap dan cukup detail. Bahkan hasil perbandingan dengan pemotretan dari angkasa luar yang dilakukan menggunakan satelit saat ini memiliki bentuk yang sangat mirip.&lt;br /&gt;Ada juga Ibnu Khaldun yang sering disebut sebagai raksasa intelektual paling terkemuka di dunia. Ia bukan saja Bapak sosiologi tetapi juga Bapak ilmu Ekonomi, karena banyak teori ekonominya yang jauh mendahului Adam Smith dan Ricardo. Artinya, ia lebih dari tiga abad mendahului para pemikir Barat modern tersebut. Ali bin Isa, ilmuwan Irak paling terkemuka di antara pakar spesialis mata di zamannya. Hisyam Al-Kalbi ilmuwan ahli ilmu bumi pertama dalam sejarah Islam yang begitu populer dengan studinya yang mendalam mengenai kawasan Arab. Serta Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi (770-840) ahli matematika yang juga geografer yang merevisi pandangan Ptolemaues mengenai geografi. Bersama-sama 70 puluh geographer muslim lainnya, Al-Khawarizmi membuat peta globe pertama pada tahun 830 M. Penemuan lainnya yaitu teori algoritma dan aljabar yang mengembangkan table rincian trigonometri, tori differensiasi juga buah pemikirannya yang tidak diragukan lagi dalam ilmu matematika.&lt;br /&gt;Jika diteliti lebih lanjut mungkin lebih dari 148 instrumen yang akan bisa terungkap mengenai kehebatan ilmuwan-ilmuwan muslim pada masa yang lalu. Penemuan-penemuan tersebut semoga bisa menjadi picuan kita untuk lebih termotivasi lagi dalam belajar agar bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan ini. Selagi raga masih dikandung badan, nafas masih berhembus, dan matahari masih menghangatkan bumi dengan sinarnya, serta cita-cita yang menjulang tinggi insyaallah dengan ijin dan pertolongan Allah SWT kesempatan untuk bangkit masih ada. Ayo.. bangkitlah pemuda, bangkitlah mahasiswa untuk kehidupan masa depan yang labih cemerlang. Wallahua’lam.&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7231330263588331427?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7231330263588331427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/kehebatan-ilmuwan-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7231330263588331427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7231330263588331427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/kehebatan-ilmuwan-islam.html' title='Kehebatan Ilmuwan Islam'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8210986402041994784</id><published>2008-08-17T10:46:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:47:33.772+07:00</updated><title type='text'>Apakah Berjilbab Itu Perlu?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Jilbab adalah sehelai kain yang menutupi wilayah kepala perempuan kecuali muka. Perintah menutup kepala atau berjilbab biasanya merujuk pada Al Quran surat An Nur ayat 31, “ Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluanya dan janganlah mereka menampakan perhiasanya, kecuali yang biasa tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya dan janganlah menampakan perhiasanya….”&lt;br /&gt;Berjilbab atau tidak memang sebuah pilihan bagi masing-masing muslimah. Akan tetapi perlindungan terhadap keamanan dirinya dari gangguan luar merupakan keniscayaan yang tidak bisa di tawar-tawar. Jika perlindungan keamanan atas dirinya sendiri diabaikan, maka keselamatanya akan terancam dan bencanapun menimpanya.&lt;br /&gt;Mungkin, jilbab bisa menjadi salah satu alat untuk meminimalisir gangguan dari luar. Meskipun berjilbab memang tidak selalu berarti baik. Sebab jilbab adalah sebuah symbol luar yang tidak senantiasa menunjukan kedalaman dan keelokan sikap si penggunanya. Akan tetapi, paling tidak berjilbab adalah sebuah upaya penyelamatan diri atau dalam bahasa sosialnya:“Saya adalah perempuan, Saya adalah eksistensi yang unik karena memiliki sesuatu yang amat pribadi,  rahasia dan bermakna. Ketertutupan membuat Saya berharga tinggi, aman untuk di miliki dan dapat mengamankan diri Saya sendiri. ”Dari sinilah, muslimah berjilbab kemudian sering dipercaya sebagai figur penyimpan dan penebar kehangatan dan rasa aman. Kepercayaan tersebut kemudian menjadi tuntutan logis dan mulia memang.Jadi, bejilbab pada mulanya mempunyai tujuan yang mulia, suci dan sakral. Sayang  sekali jika tujuan ini diselewengkan oleh muslimah sendiri. Jilbab adalah mahkota muslimah. Sayang sekali jika ada muslimah yang berjilbab hanya sekedar memenuhi tuntutan modis, kecantikan luar, jika ada muslimah berjilbab tetapi masih tetap menonjolkan sesuatu yang sudah menonjol dan berbaju ketat. &lt;strong&gt;Ironis, di satu sisi ada sejumlah umat Islam yang ingin memformalisasikan jilbab tapi di sisi lain jilbab itu sendiri di salah gunakan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8210986402041994784?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8210986402041994784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/apakah-berjilbab-itu-perlu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8210986402041994784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8210986402041994784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/apakah-berjilbab-itu-perlu.html' title='Apakah Berjilbab Itu Perlu?'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-3712259228492469400</id><published>2008-08-17T10:45:00.002+07:00</published><updated>2008-08-17T10:46:23.654+07:00</updated><title type='text'>SNMPTN, Dekan FE dan Agent Of Change</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru atau sering kita singkat menjadi SPMB, kini telah berganti menjadi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) semenjak tahun ajaran 2007/2008. Jumat silam tepatnya tanggal 01 Agustus 2008, SNMPTN telah diumumkan mahasiswa yang lolos seleksi dari sekian ribu pendaftar. Fenomena itu merupakan kabar gembira bagi mahasiswa baru yang lolos seleksi tahap pertama namun masih ada tahap berikutnya untuk tes wawancara di Gedung Roediro, yang konon katanya sebagai Auditorium Fakultas Ekonomi.&lt;br /&gt;Seiring bergulirnya waktu tak terasa kepemimpinan Dekan FE, Bapak Haryadi telah habis bertepatan dengan selesainya pembangunan Audiorium Fakultas Ekonomi tersebut. Entah siapa yang akan melanjutkan estafet perjuangan beliau. Sampai saat ini kita belum tahu. Terkadang untuk memilih seorang pemimpin dibutuhkan waktu yang panjang serta proses yang alot. Namun apa daya itulah yang harus kita pikirkan bersama untuk memperoleh seorang pemimpin yang kita idamkan. Teringat lirik bait lagu yang dinyanyikan oleh group nasyid Snada, lirik lagu tersebut bersenandung ”Pemimpin yang adil bijaksana, itulah harapan kita”. Apakah kriteria pemimpin kita seperti itu nantinya atau bagaimana?.&lt;br /&gt;Berita tentang pergantian dekan pun sangat jarang didengar ditelinga mahasiswa, padahal mahasiswa sendiri sering dijuluki sebagai ”Agen of Change”. Mau seperti apakah fakultas ekonomi nantinnya, yang peduli hanya segelintir orang. Mari kita bersama-sama membangun peradaban baru demi terwujudnya tujuan yang akan kita capai. Tunjukin diri kalian bahwa mahasiswa adalah Agen of Change, bisa memimpin civitas akademika di kampus maupun disekitar tempat tinggal kalian berada. Bisa menjadi pemimpin yang penuh rasa kasih sayang, adil dalam memberikan keputusan, suka mendahulukan kepentingan masyarakat dari pada pribadi, dan masih banyak yang lainnya yang patut kita contoh dari taulandan kita nabi Muhammad saw beserta sahabat beliau.   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-3712259228492469400?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/3712259228492469400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/snmptn-dekan-fe-dan-agent-of-change.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3712259228492469400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3712259228492469400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/snmptn-dekan-fe-dan-agent-of-change.html' title='SNMPTN, Dekan FE dan Agent Of Change'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6495467851893810725</id><published>2008-08-17T10:45:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T10:45:23.279+07:00</updated><title type='text'>Channel Musik Islam Segera Hadir Saingi MTV</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Di tengah persaingan channel televisi yang menyajikan ragam entertainment, khususnya musik, tidak lama lagi akan hadir channel musik Islam. Channel ini akan menyajikan ragam klip nyanyian Islam sebagai alternatif bagi masyarakat Arab menyaingi MTV yang memberikan lagu-lagu barat.&lt;br /&gt;Seorang penulis drama dan produser acara televisi tersebut, Ahmad Abu Haiba, sedang melakukan finalisasi untuk menghadirkan channel musik Islam. Menurut harian Los Angles Times terbitan AS, Abu Haiba belum mau menyampaikan detail rencana on air channel televisi musik Islamnya. Namun Abu Haiba merasa yakin bahwa channelnya akan mampu menyaingi rating pemirsa Arab yang kerap mengunjungi MTV.&lt;br /&gt;Dalam harian yang terbit hari Ahad (6/4) itu, Abu Haiba mengatakan, “Pemuda Mesir yang berusia antara 15 – 24 tahun adalah kelompok usia yang mewakili sekitar 50% hingga 64% pemirsa televisi. Dan dari total jumlah itu, umumnya mereka intensif mengikuti 70-an channel musik Barat di televisi.”&lt;br /&gt;Abu Haiba melanjutkan bahwa apa yang dilakukannya sebenarnya bukan menghina Barat, tapi merupakan bagian dari tanggung jawabnya menghadirkan hiburan yang sesuai secara peradaban dan agama pemirsa TV di kalangan masyarakat Arab. “Budaya Barat lebih membuat saya khawatir ketimbang politik mereka. Karena budaya bisa mempengaruhi langsung pemikiran kaum Muslimin, ” ujarnya. Ia juga mengatakan kondisi tersebut sebenarnya merupakan ancaman serius yang bisa merusak keyakinan dan tradisi Arab dan Islam.&lt;br /&gt;Karenanya, Abu Haiba yakin bahwa pers Islam mau tidak mau harus menghadapi pers Barat secara metode modern dan pemasaran yang tepat. Yakni dengan menghadirkan alternatif channel yang tidak melepaskan budaya Islam. “Jika kita kehilangan budaya kita, maka kita akan menjadi asing di negeri sendiri, ” jelasnya. &lt;strong&gt;(eramuslim.com)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6495467851893810725?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6495467851893810725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/channel-musik-islam-segera-hadir-saingi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6495467851893810725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6495467851893810725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/channel-musik-islam-segera-hadir-saingi.html' title='Channel Musik Islam Segera Hadir Saingi MTV'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4671001947462168591</id><published>2008-08-17T10:43:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:44:35.729+07:00</updated><title type='text'>Untuk Apa Berbuat...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Pada suatu malam, ada sebuah keluarga yang mengundang para tetangganya untuk makan malam dirumahnya. Sudah sejak siang hari sang istri mempersiapkan masakan yang akan dihidangkan dan segala sesuatu yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;Ketika semua tamu yang diundang sudah datang, acara langsung dimulai dan sang istri menyuruh anaknya yang masih berusia enam tahun untuk membaca doa sebelum makan.&lt;br /&gt;“Afiq, kamu pimpin baca doa ya...”&lt;br /&gt;“Tapi bu, doanya bagaimana??” tanya Afiq&lt;br /&gt;“Katakan saja apa-apa yang biasa ibu katakan” jawab Ibunya&lt;br /&gt;Afiq segera menengadahkan kedua tangannya dan berkata, “Ya Tuhanku, kenapa saya harus mengundang orang-orang ini untuk makan malam”.&lt;br /&gt;Semua orang tercengang mendengar ucapan Afiq, termasuk Ibu Afiq yang malu bukan kepalang atas ucapan putranya sendiri.&lt;br /&gt;Kita tidak perlu berbuat bila tidak ingin berbuat. Tidak perlu berpura-pura untuk mengambil hati orang lain karena resikonya berat, malu, riya, dan bisa-bisa hilang keikhlasannya. Lebih baik kelihatan macam orang pelit tapi hatinya baik daripada nampak pemurah tetapi hati merana.&lt;br /&gt;Firman Allah SWT  yang  bermaksud, “Mereka coba menyembunyikan (keburukan) daripada manusia, tetapi mereka tidak mampu (berlindung) daripada (pengetahuan) Allah SWT”. (An-Nisa:108)Kadang-kadang apa yang dilakukan bisa dibaca maksudnya tanpa perlu memikirnya. Cukuplah kisah di atas sebagai contoh bagi kita untuk bertindak. Sesuatu perbuatan yang dilakukan atas maksud riya dan pamer terhadap orang lain, tiada nilainya disisi Allah SWT dan merupakan perbuatan yang sia-sia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:78%;"&gt;Sumber : Mutiara Amaly&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4671001947462168591?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4671001947462168591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/untuk-apa-berbuat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4671001947462168591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4671001947462168591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/untuk-apa-berbuat.html' title='Untuk Apa Berbuat...'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8412538247720828814</id><published>2008-08-17T10:41:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:42:26.703+07:00</updated><title type='text'>Say No To Porn!! Save Our Moral!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Pornografi dan pornoaksi memberikan kontribusi terbesar dalam peningkatan kriminalitas di Indonesia. Berita-berita tentang kasus pemerkosaan, pelecehan terhadap kaum hawa dan tindakan asusila lainya seakan-akan menjadi santapan kita sehari-hari. Ironisnya hal ini terjadi tidak hanya di kalangan masyarakat yang masih rendah tingkat pendidikanya namun kaum intelektual juga tidak terlepas dari bahaya pornografi pornoaksi seperti mahasiswa dan dosen. Sekalipun demikian, budaya sekarang seolah-olah melegalkan adanya pornografi pornoaksi. Dapat kita lihat bahwa hampir semua media menjadikan pornografi pornoaksi sebagai nilai tambah produk mereka agar menarik minat  konsumen. Lihat saja film layar lebar, iklan, sinetron, buku-buku bacaan bahkan komik yang dikonsumsi anak dibawah umur sekalipun dapat dipastikan hampir semuanya menggunakan bumbu-bumbu penyedap pornografi. Kondisi yang demikian merupakan tantangan yang nyata bagi generasi muda dan calon penerus bangsa saat ini.Lalu bagaimana kita sebagai individu yang berintelektual tinggi menyikapi hal ini? Menurut Bapak Afiq ( Dosen Fakultas Pertanian Unsoed ) dalam kajian Sunkist tanggal 23 Mei 2008 adalah dengan Hijab ( pelindung). Tidak hanya hijab secara fisik seperti memakai pakaian yang menutup aurot, tidak ketat, tidak transparan, tetapi juga hijab untuk hati. Hijab hati adalah bagaimana kita menundukan hati kita atas segala sesuatu yang bersifat merusak keimanan kita diantaranya dengan tidak mengkonsusmsi hal-hal yang berbau pornografi pornoaksi. Tentunya berusaha untuk tidak menciptakan kesempatan tersebut. So jangan cuma &lt;strong&gt;“say no to porn” &lt;/strong&gt;tapi&lt;strong&gt; “do thing to combat the porn&lt;/strong&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8412538247720828814?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8412538247720828814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/say-no-to-porn-save-our-moral.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8412538247720828814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8412538247720828814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/say-no-to-porn-save-our-moral.html' title='Say No To Porn!! Save Our Moral!!'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1652623597800942832</id><published>2008-08-17T10:40:00.002+07:00</published><updated>2008-08-17T11:04:39.495+07:00</updated><title type='text'>Untilted</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;Berapa Jumlah Helai Rambutmu?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada kepala normal, jumlah rambut mencapai 120 ribu helai. Ketika rambut di sebuah kepala lebih halus, maka jumlahnya akan lebih banyak. Rambut pirang jumlahnya lebih banyak dari rambut yang berwarna hitam. Sementara jumlah rambut yang berwarna cerah lebih jarang jika dibanding rambut yang lainnya. Jumlah rambut yang berwarna merah dalam sebuah kepala hanya mencapai 90 ribu helai. Bilangan tersbut secara umum akan selalu berubah setiap lima tahun sekali karena setiap hari terdapat 50 – 60 helai rambut yang rontok.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keringat Kita 1,5 Liter per Hari?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tubuh manusia mempunyai 2 juta lebih kelenjar keringat. Kelenjar-kelenjar ini dapat memproduksi keringat sebanyak 1 liter sampai 1,5 liter dalam setiap harinya nonstop, baik di musim panas maupun di musim dingin dengan perbedaan aktivitas, gerakan dan naik turunnya panas tubuh kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Bumi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Bumi menempati urutan ketiga terdekat dengan matahari. Besarnya hampir sama dengan Venus, dengan garis tengah 12.640 km. Jarak antara bumi dengan matahari adalah 149 juta km. Jarak ini sering diubah menjadi satuan jarak astronomis atau astronomical unit (AU), jadi 1 AU sama dengan 149 juta km.&lt;br /&gt;Bumi mengadakan rotasi 24 jam. Berarti satu hari bumi sama dengan 24 jam, sedangkan satu hari Venus sama dengan 247 hari bumi atau 247 kali 24 jam bumi.&lt;br /&gt;Bumi mempunyai atmosfer dan mempunyai sebuah satelit yaitu bulan. Bumi mengadakan revolusi selama 365 ¼ hari. Sekali bumi memutar mengelilingi matahri disebut juga satu tahun. Coba bandingkan dengan satu tahun Merkurius yaitu 88 hari, atau dengan satu tahun Mars yang lamanya 1,9 tahun bumi. Sedangkan massa bumi rata-rata 5,52&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;Sundew&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan Sundew tumbuh di tanah tandus atau di area semigurun pasir di Afrika Selatan. Tumbuhan ini diciptakan dengan kemampuan berburu yang sangat menarik, yang memungkinkan ia mendapatkan sari makanan yang tidak mungkin didapatkannya dari tanah. Daun-daun Sundew dipenuhi rambut merah panjang. Ujung rambutnya dilapisi oleh cairan yang sangat kental dengan bau khas yang menarik perhatian serangga.&lt;br /&gt;Serangga yang pergi menuju sumber bau ini akan menempel lekat pada rambut dan berusaha melepaskan diri dari salah satu perekat terkuat di dunia. Saat serangga berjuang untuk lepas, daun panjang Sundew akan melipat ke bawah untuk menjepit serangga lebih erat. Segera setelah tumbuhan menjepit mangsanya, ia mencerna serangga perlahan-lahan dan memperoleh protein yang sangat dibutuhkan tubuhnya. Setelah mencerna seluruh bagian serangga yang dapat dimakan, tumbuhan ini membuka dan memasang perangkapnya lagi. Sungguh menarik bahwa perekat kuat yang menahan serangga ini ternyata tidak menghambat gerakan tumbuhan Sundew sama sekali.&lt;br /&gt;Subhanalloh, betapa besar kuasa Alloh. Tiada yang mampu mengatur sedemikian rupa dengan sangat mudah. Dan adalah sebuah kebodohan bagi kita jika tidak pernah mensyukuri nikmat yang Alloh berikan.&lt;br /&gt;Tapi rezeki tak datang begitu saja tanpa ikhtiar. Sesungguhnya Alloh akan menilai ikhtiar yang kita lakukan, bukan hasil yang kita capai. Jadi ikhtiar terus yuukk...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1652623597800942832?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1652623597800942832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/untilted.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1652623597800942832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1652623597800942832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/untilted.html' title='Untilted'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7357258338468229987</id><published>2008-08-17T10:39:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T10:39:57.378+07:00</updated><title type='text'>April Mop</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Tiap tanggal 1 April ada saja orang, terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebutnya. Atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)&lt;br /&gt;SEJARAH APRIL MOP&lt;br /&gt;Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kepuasan itu berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dari satu episode sejarah Muslim Spanyol tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H.&lt;br /&gt;Saat umat Islam menguasai Spanyol dan negara-negara di sekitarmya, kaum kafir yang masih ada di  sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya ditemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.&lt;br /&gt;Maka mulailah diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan agar kaum mudanya lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang membaca Al Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu untuk meniupkan perpecahan. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil. Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib dilakukan dengan kejam tanpa mengenal rasa kemanusiaan kepada pasukan Islam juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.&lt;br /&gt;Satu persatu daerah di Spanyol jatuh. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.&lt;br /&gt;Namun orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal yang sudah dipersiapkan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Spanyol. Mereka pun bersiap untuk berlayar.&lt;br /&gt;Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan bersembunyi di rumah-rumahnya. Lidah api terlihat menjilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah bersama orang-orang Islam di dalamnya.&lt;br /&gt;Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil, sedang tentara Salib mengepung mereka dengan pedang terhunus.&lt;br /&gt;Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.&lt;br /&gt;Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut telah berubah warna menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini tepat tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day).Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Spanyol, beberapa abad silam.(eramuslim_dengan sedikit penyesuaian)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7357258338468229987?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7357258338468229987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/april-mop.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7357258338468229987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7357258338468229987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/april-mop.html' title='April Mop'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-2239246687844539534</id><published>2008-08-17T10:37:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:38:56.095+07:00</updated><title type='text'>Air Putih Berdaya Sembuh</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Pada dasarnya tubuh kita mengandung 45-55 liter air atau sekitar 40 -50 % dari seluruh tubuh kita. Otak kita saja terdiri dari air sebanyak 75 %. Sayangnya walaupun tubuh manusia lebih banyak terdiri atas air tapi kita justru setiap harinya kehilangan banyak air , yaitiu sekitar 3,5 liter sehari meskipun kita hanya duduk saja. Air dalam tubuh akan semakin tercurah keluar ketika tubuh kita melakukan aktivitas yang menguras tenaga.&lt;br /&gt;Tapi kebanyakan orang hanya minum kalu merasa haus. Padahal haus bukan merupakan indikator yang baik mengenai  kebutuhan tubuh akan air. Kehilangan 4% cairan tubuh saja akan menyebabkan penurunan kinerja kita sebanyak 22%. Jika kehilangan cairan lebih dari 7%, kita akan merasa lemah, lesu dan pusing . Oleh karena itu kita dianjurkan untuk meminum dengan cukup meski belum merasa haus.&lt;br /&gt;Minum air putih dengan metode yang benar akan memurnikan tubuh manusia. Karena air putih dapat dapat membuat usus besar bekerja lebih efektif dengan cara membentuk darah baru. Darah merupakan hal penting dalam penyembuhan penyakit dan memelihara kesehatan. Oleh karena itu sebaiknya kita meminum air putih secara tertur.&lt;br /&gt;Minum air putih secara teratur dapat menjadi terapi penyembuhan penyakit sekaligus dapat memelihara  kesehatan tubuh. Caranya  adalah sbb:&lt;br /&gt;1.       Pagi hari ketika baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1,5 liter air atau sekitar 5-6 gelas. Setelah itu baru kita boleh melanjutkan kegiatan pada pagi harinya.&lt;br /&gt;Mungkin dengan meminum air 1,5 liter sekaligus akan terasa sulit pada mulanya, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula , ketika latihan kita minum 4 gelas terlebih dahulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya kita akan buang air kecil 2-3 kali dalam satu jam tapi setelah beberapa lama akan normal kembali.&lt;br /&gt;2.     Jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1,5 liter air ini.&lt;br /&gt;3.     Bila memungkinkan, gunkanlah air hangat, air rebus atau air jernih yang sudah disaring.&lt;br /&gt;4.     Terapi ini tidak akan berhasil jika kita mengonsumsi alkohol.&lt;br /&gt;Menurut penelitian dan pengalaman penyakit-penyakit berikut dapat diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini diantaranya sembelit: 1 hari, asam urat: 2 hari, TBC paru-paru :3 bulan, kencing manis 7 hari, tekanan darah tinggi: 4 minggu, dan kanker: 4 minggu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-2239246687844539534?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/2239246687844539534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/air-putih-berdaya-sembuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2239246687844539534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/2239246687844539534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/air-putih-berdaya-sembuh.html' title='Air Putih Berdaya Sembuh'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7607953018117859536</id><published>2008-08-17T10:35:00.002+07:00</published><updated>2008-08-17T10:39:22.677+07:00</updated><title type='text'>7 Perkara</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Imam Ibnu Qoyyim dalam Al-Fawaid mengingatkan tentang 7 perkara aneh yang sangat berbahaya bagi manusia. Pertama,&lt;br /&gt;Engkau tahu Allah, tetapi engkau tidak mencintai-Nya.&lt;br /&gt;Kedua,&lt;br /&gt;Engkau mendengar seruan Allah, tetapi engkau terlambat menjawab seruan-Nya&lt;br /&gt;Ketiga,&lt;br /&gt;Engkau tahu keuntungan jika bergaul dengan-Nya, tetapi engkau justru bergaul dengan selain-Nya&lt;br /&gt;Keempat,&lt;br /&gt;Engkau tahu kemarahan-Nya, tetapi engkau justru memancing-mancing murka-Nya&lt;br /&gt;Kelima,&lt;br /&gt;Engkau tahu betapa sakit adzab-Nya jika menentang-Nya, tetapi engkau tidak meminta belas kasihan kepada-Nya dengan menanti-Nya.&lt;br /&gt;Keenam,&lt;br /&gt;Engkau merasa sakit hati jika tidak menyebut nama-Nya, tetapi engkau justru tidak mau menyebut nama-Nya dan tidak bertaubat kepada-Nya.&lt;br /&gt;Ketujuh,&lt;br /&gt;dan yang lebih aneh lagi, engkau tahu bahwa engkau sangat membutuhkan-Nya tetapi engkau justru berpaling dari-Nya dan mencintai hal yang menjauhkan-Nya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7607953018117859536?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7607953018117859536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/7-perkara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7607953018117859536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7607953018117859536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/7-perkara.html' title='7 Perkara'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-5956830769756979422</id><published>2008-08-17T10:21:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:26:32.090+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Pembelajar Sejati</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Tanda-tanda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;1. &lt;strong&gt;Funky&lt;/strong&gt;. Artinya pintar bergaul dan jeli membaca zaman. Banyak baca, nanya, berteman. Jangan jadi orang yang kelewat pendiam.&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Cool&lt;/strong&gt;. Artinya bijak, menyenangkan bagi orang yang ada di sekitar kamu. Intinya kamu the most wanted person-lah. Maksudnya, kamu banyak dicari orang karena kamu punya sikap atau akhlak yang mulia. Caranya? Banyak merenung dan introspeksi. Kalau bikin kesalahan, capat nyadar. Maksudnya, kamu tidak sombong, tapi selalu menyadari akan kelemahan-kelemahan yang kamu punya. Kalau kamu ganteng, cantik kaya, keren, pintar dan lain-lain, tidak kamu salah gunakan, tapi kamu jadikan cambuk untuk selalu menjadi orang yang terbaik. Sedangkan kalau kamu jelek, hidup pas-pasan, kumuh, agak tulalit, jadilah orang yang semakin hari semakin bijak. Walaupun tampang pas-pasan, ekonomi agak-agak seret, penampilan sederhana dan tidak pintar-pintar amat, yang penting shalih, mau belajar dari kesalahan yang lalu dan tidak nyebelin.&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;Jazzy&lt;/strong&gt;. Artinya, kamu gampang berimprovisasi, tidak malu-maluin. Kau juga pintar memanfaatkan waktu. Tidak ada yang sia-sia. Apapun situasi dan kondisinya, kamu tidak kehilangan akal dan daya kreativitas. Tidak ada istilah mentok, apalagi putus asa. Ketika kamu punya prinsip dalam hidup, prinsip itu bisa menjadi ruh dari seluruh gerak dan arah kehidupan yang dinamis, inovatif dan penuh kejutan. Caranya: Kamu harus banyak baca. Tidak saja kamu membaca terhadap sesuatu yang tersurat (buku), tapi juga kamu membaca terhadap segala sesuatu yang tersirat (alam raya). Bukankah Al-Qur’an yang pertama kali turun adalah yang berkaitan perintah membaca? Mata kepala bersama akal akan menambah pengetahuan kamu, sedangkan mata batin bersama hati (kalbu) akan menambah keimanan kamu atas kekuasaan ALLAH. Kalau kau bisa melakukan itu secara bersamaan dan berkesinambungan, subhanallah, kamu akan menjadi makhluk yang sempurna (insan kamil).&lt;br /&gt;4. &lt;strong&gt;Fun&lt;/strong&gt;. Artinya kamu gembira, tidak gampang sedih. Ketika kamu menghadapi kesulitan, tidak cepat stress dan marah. Pekerjaan yang ringan, sedang, dan berat, selalu dihadapi dengan pikiran tenang tapi tetap konsentrasi dan waspada. Hati tetap sejuk dan bersikap ”legowo” dalam menghadapi berbagai kemungkinan resiko yang akan dihadapi. Caranya, kamu bisa mengasahnya dengan banyak bersyukur dan tidak melulu melihat keatas. Gampangnya, kamu tidak jadi makhluk pengiri alias syirik terhadap kesuksesan atau kondisi orang yang lebih baik dari kamu. Bukankah Islam melarang sikap iri hati terhadap orang lain? Dengki itu bagaikan api unggun yang diberi umpan kayu bakar. Api itu akan semakin besar dan melebar ketika selalu dikasih umpan. Di dalam ajaran Islam, hanya tiga hal yang boleh kita dengki. Pertama, ketakwaan kepada ALLAH; kedua, amal jariyah; dan ketiga ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;5. &lt;strong&gt;Care&lt;/strong&gt;. Artinya kamu peduli pada nasib semua orang dan bahkan semua makhluk. Kamu bisa mengombinasikan antara membaca, bersyukur, berteman, dan mengamati. Selalu memberikan perhatian dan kepedulian terhadap sesama, tidak egois dan serakah.Wallahualam bishowab. (myQuran.org)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-5956830769756979422?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/5956830769756979422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/menjadi-pembelajar-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5956830769756979422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/5956830769756979422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/menjadi-pembelajar-sejati.html' title='Menjadi Pembelajar Sejati'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7728799594636065886</id><published>2008-08-17T10:20:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:21:14.146+07:00</updated><title type='text'>Moralitas Pendidikan Bangsa Kita</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Pendidikan merupakan tiang penyangga utama bagi sebuah bangsa. Padanya proses peradaban didesign sedemikian rupa, sehingga lahirlah insan-insan beradab. Maka, proses mencetak insan-insan beradab dimulai dari proses disain peradaban. Sedangkan proses disain peradaban dibentuk melalui pendidikan yang membutuhkan pondasi yang kokoh dan kekohan pondasi tersebut berakar pada kualitas moral (moral-quality). Dengan kata lain, pendidikan dan peradaban membutuhkan integrasi yang didasarkan pada moralitas. Kerangka pikirnya adalah sebagaimana yang dinyatakan oleh Umar Audah Al-Khatib bahwa peradaban merupakan himpunan ilmu pengetahuan, syariat, peraturan dan tradisi moral yang menunjukkan keadaan pemikiran, ekonomi, akhlak, politik, kesenian, dan seluruh kehidupan kebendaan dan kerohanian dalam suatu sejarah. Secara sederhana dapat pula dikatakan peradaban dibentuk dari berbagai aspek sebagai refleksi kematangan suatu bangsa.&lt;br /&gt;Di negeri kita pendidikan menjadi sesuatu yang tak jelas arahnya. Sekian lama negara kita merdeka, sekian banyak orang yang tak mampu menikmati pendidikan. Orientasi pendidikan yang seharusnya mengedepankan nilai-nilai moralitas, tetapi justru sebaliknya. Hal ini diperparah pula dengan intervensi kebijakan asing yang ujung-ujungnya adalah uang alias profit-oriented. Komoditasisasi pendidikan menambah panjang runtut penderitaan orang-orang yang tak berduit. Belum lagi paradigma pendidikan yang lebih mengedepankan materi.&lt;br /&gt;Pola pendidikan yang melupakan moralitas hanya akan menjadikan generasi bangsa ini sebagai generasi yang menuhankan materi. Ini tidak bisa dipungkiri bahwa kenyataan tidak sedikit para elit kekuasaan yang terindikasi korupsi yang semakin ‘menggunung’. Inikah yang dikatakan output pendidikan yang bermoral? Hanya hati nurani yang suci yang mampu menjawab bahwa pendidikan kita saat ini sudah semakin jauh dari prinsip-psinsip moral. Lantas, apakah dalam kondisi tersebut akan terlahir manusia-manusia yang berperadaban yang memegang teguh prinsip-prinsip moralitas?&lt;br /&gt;Sudah saatnya kita merenungkan nasib pendidikan di negeri kita ini. Sebab, jika tidak agaknya bangsa kita akan kembali menjadi bangsa yang barbar yang melupakan aspek kemanusiaan. Oleh karena itu, upaya yang harus dilakukan adalah mendesain ulang sistem pendidikan kita dari sistem materialis-kapitalis menjadi sistem yang integral dengan perpaduan antara moralitas dan pendidikan yang tujuan akhirnya untuk membangun peradaban yang cemerlang. Artinya pendidikan harus dirubah framenya menjadi frame membangun peradaban raksasa di mana semua aspek kehidupan berjalan di atas nilai-nilai moral yang bersumber pada agama. &lt;br /&gt;Pada saat bersamaan harga pendidikan membumbung tinggi sebagai efek dari mengguritanya kapitalis-kapitalis jasa yang menjadikan pendidikan sebagai objek sekaligus sumber profit. Inflasi harga pendidikan ini menjadikan orang-orang yang tak berduit –kelas bawah– semakin sempurna kesengsaraannya. Di sisi lain, tidak sedikit siswa yang gantung diri akibat mahalnya biaya pendidikan. Belum lagi masalah standar kelulusan yang hanya mengejar target tanpa mempertimbangkan kapasitas dan realitas siswa. Ini memang sangat pragmatis selain juga terdapat ketidakadilan pada penerapan sistem standar kelulusan tersebut.&lt;br /&gt;Sudah saatnya kita melakukan refleksi total atas sistem pendidikan yang berjalan selama ini. Apakah paradigma pendidikan kita selama ini sudah benar-benar mampu untuk mencetak generasi-generasi yang berbudi luhur? Dengan demikian, HARDIKNAS bukan lagi menjadi sekadar seremonial belaka yang terus diperingati setiap tahunnya tanpa ada bekas yang tertinggal. Nasib bangsa akan ditentukan oleh ketajaman refklesi kita terhadap realitas pendidikan saat ini yang semakin hari semakin menenggelamkan nilai-nilai moralitas dan menggantikannya dengan nilai-nilai kebebasan.Ingat bahwa bangsa kita ditakdirkan sebagai bangsa yang religius. Ini berarti bangsa Indonesia adalah bangsa yang mencintai nilai-nilai ilahiyah atau kebenaran. Sementara itu, nilai-nilai ilahiyah atau kebenaran yang bersumber dari agama menjadi substansi moral. Tidak ada kata terlambat bagi kita untuk berbenah diri memperbaiki moralitas pendidikan bangsa kita. Ini tentunya membutuhkan ide-ide besar dan komitmen tinggi agar pada akhirnya kita mewujudkan tatanan masyarakat yang cerdas baik spritual maupun materil. Sehingga, pada saat yang sama peradaban –dengan nilai-nilai ilahiyah dimana harkat manusia dipelihara– yang kita cita-citakan dapat terwujud. Sekali lagi tidak ada kata terlambat, harapan besar itu masih ada. (Wirawan N. Harahap)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7728799594636065886?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7728799594636065886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/moralitas-pendidikan-bangsa-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7728799594636065886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7728799594636065886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/moralitas-pendidikan-bangsa-kita.html' title='Moralitas Pendidikan Bangsa Kita'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4526816530552793332</id><published>2008-08-17T10:17:00.002+07:00</published><updated>2008-08-17T10:20:11.319+07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Mahal, Hikz.. Hikz..</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Unsoed mulai menerima mahasiswa baru, oy!! Kalo ngga salah mulai dibuka sekitar 2 bulan yang lalu lewat jalur istimewa. Jalur ini mewajibkan calon mahasiswa merogoh kantong ortunya dalam-dalam cause butuh dana yang lumayan ‘ehm’.&lt;br /&gt;Betewe ternyata biaya kuliah mahal ngga cuma punya Unsoed doank. Tengok PTN-PTN lain yang berserakan (kayak apa aja..) di seantero bumi pertiwi ini. Harga satu kursinya (emang dijual?) bisa mencapai puluhan jeti bahkan ratusan. Hal inilah yang membuat pendidikan jaman sekarang seperti menjelma menjadi kebutuhan tersier yang artinya hanya bisa dipenuhi orkay alias orang kaya. Yang merasa kere, biaya menyambung hidup pas-pasan (kalo ngga mau dibilang kurang), harap minggir!!&lt;br /&gt;WOW!! Ironis banget, ya. Ketika banyak anak negeri yang mesti menyimpan cita-citanya karena masalah biaya pendidikan yang makin tak terjangkau. Masalah duit! Padahal pendidikan ‘kan hak seluruh warga negara. Dengan realita seperti ini, kesannya pendidikan hanya milik golongan the have aja. Pahiiitt banget!! Tapi ngga adil juga kalo kita nyalahin pengelola PTN. Soalnya sejak dikeluarkannya otonomi kam&amp;shy;pus lewat PP 061/1999, subsidi pendidikan dari negara kepada seluruh PTN disunat abis.&lt;br /&gt;Hikz.. jahat banget ya! Negara yang mestinya menjamin ketersediaan pendidikan bagi seluruh rakyatnya, malah lari dari tanggung jawab. Akibatnya, pengelola PTN kudu cerdas cari suntikan dana lain. Dari mana? Ya, dari masyarakat, atuh. Masyarakatlah yang jadi korban (dan emang seringnya gitu) biaya pendidikan yang naiknya ngga kira-kira.&lt;br /&gt;Seharusnya negara yang paling bertanggung jawab menyediakan segala fasilitas kebutuhan rakyatnya, tak terkecuali pendidikan dan Islam pernah mewujudkannya (ini bukan narsis, nyombong dan semacamnya. Cuma pamer dikit, he.. he..). Silakan tengok sejarahnya.&lt;br /&gt;Dulu, jaman baheula, di satu kota saja di Si&amp;shy;cilia ada 300 kuttab (semacam sekolah dasar kalo di jaman sekarang). Bahkan ada beberapa kuttab yang luas, sehingga satu kuttab bisa menam&amp;shy;pung ratusan bahkan ribuan siswa. Da&amp;shy;lam sejarah disebutkan bahwa Abul Qasim al-Balkhi memiliki sebuah kuttab yang ditempati oleh 3000 siswa. Untuk menginspeksinya, be&amp;shy;liau kudu menung&amp;shy;gang keledai.&lt;br /&gt;Di Islam, pendidikan adalah for all. Makanya di Baghdad, pernah ada Madrasah Nizha&amp;shy;miyah yang memiliki mahasiswa mencapai 6000 orang, siswanya terdiri dari anak para pembesar tertinggi negara dan seka&amp;shy;ligus anak buruh paling miskin. Apalagi di Spanyol. Di sini, iptek berkembang pesat. Bahkan Pak Montgomery, sejarawan Barat beraliran konservatif bilang, “Cukup beralasan jika kita menyatakan bahwa peradaban Eropa tidak dibangun oleh proses regenerasi mereka sendiri. Tanpa dukungan peradaban Islam yang menjadi ‘dinamo’nya, Barat bukanlah apa-apa”&lt;br /&gt;Saat kekhilafan masih tegak, hadits Nabi yang berbunyi “Sesungguhnya termasuk tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah hilangnya ilmu dan meluasnya kebodohan” jadi dasar para khalifah alias pemimpin untuk membebaskan rakyatnya dari biaya pendidikan dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Oke ‘kan??Keinginan untuk mengenyam pendidikan dengan tenang adalah keinginan seluruh warga negara Indonesia tercinta ini. Kalaupun harus bayar, ya jangan mahal-mahal gitu. Kira-kira kapan ya??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:78%;"&gt;Sumber : Biaya Pendidikan Kok Mahal?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:78%;"&gt;Majalah Studia Edisi 151/Tahun IV (30 Juni 2003)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4526816530552793332?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4526816530552793332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/pendidikan-mahal-hikz-hikz.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4526816530552793332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4526816530552793332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/pendidikan-mahal-hikz-hikz.html' title='Pendidikan Mahal, Hikz.. Hikz..'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4229497595587242006</id><published>2008-08-17T10:16:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T10:16:53.621+07:00</updated><title type='text'>Jilbab, Busana Seorang Muslimah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Islam sebagai agama yang bersifat universal, dalam arti mempunyai aturan-aturan yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk mengenai pakaian baik untuk laki-laki, maupun wanita. Pakaian ini pada intinya digunakan untuk menutup aurat. Aurat laki-laki, tentu berbeda dengan aurat wanita. Jika aurat laki-laki adalah dari pusar sampai lutut.&lt;br /&gt;Lalu di manakah aurat wanita itu? Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dikatakan bahwa aurat wanita itu adalah seluruh tubuh, kecuali muka dan telapak tangan sampai pergelangan tangannya. Aurat ini hanya diperkenankan untuk ditampakkan kepada muhrim (saudara) yang tersurat dalam surat An Nuur : 31.&lt;br /&gt;Sedangkan jilbab adalah pakaian lapang yang menutup aurat wanita. Pada pengertian ini, tentu jilbab berbeda dengan kerudung. Kerudung merupakan kain yang menutupi kepala, leher hingga dada, sedangkan jilbab meliputi keseluruhan pakaian yang menutup aurat mulai kepala hingga kaki, kecuali muka dan telapak tangan hingga pergelangan tangan, tentunya. Dengan kata lain mengenakan jilbab pasti juga berkerudung, namun berkerudung belum tentu berjilbab.&lt;br /&gt;Seorang muslimah, yakni wanita yang mengaku beriman kepada Alloh wajib mengamalkan perintah Alloh dan menjauhi laranganNya. Mengenakan jilbab bagi seorang muslimah hukumnya adalah wajib. Hal ini didasarkan pada surat Al Ahzab : 59 dan An Nuur : 31. Amat disayangkan apabila menjumpai saudara-saudara muslimah yang belum mengenakan jilbab, atau mengenakannya untuk kepentingan tertentu saja, seperti sekolah, mengajar, kuliah dan sebagainya. Tetapi di luar itu, dia tidak mengenakan jilbabnya. Mari renungi hadits di bawah ini&lt;br /&gt;“Wanita itu adalah aurat, maka apabila ia keluar dari rumahnya syetan pun berdiri tegak (dirangsang olehnya)” (HR. Turmudzi)&lt;br /&gt;Rosululloh mewajibkan seorang muslimah untuk mengenakan jilbabnya dalam keadaan apapun. Begitu pentingnya hal ini sehingga bila seorang muslimah tidak mempunyai jilbab, beliau menyuruh temannya untuk meminjami.&lt;br /&gt;Berikut beberapa hikmah dari diwajibkannya jilbab bagi seorang muslimah :&lt;br /&gt;1.       sebagai identitas seorang muslimah atau untuk membedakannya dengan orang-orang nonmuslim.&lt;br /&gt;2.       meninggikan derajat wanita muslim karena tidak membuka auratnya sembarangan hingga membuatnya seperti batu permata yang tidak semua orang bisa memiliki dan menikmati keindahannya, tidak seperti batu-batu yang berserakan di jalan yang bebas untuk dimiliki, dinikmati keindahannya dan dibuang kembali.&lt;br /&gt;3.       mencegah dari gangguan laki-laki tak bertanggung jawab karena auratnya tertutup hingga tak ada laki-laki yang tertarik untuk menggoda dan mencelakakannya selama ia tidak berlaku berlebihan.&lt;br /&gt;4.       memperkuat kontrol sosial sebab dengan mengenakan jilbab akan selalu menyadari bahwa ia selalu membawa nama dan identitas Islam, hingga jika ia melakukan kekhilafan, ia akan mudah ingat kepada Alloh dan kembali ke jalan yang dirihoiNya.&lt;br /&gt;Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dengan diwajibkannya jilbab, banyak hikmah yang akan dipetik oleh pemakainya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4229497595587242006?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4229497595587242006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/jilbab-busana-seorang-muslimah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4229497595587242006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4229497595587242006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/jilbab-busana-seorang-muslimah.html' title='Jilbab, Busana Seorang Muslimah'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-3143066671338074213</id><published>2008-08-17T10:15:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:16:08.596+07:00</updated><title type='text'>Tips Menahan Amarah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Hayooo ngaku… siapa yang gak pernah marah?? Setiap orang kayaknya pernah merasakan yang namanya marah. Amarah memang bisa datang kapan saja dan dimana saja tanpa diduga. Gak mudah mengatasi rasa marah. Apalagi kalo suasana jadi bertambah panas, wah sudah pasti amarah dan emosi berebut untuk meledak (kaya bom yah,, bisa meledak). Emang kalo sudah meledak jadi susah untuk dikontrol. Nah, Access bakalan ngasih tips boeat bantu kamoe-kamoe mengendalikan yang namanya amarah. Dengan berlatih dari sekarang, nantinya kamoe bakalan terbiasa mengendalikan amarah kamoe, sehingga gak suka meledak-ledak.&lt;br /&gt;Nah,,ini dia tipsnya:&lt;br /&gt;Ø      Amarah = Merugikan&lt;br /&gt;Bukan hanya merugikan kamoe sendiri, orang lain juga bisa terkena imbasnya saat kamoe marah. Marah yang meledak–ledak membuat suasana sekitar merasa terganggu. Apalagi kalo kamoe main ‘semprot’ tanpa alasan yang jelas. Kasian khan orang yang dimarahin. Kita nantinya juga dibenci orang. Marah juga membuat tekanan darah cepet naik, pusing yang nantinya bisa berakibat darah tinggi.&lt;br /&gt;Ø      Senyum dong….&lt;br /&gt;Saaat kamoe merasa ingin marah, buru-buru kamoe ambil senyum. Rumus senyumnya “227”, yaitu 2 cm ke kanan, 2 cm ke kiri dan tahan selama 7 detik,hehe… Hal ini membuat kamoe lebih mampu mengendalikan emosi. Atau tarik nafas yang panjang juga bisa membantu untuk berpikir lebih bijak. Jika yang bikin marah itu orang lain, ajak bicara baik-baik dan selesaikan dengan kepala dingin, tanpa emosi (baca: bukan kepalanya yang dicelupin dalam air dingin lho…).&lt;br /&gt;Ø      Minum air putih&lt;br /&gt;Saat kepala kamoe merasa ‘terbakar’, secepatnya kamoe minum air putih, segelas aja cukup. Rasakan setiap teguk demi teguk air yang masuk kedalam tenggorokan kita sambil menenangkan pikiran. Setelah itu kamoe akan merasa lebih segar dan mampu untuk menyelesaikan masalahmu dengan lebih baik.&lt;br /&gt;Ø      Ubah posisi&lt;br /&gt;Kalau kamoe sedang marah dalam keadaan berdiri, coba deh kamoe duduk. Masih marah juga??&lt;br /&gt;Coba deh berbaring, pejamkan mata sejenak, tarik nafas panjang, dan hembuskan. Selain menghadirkan suasana baru, tubuh juga menjadi lebih rileks sehingga emosi lebih stabil. Apa??? Masih marah juga,, kalo gitu coba ambil air se-ember trus rendam kepala dalam air, hehe…&lt;br /&gt;Ø      Puasa&lt;br /&gt;Puasa itu tidak hanya menahan makan-minum, tapi  juga menjaga diri dari amarah. Sayang khan kalo pahala puasa kita berkurang gara-gara amarah yang seharusnya bisa kita kendalikan. Puasa seharian cuma dapet lapar dan haus?? Gak deh,, jadi, jaga amarah kamoe dan banyak-banyakin aja puasanya&lt;br /&gt;Ø      Hindari ‘bibit-bibit’ amarah&lt;br /&gt;Nah, ini cara terakhir yang bisa kamoe lakukan untuk menjaga amarahmu. Kalo kamoe cepat marah saat ngeliat sesuatu yang bisa bikin kamoe marah, mendingan cepet-cepet kamoe ambil langkah seribu tuk menghindar dari situ.&lt;br /&gt;Btw, marah itu emang manusiawi kok. Asal kamoe juga tahu kapan dan dimana kamu mengeluarkannya dan jangan sampe merugikan orang lain. Karena bisa-bisa kita dibenci orang gara-gara kita suka marah-marah. Jadi mulailah jaga amarahmu, buang jauh-jauh amarahmu kalo kamoe gak ingin rugi. Okey…&lt;br /&gt;Nah itu dia tips dari kita, So, selamat mencoba yah…&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-3143066671338074213?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/3143066671338074213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/tips-menahan-amarah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3143066671338074213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/3143066671338074213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/tips-menahan-amarah.html' title='Tips Menahan Amarah'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-6009123751628409428</id><published>2008-08-17T10:13:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T11:00:10.150+07:00</updated><title type='text'>Ujian Adalah Sebuah Pembelajaran</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;“Barangsiapa yang oleh Alloh dikehendaki menjadi baik, maka ia akan diuji oleh-Nya.” (Al-Hadist)&lt;br /&gt;Orang yang cerdik akan berusaha merubah kerugian menjadi keuntungan. Ketika Rasulullah SAW diusir dari Mekah, beliau memutuskan untuk menetap di Madinah dan kemudian berhasil membangunnya menjadi negara yang sangat akrab di telinga dan mata sejarah.&lt;br /&gt;Bila kita menyadari benar, bahwasanya kehidupan ini merupakan penjara bagi orang-orang mukmin dan tempat kesusahan dan cobaan. Segala macam kenikmatan dunia dan himpitan hidup, kekayaan, kemiskinan, jabatan, sakit dll, berbaur menjadi satu dalam bentuk ujian hidup. Kita sebagai manusia tak lepas dari ujian. Namun, siapkah kita untuk menerima adanya ujian itu. Ujian merupakan salah satu bentuk kasih sayang Alloh kepada kita, manusia. Di balik ujian itu ada banyak hikmah yang bisa kita ambil dan kita pelajari. Seperti saat kita melihat padang gurun sahara yang membentang luas dan panjang, seolah tidak berbatas. Namun, jauh di baliknya terdapat hamparan pepohonan hijau nan rimbun. Begitu pula dengan ujian-ujian yang kita hadapi. Kita harus dapat melihat sisi yang paling terang di balik semua itu. Tanpa perlu kita terjebak dalam gelap gulita dan berputus asa. Ujian-ujian itu akan menguatkan hati kita, menghapuskan dosa, menghancurkan rasa ujub, menguburkan rasa sombong, meluruhkan kelalaian, menyalakan lentera dzikir yang mungkin sempat padam, menarik empati sesama, menjadi doa yang tak putus kita panjatkan, menjadi penyerahan diri sepenuhnya pada Dzat Yang Maha Esa, menjadi peringatan dini, dan upaya menjaga hati dengan bersabar, dan merupakan sentuhan kecil untuk kita agar tidak cenderung pada dunia.&lt;br /&gt;Tidak jauh berbeda dengan ujian hidup, ujian tengah semester atau midd-test yang saat ini sedang kita hadapi merupakan bagian dari tantangan hidup yang harus kita hadapi dengan penuh kesiapan. Waktu belajar yang sempit karena mungkin kita diharuskan menghadapi 2 atau 3 mata kuliah dalam waktu 1 hari bukan merupakan suatu kendala bila kita siap dan yakin akan kemampuan diri kita., karna bila kita tidak memiliki kedua hal itu, mudah saja hal-hal yang tidak kita inginkan dapat terjadi. Seperti ketidaksiapan sehingga putus asa dan menyebabkan kita tidak percaya diri. Alhasil, mungkin saja bisikan negatif datang dan membuat kita tergiur untuk melakukan kecurangan. Na’udzubillahi Mindzalik. Tak seharusnya hasil dijadikan patokan sebuah keberhasilan, tapi bagaimana sebuah pembelajaran itu ada karena sebuah proses mencapai hasil tersebut apapun hasilnya kita harus menerima dengan ikhlas dan menjadikannya sebagai evaluasi diri. Karena itu, jangan pernah merasa gundah dan bersedih atas ujian yang Alloh tetapkan, apapun bentuknya. Lebih baik lagi, kita persiapkan diri kita sebaik mungkin, sebagaimana kesiapan seekor unta berpengalaman yang akan mengiringi kita menyeberangi padang sahara. Hadapi ujian dengan penuh kesabaran dan keikhlasan tehadap Yang Maha Mengambil, Maha Pemberi, Maha Mengekang lagi Maha Lapang. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-6009123751628409428?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/6009123751628409428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/ujian-kasih-sayang-alloh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6009123751628409428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/6009123751628409428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/ujian-kasih-sayang-alloh.html' title='Ujian Adalah Sebuah Pembelajaran'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-402697011990133980</id><published>2008-08-17T10:12:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T10:13:43.245+07:00</updated><title type='text'>Selamat Datang...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Pernah diuji? Bukan! Bukan cuma ujian sisipan or ujian akhir semester. Ujian yang lagi diobrolin adalah ujian hidup. Weitz! Kayane berat banget ya, topiknya? Tapi, tenang, kita akan bahas masalah ini dengan kepala dingin, hati dingin, otak dingin, jus dingin, dan buah dingin (lho…???)&lt;br /&gt;Sobat, apa yang mampir di otak kita ketika sebuah ujian yang cukup bikin kliyengan menyapa kita suatu saat? Marah, bete? Itu wajar, kok. Manusiawi. Tapi pernahkah kita berpikir bahwa sebenarnya, pencipta kita, Alloh Swt. memberikannya agar kita kembali padanya? Atau mungkin Dia mempercayakannya karena kemampuan kita memang sudah melejit tinggi? Atau kemungkinan paling menyenangkan, bahwa Alloh sangat menyayangi kita? Sebab terkadang cara paling jitu untuk mengetahui seberapa sayang seseorang pada kita adalah dengan mengujinya.&lt;br /&gt;Alloh, dengan caraNya sendiri begitu kreatif memberikan sentuhan sayang pada makhlukNya. Nah, berhubung kita adalah makhlukNya yang paling sempurna, maka Alloh pun lebih menyempurnakan ‘gaya sayang’Nya pada kita yakni lewat ujian.&lt;br /&gt;Namun begitu ironis, saat ujian itu datang, seringnya kita makin jauh dariNya. Apalagi kalo ujiannya berupa kesenangan dunia. Uang bulanan melimpah, IPK naik, cumlaude pula! Eits, jangan salah, ujian itu ada yang ngga enak dan ada yang enak. Ujian yang terakhir inilah yang paling sering menjadi penyaring ampuh untuk mengetahui mana-mana saja hamba pilihanNya.&lt;br /&gt;Sebab ujian ini lebih sering membuat kita lupa dan sombong. Idih, emang siapa kita berani sombong?! Padahal sudah jadi ketentuan Alloh, bahwa siapapun yang di hatinya ada kesombongan meski sebesar biji sawi, dia ngga akan masuk surga. Tuh, kan?&lt;br /&gt;Kalo ujian yang ngga enak? Kalo yang ini, kebanyakan membuat orang jadi lebih dekat pada Robbnya. Karena memang sudah fitrah manusia untuk cenderung berbagi yang sedih-sedih, sementara yang happy-happy disimpan sendiri. Termasuk pada Tuhannya, hikz..&lt;br /&gt;Tapi, Sobat, ingatlah bahwa terkadang kita juga butuh diuji. Kita butuh riak-riak kecil biar hidup jadi lebih hidup(???). Ngga perlu takut pada ujian dan kesulitan karena Alloh sudah berjanji, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. So, kenapa takut? Mulai sekarang, katakan dengan indah, Selamat Datang Ujian...!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-402697011990133980?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/402697011990133980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/selamat-datang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/402697011990133980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/402697011990133980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/selamat-datang.html' title='Selamat Datang...'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4883769483807514273</id><published>2008-08-17T10:11:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:12:12.310+07:00</updated><title type='text'>Nikmati Proses Kita</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Sebenarnya yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah proses. Mengapa? Karena yang bernilai dalam hidup ini ternyata adalah proses dan bukan hasil. Kalau hasil itu ALLOH yang menetapkan, tapi bagi kita punya kewajiban untuk menikmati dua perkara yang dalam aktivitas sehari-hari harus kita jaga, yaitu selalu menjaga setiap niat dari apapun yang kita lakukan dan selalu berusaha menyempurnakan ikhtiar yang dilakukan, selebihnya terserah ALLOH SWT.&lt;br /&gt;Seperti para mujahidin yang berjuang membela bangsa dan agamanya, sebetulnya bukan kemenangan yang terpenting bagi mereka, karena menang-kalah itu akan selalu dipergilirkan kepada siapapun. Tapi yang paling penting baginya adalah bagaimana selama berjuang itu niatnya benar karena ALLOH dan selama berjuang itu akhlaknya juga tetap terjaga. Tidak akan rugi orang yang mampu seperti ini, sebab ketika dapat mengalahkan lawan berarti dapat pahala, kalaupun terbunuh berarti bisa jadi syuhada.&lt;br /&gt;Contoh lain adalah ketika kita berjualan , maka masalah yang terpenting bagi kita bukanlah uang dari jualan itu, karena uang itu ada jalurnya, ada rizkinya dari ALLOH dan semua pasti mendapatkannya. Karena kalau kita mengukur kesuksesan itu dari untung yang didapat, maka akan gampang sekali bagi ALLOH untuk memusnahkan untung yang didapat hanya dalam waktu sekejap. Dibuat musibah menimpanya, dikenai bencana, hingga akhirnya semua untung yang dicari berpuluh-puluh tahun bisa sirna seketika.&lt;br /&gt;Begitu pula dengan ujian mid semester yang baru-baru ini kita hadapi. Tak selayaknya kita mendewakan sebuah nilai yang hanya goresan tinta yang dituliskan atas perjuangan kita yang tidak lebih dari 90 menit. Sementara itu kita mengabaikan usaha kita selama proses perkuliahan hanya karena hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Kalau kuliah hanya menikmati hasil ataupun hanya ingin gelar, bagaimana kalau meninggal sebelum diwisuda? Apalagi kita tidak tahu kapan akan meninggal. Karenanya yang paling penting dari perkuliahan, tanya dulu pada diri, mau apa dengan kuliah ini? Kalau hanya untuk mencari isi perut, kata Imam Ali, "Orang yang pikirannya hanya pada isi perut, maka derajat dia tidak akan jauh beda dengan yang keluar dari perutnya". Kalau hanya ingin cari uang, hanya tok uang, maka asal tahu saja penjahat juga pikirannya hanya uang.&lt;br /&gt;Bagi kita kuliah adalah suatu ikhtiar agar nilai kemanfaatan hidup kita meningkat. Kita menuntut ilmu supaya tambah luas ilmu hingga akhirnya hidup kita bisa lebih meningkat manfaatnya. Kita tingkatkan kemampuan salah satu tujuannya adalah agar dapat meningkatkan kemampuan orang lain. Kita cari nafkah sebanyak mungkin supaya bisa mensejahterakan orang lain.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, sekali lagi jangan terpukau oleh hasil, karena hasil yang bagus menurut kita belum tentu bagus menurut perhitungan ALLOH. Kalau misalnya kualifikasi mental kita hanya uang 50 juta yang mampu kita kelola. Suatu saat ALLOH memberikan untung satu milyar, nah untung ini justru bisa jadi musibah buat kita. Karena setiap datangnya rizki akan efektif kalau iman kitanya bagus dan kalau ilmu kitanya bagus. Kalau tidak, datangnya uang, datangnya gelar, datangnya pangkat, datangnya kedudukan, yang tidak dibarengi kualitas pribadi kita yang bermutu sama dengan datangnya musibah. Ada orang yang hina gara-gara dia punya kedudukan, karena kedudukannya tidak dibarengi dengan kemampuan mental yang bagus, jadi petantang-petenteng, jadi sombong, jadi sok tahu, maka dia jadi nista dan hina karena kedudukannya.&lt;br /&gt;Nah, selalulah kita nikmati proses. Seperti saat seorang ibu membuat kue lebaran, ternyata kue lebaran yang hasilnya begitu enak itu telah melewati proses yang begitu panjang dan lama. Mulai dari mencari bahan-bahannya, memilah-milahnya, menyediakan peralatan yang pas, hingga memadukannya dengan takaran yang tepat, dan sampai menungguinya di open. Dan lihatlah ketika sudah jadi kue, baru dihidangkan beberapa menit saja, sudah habis. Apalagi biasanya tidak dimakan sendirian oleh yang membuatnya. Bayangkan kalau orang membuat kue tadi tidak menikmati proses membuatnya, dia akan rugi karena dapat capeknya saja, karena hasil proses membuat kuenya pun habis dengan seketika oleh orang lain. Artinya, ternyata yang kita nikmati itu bukan sekedar hasil, tapi proses.Wallohu a’lam Bissowab.(u-cha)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4883769483807514273?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4883769483807514273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/nikmati-proses-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4883769483807514273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4883769483807514273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/nikmati-proses-kita.html' title='Nikmati Proses Kita'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-479398994174510352</id><published>2008-08-17T10:09:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T10:11:15.209+07:00</updated><title type='text'>10 Pribadi Yang Disukai</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;Ketulusan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alas an atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kerendahan Hati&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya&lt;br /&gt;tidak merasa minder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesetiaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan sudah menjadi barang langka &amp;amp; sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Positive Thinking&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keceriaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak semua orang dikaruniai tempramen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa menertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bertanggung jawab&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinyalah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Percaya Diri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kebesaran Jiwa&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Easy Going&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Empati&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:78%;"&gt;Sumber : Kartu Pintar (Visi Victory Production - Bandung)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-479398994174510352?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/479398994174510352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/10-pribadi-yang-disukai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/479398994174510352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/479398994174510352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/10-pribadi-yang-disukai.html' title='10 Pribadi Yang Disukai'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7787896859860930752</id><published>2008-08-17T10:08:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:09:01.444+07:00</updated><title type='text'>Berpikir Sederhana</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu dibalik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.&lt;br /&gt;Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap diatas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bias diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, “untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia di banding dengan seekor rusa besar yang saya incar?”&lt;br /&gt;Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, “ Ah,hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia.” Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburu pun mulai siaga penuh, tetapi ternyata, ah…kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.&lt;br /&gt;Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, rusa!!!Sehingga rusa pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil dia pulang dengan tidak membawaa apa-apa.&lt;br /&gt;Banyak orang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin didalammya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang-orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.&lt;br /&gt;Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7787896859860930752?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7787896859860930752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/berpikir-sederhana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7787896859860930752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7787896859860930752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/berpikir-sederhana.html' title='Berpikir Sederhana'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-4266874351130478378</id><published>2008-08-17T10:06:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T10:08:19.889+07:00</updated><title type='text'>Tips Melatih Kinerja Otak</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Kenapa sih kita perlu melatih kinerja otak? Jelas, karena otak punya andil besar dalam belajar, makanya kita perlu melatih kinerja otak biar proses belajar kita jadi lebih berkualitas. Di bawah ini ada beberapa tips untuk melatih kinerja otak :&lt;br /&gt;1.       Bayangkan diri kamu adalah orang jenius.&lt;br /&gt;Yapz!! Berapapun IQ kamu, anggaplah dirimu sebagai orang jenius dan bisa memahami apapun yang ingin kamu pelajari dengan mudah. Bayangkan suatu saat kamu memenangkan sebuah lomba kecerdasan, lalu menerima piala, menjabat tangan orang nomer satu di negara ini dengan erat. Rasakan adrenalin yang memacu, dan yakinlah bahwa kamu sudah termotivasi. Kenapa? Karena, disadari atau tidak, motivasi adalah kecerdasan kognitif yang sangat menentukan kualitas mental kita.&lt;br /&gt;2.       Kenali kemampuan dan kelemahan otak kamu.&lt;br /&gt;Luangkan waktu untuk sekedar mengetahui kamu lemah di bidang apa, kemudian berikan perhatian khusus pada bidang itu dan usahakan untuk fokus selama beberapa waktu.&lt;br /&gt;3.       Jalin hubungan dengan orang yang cerdas dan pintar.&lt;br /&gt;Masih tanya kenapa? Ya, biar kamu tahu apa yang dilakukannya sebelum proses belajar, bagaimana cara belajarnya dan kiat apa yang digunakan untuk mencapai kesuksesan. So kamu bisa meniru semua itu, atau sedikit berkreasi untuk gaya belajarmu sendiri.&lt;br /&gt;4.       Bertanyalah!!&lt;br /&gt;Sebab hidup ini tidak menerima orang-orang yang ‘menumpang’ saja. Hidup ini akan bersahabat dengan orang-orang yang berperan aktif dalam segala hal positif.&lt;br /&gt;5.       Bangunlah setengah jam lebih pagi dari pagi sebelumnya.&lt;br /&gt;Tentu saja agar kamu dapat merencanakan hari ini dengan lebih matang. Lagipula, dengan bangun lebih awal, kamu akan merasa fresh dan punya lebih banyak waktu untuk berkomunikasi dengan Alloh Swt.&lt;br /&gt;6.       Tumbuhkan rasa percaya diri kamu.&lt;br /&gt;Buang ke tong sampah yang namanya minder, ngga pede dan konco-konconya, SEKARANG!! Ingat, isi pikiran kamu dengan hal-hal positif dan optimistis, bukan dengan pikiran negatif plus pesimistis.&lt;br /&gt;7.       Beranilah untuk bermimpi.Beranikan diri kamu untuk bermimpi. Jadilah pemimpi yang punya usaha optimal untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. So jangan sekedar mimpi, guys!! (aZki)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Sumber : 12 Rahasia Pembelajar Cemerlang&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;dengan sedikit perubahan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-4266874351130478378?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/4266874351130478378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/tips-melatih-kinerja-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4266874351130478378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/4266874351130478378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/tips-melatih-kinerja-otak.html' title='Tips Melatih Kinerja Otak'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-8604514411944440258</id><published>2008-08-17T10:05:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:06:27.723+07:00</updated><title type='text'>Muhammad</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;em&gt;Kita mengenalnya&lt;br /&gt;Insan yang utama (siapakah kiranya…)&lt;br /&gt;Lelaki pilihan&lt;br /&gt;Menjadi utusan&lt;br /&gt;Dia menunjukkan jalan kebenaran (Muhammad ku kira…)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Haddad Alwi ft. Duta : Insan Utama&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;“Apa kabar manusia terbijak yang pernah dilahirkan? Lama nian kami tak mendengar lagi cerita-cerita heroik tentangmu dan berpuluh sahabat-sahabat tangguhmu. Cerita itu berganti dengan cerita picisan tentang gosip, pacaran, dan hal lain yang kami sebut itu sebagai cerita tak bernyawa.&lt;br /&gt;Rindu kami pada belaian lembut ibu yang saat menjelang tidur mendongengi kami dengan kisah ternyata yang pernah kami kenal. Kisah tentang kesabaran dan kesederhanaanmu. Sempurnanya dirimu, membuat kami begitu mengagumimu. Kekaguman yang mungkin saat ini telah berganti dengan sebuah rasa asing.” (Diaryku : 15 Februari 2008)&lt;br /&gt;Sekilas, masihkah kita mengenalnya? Mengenal sosok yang begitu berpengaruh pada dunia ini sampai seorang Michael H. Hart menempatkannya pada posisi teratas sebagai orang yang paling berpengaruh di dunia.&lt;br /&gt;Cukup tersentak saat saya menyadari realita bahwa kini, ia terganti oleh sosok macam Peter Pan atau manusia lain. Jika mau jujur, sebenarnya hati kita pun akan lantang berkata bahwa mereka tak lebih baik darinya.&lt;br /&gt;Ah, ya sudahlah. Mungkin memang kita harus kembali belajar pada adik-adik TK kita yang masih getol menghafal 25 Nabi dan Rosul di TPA tempatnya belajar mengaji.&lt;br /&gt;Semuanya akan sepakat jika beliaulah seorang figur pemimpin yang patut ditiru. Pelecehan demi pelecehan yang diterima, tak membuat kharisma dan wibawanya turun, sampai detik ini.&lt;br /&gt;Begitu banyak pujian dilontarkan untuknya. Tapi buat saya, segalanya itu masih belum cukup ‘wah’ untuk ukuran manusia sesempurna beliau. Namun, begitulah sosoknya. Low profile dan sangat sederhana. Sejuta sanjungan dan pujian segenap umat, pun termasuk Pencipta dan malaikatNya, tak membuatnya lengah. Ia tetap menjahit pakaiannya sendiri, tidur hanya dengan tikar lusuh, dan kadang makan tapi lebih sering shaum (puasa).&lt;br /&gt;Yang lebih dahsyat, ampunan seluas langit dan bumi yang sudah dijanjikan untuknya juga tak membuatnya berhenti menangis tiap sholatnya.Silakan Anda bandingkan dengan idola-idola Anda. Tanyakan pada nurani Anda, siapakah yang lebih luar biasa? Idola-idola semu Anda, ataukah beliau, Sang Penghulu Para Nabi, Muhammad… (aZki)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-8604514411944440258?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/8604514411944440258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/muhammad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8604514411944440258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/8604514411944440258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/muhammad.html' title='Muhammad'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1766923423383890513</id><published>2008-08-17T10:04:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:05:19.152+07:00</updated><title type='text'>Maulud Nabi, Tak Sekedar Seremoni</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Maulud Nabi atau Milad Nabi alias hari lahir Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Robbiul Awal merupakan momentum penting yang selalu menarik antusiasme umat muslim untuk memperingtinya. Umat Islam Indonesia dari berbagai daerah dan suku – suku yang berbeda memilki cara yang berbeda pula untuk memperingati hari lahir Rosululloh, bahkan tak jarang yang memasukan unsur kebudayaan dalam peringatanya.&lt;br /&gt;Barbagai alasan mengapa umat muslim begitu antusias untuk memperingati hari maulud Nabi biasanya bermuara pada kesimpulan bahwa Nabi Muhamad SAW memang manusia biasa , tapi Beliau adalah manusia teragung karena Beliau adalah Nabi dan Rosul yang telah diberi wahyu. Beliau pembawa risalah sekaligus rahmat bagi seluruh alam, oleh karena itu kelahiranya sangat layak diperingati dan peringatan Maulud Nabi tak lain adalah merupakan suatu bentuk pengagungan dan perhormatan untuk Nabi SAW atas kapasitasnya sebagai NAbi dan Rosul sebagai pembawa risalah sekaligus penebar hikmah bagi seluruh alam.&lt;br /&gt;Kelahiran seorang manusia sebenarnya merupakan perkara yang biasa saja, setiap hari, setiap jam, setiap menit dunia ini tak henti – hentinya menyambut kelahiran bayi – bayi manusia, begitu pula dengan kelahiran Nabi Muhamad SAW karena Beliau juga manusia biasa.&lt;br /&gt;Lalu apa yang membedakan kelahiran Nabi Muhammad dengan manusia lainya di dunia??? Yup, kelahiran Nabi Muhammad tentunya tidak akan bermakana apa – apa seandainya Beliau tidak diangkat sebagai Nabi dan Rosul Alloh, yang bertugas menyampaikan wahyu – wahyu-Nya. Karena itu peringatan maulud Nabi tidak akan bermakna apa – apa selain hanya ritual dan rutinitas belaka. Oleh karena itu yang harus kita lakukan bukan hanya memperingati hari kelahiran Beliau saja melainkan dengan meneladani Nabi Muhammad SAW dengan cara mengamalkan seluruh isi AL Quran , yang tidak hanya menyangkut ibadah dan akhlak saja, tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Artinya kaum muslim dituntut untuk mengikuti dan meneladani Muhammad SAW dalam seluruh perilakunya, mulai dari akidah dan ibadah, makanan/minuman, pakaian, dan akhlak; hingga berbagai muamalah yang dilakukanya dalam bidang ekonomi, sosial, politik, pendidikan, hukum, dan pemerintahan.&lt;br /&gt;Selain itu, kelahiran Nabi Muhammad merupakan tanda lahirnya umat baru sebagaimana diketahui, masa sebelum  Islam adalah masa kegelapan dan umat sebelum Islam adalah kaum Jahiliyah. Namun setelah kelahiran Nabi yang kemudian diangkat menjadi Rosul, dalam 23 tahun dapat merubah masa kegelapan itu menjadi masa penuh cahaya dan lahirnya umat baru yaitu  umat Islam yang menggantikan kaum Jahiliyah dan sejak itu pula Nabi Muhammad SAW menjadi pemimpin dalam segala bidang baik di masjid, pemerintahan, maupun di medan pertempuran.&lt;br /&gt;Oleh karena itu dapat kita simpulkan makna terpenting dari kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah keberadaannya yang telah mampu membidangi kelahiran umat baru yakni umat Islam, seluruh umat yang dalam kehidupanya diatur oleh aturan Islam. Dan peringatan Nabi Muhammad SAW harusnya dijadikan momentum bagi kaum muslim untuk terus berusaha mewujudkan umat yang bernafaskan islam.&lt;br /&gt;Wallahu A’lam Bi shawab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:78%;"&gt;Sumber : Majalah Al Wa'ie edisi 56&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1766923423383890513?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1766923423383890513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/maulud-nabi-tak-sekedar-seremoni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1766923423383890513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1766923423383890513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/maulud-nabi-tak-sekedar-seremoni.html' title='Maulud Nabi, Tak Sekedar Seremoni'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-7232929342395460768</id><published>2008-08-17T10:03:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T10:04:12.782+07:00</updated><title type='text'>Sang Pemimpin Idaman</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Pemimpin merupakan suatu kunci bagi Negara untuk menjalankan roda kehidupan. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa memimpin masyarakatnya untuk berbuat baik pula, karena Dialah yang akan menjadi teladan bagi para umatnya. Akan tetapi apakah hanya demikian?. Dalam suatu bait syair lagu yang dinyanyikan oleh Snada pemimpin yang ideal yaitu “pemimpin yang adil bijaksana, itulah harapan kita”. Kesadaran nabi Muhammad SAW terhadap kepemimpinan jabatan yang diemban bukan sebagai tuan besar, tapi justru karena jabatannya, beliau menjadi pelayan kebutuhan bagi ummatnya. Kepemimpinan beliau bukan gagah-gagahan, tapi benar-benar menuntut tanggung jawab yang sering kali bersimbah peluh dan bercampur dengan air mata kesadaran akan tanggung jawab kepemimpinannya dihadapan Allah.&lt;br /&gt;Realita yang sedang dihadapi Negara Indonesia yaitu masih banyaknya pemimpin yang cacat mental. Hal ini dapat dilihat pada pesta pemilu, di awal pemilu masyarakat berpesta hanya dalam beberapa hari saja, akan tetapi para pejabat yang telah mendapati kursi mereka dapat berpoya-poya pesta selama masa jabatannya.&lt;br /&gt;Kekuasaan kepemimpinan yang di pegang oleh nabi Muhammad SAW, adalah kepemimpinan yang baik, tidak ada tandingannya. Karena sejarah mencatat bahwa dalam jangka relatif singkat 23 tahun beliau dapat menyelesaikan misinya dengan sukses. Hasilnya dapat dirasakan oleh umat di seantero dunia. Dan salah satu pernyataan ini diakui oleh cendekiawan Barat terhadap Rasulullah SAW   “Saya kagum dengan kecemerlangan akauntabiliti (tanggungjawab) yang menjadi piawaian utama kepimpinan Rasulullah SAW”.&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda kepada setiap pemimpin yang siap akan tanggungjawabnya, “Setiap orang daripada kamu adalah penjaga dan setiap penjaga bertanggungjawab (akauntabiliti) terhadap apa yang dijaganya.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;Tanggungjawab yang diberikan setiap insan mesti dijalankan, apalagi tanggungjawab yang diberikan oleh seorang pemimpin yang jauh lebih berat. Mereka yang gagal mengamalkan tanggungjawab maka tidak terlepas daripada hukum Allah pada hari akhirat nanti.&lt;br /&gt;Pendidikan dengan keteladanan jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan sekedar teori. Penyampaian teori akan menyentuh aspek kognitif (pikiran), tetapi belum tentu dapat menyentuh aspek afektif (sikap) apalagi psikomotorik (perilaku), tetapi keteladanan memberikan pengaruh kepada ketiga aspek tersebut secara bersamaan. Keteladanan inilah yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin. Tanpa adanya teladan yang baik maka umat serta negaranya akan hancur. Apalagi jika hanya teori belaka, Allah akan sangat membenci pemimpin yang hanya menggunakan teori tanpa adanya implementasi sebagaimana Firman Allah SWT dalam Alquran Surat As-Saff ayat 4, “Amat besar kebencian di sisi Allah, jika kamu memperkatakan sesuatu yang kamu tidak melaksanakannya.” So,,, hati-hati yach dengan amanah yang diemban..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:78%;"&gt;Penunjang artikel : www.kammi.or.id, Pelajaran hadits untuk Madrasah Takhasus,&lt;br /&gt;       www.nurjeehan.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-7232929342395460768?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/7232929342395460768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/sang-pemimpin-idaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7232929342395460768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/7232929342395460768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/sang-pemimpin-idaman.html' title='Sang Pemimpin Idaman'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4760631280710052926.post-1409264890273387798</id><published>2008-08-17T09:54:00.002+07:00</published><updated>2008-08-17T10:03:10.138+07:00</updated><title type='text'>40 Keistimewaan Wanita</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Menurut Islam, do'a wanita lebih makbul daripada do'a pria karena sifat penyayang seorang wanita yang lebih kuat daripada pria.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab Baginda: "Ibu (wanita) lebih penyayang daripada bapak (pria) dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Adapun keistimewaan yang lain, di antaranya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;1.       Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang pria  yang soleh.&lt;br /&gt;2.       Barang siapa yang membahagiakan anak perempuannya, derajatnya seperti orang yang senantiasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;          menangis karena takut akan Allah S.W.T. dan orang yang takut akan Allah S.W.T. akan diharamkan api&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;          neraka ke atas tubuhnya.&lt;br /&gt;3.       Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;          keluarganya, maka pahalanya seperti  bersedekah.&lt;br /&gt;4.       Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak pria. Maka barang siapa yang menyukakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;          anak perempuan, seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S.&lt;br /&gt;5.       Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W.) di dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;          Syurga.&lt;br /&gt;6.       Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;          perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;          mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah Syurga.&lt;br /&gt;7.       Dari Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;          baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.&lt;br /&gt;8.       Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.&lt;br /&gt;9.       Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.&lt;br /&gt;10.    Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;         Syurga. Masuklah dia dari pintu manapun yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.&lt;br /&gt;11.    Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;         bulan, semuanya beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya serta menjaga sholat dan puasanya.&lt;br /&gt;12.   Aisyah r.a. berkata "Aku bertanya kepada Rasulullah S.A.W., siapakah yang lebih besar haknya terhadap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        wanita? Jawab baginda, "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap pria?" tanya Aisyah kembali, Jawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        Rasulullah S.A.W. "Ibunya."&lt;br /&gt;13.   Perempuan apabila sholat lima waktu, puasa bulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        suaminya, masuklah dia dari pintu Syurga mana saja yang dia kehendaki.&lt;br /&gt;14.   Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T.  memasukkan dia ke&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        dalam Syurga lebih dahulu daripada suaminya (10.000 tahun).&lt;br /&gt;15.   Apabila seorang perempuan mengandung bayi dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        untuknya. Allah S.W.T. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebaikan dan menghapuskan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        darinya 1.000 kejahatan.&lt;br /&gt;16.   Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T.  mencatatkan baginya pahala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        orang yang berjihad di jalan Allah S.W.T.&lt;br /&gt;17.   Apabila seorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        melahirkannya.&lt;br /&gt;18.   Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari susunya diberi satu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        kebajikan.&lt;br /&gt;19.   Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T. memberinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T.&lt;br /&gt;20.   Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.&lt;br /&gt;21.   Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk dari pada 1.000 pria yang jahat.&lt;br /&gt;22.   2 rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.&lt;br /&gt;23.   Wanita yang memberi minum air susu ibu (ASI) kepada anaknya dari dirinya sendiri, maka akan mendapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        satu pahala dari setiap setetes ASI yang diberikannya.&lt;br /&gt;24.   Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;         pahala jihad.&lt;br /&gt;25.   Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.&lt;br /&gt;26.   Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;         tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi  ketua 70.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam Syurga, dan menunggu suaminya dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        menunggang kuda yang terbuat dari Yakut.&lt;br /&gt;27.   Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari karena menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        Allah akan seluruh dosanya dan bila dia menghibur hati anaknya  Allah memberi 12 tahun pahala ibadah.&lt;br /&gt;28.   Wanita yang memerah susu hewan dengan "Bismillah" akan didoakan oleh hewan itu dengan doa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;         keberkahan.&lt;br /&gt;29.   Wanita yang menguli tepung gandum dengan "Bismillah", Allah akan berkahkan rezekinya.&lt;br /&gt;30.   Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti menyapu lantai di Baitullah.&lt;br /&gt;31.   Wanita yang hamil akan mendapat pahala berpuasa pada siang hari.&lt;br /&gt;32.   Wanita yang hamil akan mendapat pahala beribadah pada malam hari.&lt;br /&gt;33.   Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun sholat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        uratnya Allah mengaruniakan satu pahala haji.&lt;br /&gt;34.   Sekiranya wanita meninggal dalam masa 40 hari selepas bersalin, maka akan dianggap sebagai mati syahid.&lt;br /&gt;35.   Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun sholat.&lt;br /&gt;36.   Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo (2½ thn), maka malaikat-malaikat di langit akan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        mengabarkan berita bahwa Syurga wajib baginya. Jika wanita memberinya ASI kepada anaknya yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun sholat dan puasa.&lt;br /&gt;37.   Jika wanita memijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memijat suami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        bila disuruh akan mendapat pahala 7 tola perak.&lt;br /&gt;38.   Wanita yang meninggal dunia dengan keridhoan suaminya akan memasuki Syurga.&lt;br /&gt;39.   Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;40.   Semua orang akan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;        wanita yang menutupi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;auratnya dengan istiqamah.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4760631280710052926-1409264890273387798?l=dakwahbilqolam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/feeds/1409264890273387798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/40-keistimewaan-wanita.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1409264890273387798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4760631280710052926/posts/default/1409264890273387798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dakwahbilqolam.blogspot.com/2008/08/40-keistimewaan-wanita.html' title='40 Keistimewaan Wanita'/><author><name>UKI FE UnSoed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864971394790358275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://bp1.blogger.com/_K8byhhG8CTk/R71TRkfoz_I/AAAAAAAAAAM/2bGGP7bu_-E/S220/1_849319979l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
